Berita Pangkalpinang

Baru Saja Naik, Kini Harga Timah Dunia Anjlok Lagi

Baru saja dua pekan silam, harga timah dunia melambung, kini anjlok lagi. Harga naik pada 21 Februari 2023 dan 22 Februari 2023 lalu.

|
bangkapos.com
ILUSTRASI: Balok timah di gudang penyimpanan di sekitar Pelabuhan Pangkalbalam, Pangkalpinang. 

POSBELITUNG.CO -- Baru saja dua pekan silam, harga timah dunia melambung, kini anjlok lagi. Padahal pada 21 Februari 2023 dan 22 Februari 2023 lalu, London Metal Exhange (LME) merilis, harga timah berada pada posisi 26.850 USD per MT.    

Kini harga timah kini berada pada kisaran 24.570 USD per MT, seperti dirilis pada Laman London Metal Exchange (LME). Artinya harga timah tersebut turun sebesar 1.080 USD per MT.

Diikutip pada Laman smallcaps.com, ada prediksi jika timah prediksi dapat melonjak kembali ke level tertinggi sepanjang masa di US$50.000 per ton (A$75.000/t).

Pada satu sisi bisnis timah ilegal kembali jadi sorotan. Penegakkan hukum terhadap praktik tambang ilegal pun makin semakin ketat diterapkan. Pemerintah meminta pelaku tambang siap-siap terhadap kebijakan hilirisasi.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta pengusaha tambang yang tergabung dalam Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) untuk bersiap-siap seiring dengan kebijakan hilirisasi.

"Saya minta seluruh anggota Hipmi yang memiliki tambang baik nikel, bauksit, tembaga, timah, emas, mulai siap-siap karena semuanya saya pastikan akan kita setop, kita setop, kita setop," ujar Jokowi dalam Pelantikan Badan Pengurus Pusat HIPMI di Kempinski Hotel, Jakarta, Senin (20/2/2023) lalu.

Jokowi mengatakan hilirisasi akan memberikan nilai tambah bagi Indonesia. Ia menegaskan Indonesia tidak akan berhenti mengekspor bahan baku mentah meskipun diduga seperti saat berhenti mengekspor nikel.

Sebelumnya Jokowi menyindir masih adanya praktik ilegal penambangan yang hasil tambagnya diekspor ke luar.

Penambang Mengeluh

Sebelumnya disebutkan, sejumlah penambang pasir timah inkonvensional (TI) di Provinsi Bangka Belitung mengeluh.

Hasil tambang yang mereka dapatkan menurun, sedangkan harga jual justru anjlok. Padahal sebaliknya, harga balok timah dunia justru melambung.

"Hasil tambang dak seberapa, dapet e dak berape kilo. Harge e murah pulik (hasil tambang sedikit, harga murah -red)," kata Ade Sankut (40), penambang pasir timah inkonvensional di Bangka Belitung kepada Posbelitung.co, Kamis (23/2/2023).

Ade Sangkut mengaku tak tahu soal harga dunia. Ia hanya tahu harga pasaran lokal di tingkat pedagang pengumpul atau kolektor timah saat ini anjlok. "Paling ge seratus lebih dibeli (harga pasir timah dibeli kolektor sekitar Rp100 ribu lebih," keluhnya, dua pekan lalu.

Jika dua pekan lalu saja penambang mengeluh karena harga murah, apalagi saat ini diprediksi penambang bakal semakin menjerit. (Posbelitung.co/Fery Laskari/Riu/S2/Tea)

Sebagian artikel ini telah tayang di Bangkapos.com dengan judul Harga Timah Jatuh Lagi, Kini Capai Harga Terendah Tahun Ini, https://bangka.tribunnews.com/2023/03/03/harga-timah-jatuh-lagi-kini-capai-harga-terendah-tahun-ini

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved