MotoGP Portugal 2023
Pecco Percaya Diri, Waspadai Ancaman Quartararo
Pada balapan pembuka tahun lalu, pebalap asal Italia itu gagal mendulang angka lantaran mengalami crash.
POSBELITUNG.CO - Pebalap Ducati Lenovo Team, Francesco Bagnaia percaya diri menyongsong balapan perdana musim ini dalam seri MotoGP Portugal 2023 di Sirkuit Algarve, Portimao, akhir pekan ini (24-27 Maret 2023).
Tidak seperti musim lalu, dia yakin tak akan ada kendala dalam balapan pertamanya bersama Ducati Desmosedici GP23.
Pada balapan pembuka tahun lalu, pebalap asal Italia itu gagal mendulang angka lantaran mengalami crash.
Dia menabrak Jorge Martin (Prima Pramac Racing) yang berujung terlempar ke area gravel dan tak bisa melanjutkan balapan.
Dengan pengalaman buruk yang pernah dihadapi, Bagnaia mengaku sudah belajar dari kesalahan.
Pebalap yang akrab disapa Pecco itu sudah melakukan pemanasan dengan turun di sesi tes pramusim MotoGP yang berlangsung di Sirkuit Algarve sebagai lokasi balapan pembuka.
Hasil tes tersebut juga membawa Bagnaia keluar sebagai pebalap tercepat.
"Saya senang dengan hasil pramusim ini," kata Bagnaia dikutip BolaSport.com dari Motorsport.com.
"Karena pada tahun 2022 kami mengalami masalah di awal kejuaraan, tetapi tahun ini semuanya berjalan dengan sempurna," katanya.
"Motor baru ini lebih cocok dengan gaya berkendara saya dan begitu saya mencobanya di Sepang, saya sudah merasa sangat baik dengannya," tutur Pecco.
Dengan keuntungan yang didapatkan pada hasil tes pramusim, anak didik Valentino Rossi itu juga yakin bisa meningkatkan kinerjanya dan tampil lebih cepat saat sesi balapan tiba.
Meski demikian, dia tak menampik akan mewaspadai beberapa pebalap seperti Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha) yang berpotensi merusak rencananya.
"Di sini di Portimao kami memiliki kesempatan untuk meningkatkan kecepatan balapan kami. Jadi untuk saat ini jelas bahwa kami berada dalam posisi yang lebih baik dibandingkan dengan yang lain," ujar Bagnaia.
"Tetapi saya yakin Yamaha dengan Fabio telah membuat langkah maju dalam beberapa hari terakhir. Dan juga saya yakin bahwa Marc Márquez (Repsol Honda) melakukan pekerjaan yang hebat dengan motor barunya, dan Aprilia juga. Setelah tes jelas bahwa kami tiba di sirkuit di mana kami merasa siap untuk meraih ke[1]menangan," tuturnya.
Pecco Favorit
Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez, ragu bisa menandingi kecepatan yang dimiliki Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo Team) pada MotoGP Portugal 2023 di Sirkuit Algarve, Portimao akhir pekan ini.
Salah satu alasannya karena belum ada peningkatan yang signifikan dari motor dari RC213V.
Dari Marquez sendiri sejatinya sudah berjuang sejak musim lalu untuk bisa kompetitif usai cedera patah tulang di bahu kanan yang mendera.
Cedera yang didapatkan pada 2020 lalu itu sempat membuatnya kesulitan dalam mengendarai motornya.
Bahkan Marquez terakhir menang pada balapan MotoGP Emilia Romagna 2021 dengan kondisi yang belum pulih total.
Dia harus menjalani operasi lagi yang keempat kalinya pada tahun lalu untuk membuat dirinya bisa pulih total.
Kendati sudah berjuang, ternyata pada tes pramusim MotoGP 2023 dia tak menemukan adanya peningkatan.
Bukan dari dirinya sendiri, melainkan motor Honda yang dianggap masih kalah jauh dari pabrikan lainnya.
Pada tes terakhir saja yang berlangsung di Portimao pada pertengahan Maret ini, Ducati masih mendominasi.
Bagnaia bahkan sukses keluar sebagai pebalap tecepat dari tes tersebut.
Dengan situasi seperti ini, Marquez bahkan pasrah dengan hasil yang akan didapatkan pada balapan pembuka hari Minggu (27/3/2023) nanti.
"Saat ini kami tidak bisa memikirkan tentang podium atau kemenangan," ungkap Marquez dikutip BolaSport. com dari Motorsport.com.
"Pecco adalah favorit dan kami terlalu jauh di belakangnya untuk memikirkan cara menghentikannya. Ducati memiliki motor yang sangat bagus, terutama di tangan Pecco. Kami jauh dari Ducati dan terlebih lagi dari Pecco," katanya.
"Ini karena kesulitan yang kami lalui, kami bukan kandidat untuk gelar saat ini. Tapi ambisi saya sama dengan 2013, dan berjuang untuk menemukan posisi terbaik pada setiap balapan," ujarnya bertekad.
Teruskan Tren Positif
Pebalap Ducati Lenovo Team, Enea Bastianini, antusias tampil perdana di tim pabrikan pada seri pembuka MotoGP 2023.
Dia telah menanggalkan status sebagai rider tim Gresini Racing usai mendapatkan promosi dan membela tim pabrikan Ducati mulai musim ini.
Pebalap asal Italia itu menggantikan posisi Jack Miller yang hengkang ke tim asal Austria, KTM.
Adapun Ducati memilih Bastianini tak lepas dari pencapaian sang pebalap yang gemilang pada tahun lalu.
Dia berhasil membawa tim yang berbasis di Faenza, Italia itu untuk bersaing di kejuaraan dengan menutup musim 2022 di peringkat ketiga.
Pebalap bernomor 23 itu juga menyabet enam podium dengan empat kemenangan sepanjang musim berjalan.
Dengan hasil yang diraih, Bastianini berharap bisa melanjutkan tren positif tersebut pada musim ini di tim pabrikan.
"Saya sangat bersemangat untuk balapan pertama ini," kata Bastianini dikutip BolaSport.com dari Motorsport.com.
"Kami telah bekerja dengan sangat baik selama tes dan kami siap untuk balapan. Tekanannya kurang lebih sama dengan tahun lalu. Terlepas dari kerja sama dengan pabrikan, dinamikanya serupa," katanya.
"Saya tidak tahu bagaimana balapan dijalani, tapi kami santai dan saya tidak berpikir akan ada masalah. Saya datang dari musim yang sangat bagus di mana saya mendapatkan hasil yang lebih baik dari yang saya harapkan," tuturnya.
"Dan saya pikir meningkatkannya tahun ini akan sulit. Ada banyak pembalap dengan opsi untuk memenangkan gelar, dan saat ini saya tidak akan melakukannya dan belum berani mengatakan siapa lawan terkuat," ujar Bastianini. (Tribunnews/ Bolasport.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/20230325-MotoGP-Portugal-2023.jpg)