Traveling

Wisata Air Terjun Way Kalam, Sensasinya Seperti Dipijit

Destinasi wisata satu ini sungguh menakjubkan. Namanya Air Terjun Way Kalam, berlokasi di lereng gunung Rajabasa, Desa Way Kalam, Kalianda, Lampung

Istimewa
Air Terjun Way Kalam, harta karun Wisata Lampung yang Tersimpan di Lereng Gunung Rajabasa Kalianda. (Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Baru) 

POSBELITUNG.CO - Destinasi wisata satu ini sungguh menakjubkan. Namanya Air Terjun Way Kalam, berlokasi di lereng gunung Rajabasa, Desa Way Kalam, Kalianda, Lampung Selatan.

Jarak tempuh objek wisata Air terjun Way Kalam sekitar 17 kilometer atau sekitar 30 menit dari Kota Kalianda.

Jarak tempuh dari pelabuhan bakauheni kurang lebih 20km atau sekitar 30 menit.

Jarak tempuh dari Bandara Radin Inten II kurang lebih 10km atau sekitar 1,5 jam.

Biaya masuk Rp7 ribu per orang. Harga tiket parkir motor Rp5 ribu, sedangkan tiket parkir mobil Rp10 ribu.

Air Terjun Way Kalam buka dari Senin-Minggu Pukul 09.00 WIB - Pukul 16.00 WIB.

Sesampainya di objek wisata, kita tidak langsung menemukan air terjun tersebut melainkan kita harus menempuh jarak sekitar 1 kilometer berjalan kaki ke arah bawah dari lokasi parkir kendaraan untuk menemukan air terjun tersebut.

Seorang pengelola tempat wisata Air Terjun Way Kalam bernama Muslihan mengatakan Air terjun Way Kalam  merupakan objek wisata alam yang spektakuler nan indah yang tersimpan di pegunungan Rajabasa.

"Wisatawan akan menikmati indahnya jutaan kubik air yang turun dari puncak yang bergegas turun ke lembah sedalam kurang lebih 40 meter," katanya, Minggu (10/10/2021), seperti dikutip pada Laman Tribunlampung.co.id.

"Air terjun yang tak pernah berhenti sepanjang tahun itu merupakan tilas berupa curug," jelasnya.

Muslihan mengatakan bebatuan besar di sana mampu menangkis terpaan air sehingga percikannya memecah bagai salju.

"Pengunjung yang ke sini rata-rata untuk menikmati air yang turun dari lereng Gunung Rajabas. Dan mereka suka bediri di bawah air terjun untuk merasa sensasi seperti dipijit," terangnya.

"Pengunjung datang ke Air Terjun Way Kalam ini rata-rata beragam banyak yang bukan berasal dari Lampung Selatan," ujarnya.

Angga Warga Bandar Lampung,  pengujung di Air Terjun Way Kalam mengatakan disepanjang perjalanan menuju air terjun, dirinya disuguhkan dengan beraneka ragam tumbuhan yang tumbuh alami yang menambah kesan eksotis.

"Di sisi kanan jalan menuju air terjun tersebut, kita akan menemui berbagi tumbuhan dan pohon besar, seperti kakao, pisang dan pohon durian yang menjulang tinggi. Membuat perjalanan menuju air terju. tersebut merasa sejuk," katanya.

"Sedangkan di sisi kiri jalan menuju ait terjun tersebut, di idominasi bebatuan tebing. Kita juga akan mendengar suara tonggeret yang saling bersahutan, mengantar kita sampai ke tujuan," lanjutnya.

Menurut Angga, ia harus menyusuri jalan setapak yang menurun dan cukup terjal, untuk sampai ke air terjun tersebut.

"Jalan menuju ke air terjun hanya setapak. Namun sudaj dibantu dengan susunan kayu yang menyerupai anak tangga. Sehingga kita tidak perlu khawatir tergelincir, ketika melewati jalan tersebut," katanya.

"Di salah satu ruas jalan setapak tersebut terdapat istilah "Tangga Jodoh". Saya nggak paham maksudnya apa, tapi istilah ini sering diucapkan oleh teman-teman saya yang pernah berkunjung ke air terjun ini," jelasnya.

Perjalanan yang melelahkan seakan terbayar saat sampai di Air Terjun tersebut. "Air yang tumpah dari ketinggian, udara yang segar dan air yang sangat jernih membuat hati dan pikiran kira menjadi releks. Apalagi ketika kaki kita celupkan ke dalam air. Seakan rasa lelah saya tadi terasa terbayar lunas," jelasnya.

"Sensasi berdiri di bawah air terjun tersebut kita seperti dipijat. Selain itu kita bisa berselfi ria dan berenang sepuasnya. Selain itu kita tidak perlu khawatir, karena di sana disediakan tempat ganti pakain. Dan ada saung-saung untuk berteduh," katanya. (Posbelitung.co/Tribunlampung.co.id/Dominius Desmantri Barus)

Artikel ini telah tayang di TribunLampung.co.id dengan judul Wisata Lampung, Air Terjun Way Kalam di Lereng Gunung Rajabasa Kalianda, https://lampung.tribunnews.com/2021/10/10/wisata-lampungair-terjun-way-kalam-di-lereng-gunung-rajabasa-kalianda?page=all

 

 

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved