Traveling
Wisata Pantai Padang-padang di Pulau Bali, Mengapa Sering Disebut Pantai Thomas ?
Pulau Bali menawarkan sejuta pesona. Tak hanya Pantai Kuta, tapi masih banyak pantai indah di Pulau Dewata ini, satu di antaranya Pantai Padang-padang
POSBELITUNG.CO -- Pulau Bali menawarkan sejuta pesona. Tak hanya Pantai Kuta, tapi masih banyak pantai indah di Pulau Dewata ini, satu di antaranya Pantai Padang-padang.
Beberapa pengunjung sengaja mencari spot terbaik untuk menyaksikan indahnya sunset di pantai ini.
Pantai ini memang menjadi satu di antara lokasi yang paling favorit di Bali.
Walau Pantai Kuta masih menjadi idola, namun jika menginginkan suasana yang berbeda, datanglah ke Pantai Padang-padang.
Pantai ini berada di Desa Pecatu, Uluwatu, Badung, Bali.
Lokasinya di antara Pantai Labuan Sait dan Pantai Suluban.
Jika datang dari arah Jimbaran, maka terlebih dahulu menemukan Pantai Labuan Sait.
Setelah berjalan beberapa meter lagi, akan menemukan penunjuk jalan menuju Pantai Padang-Padang di kanan jalan.
Namun harus cukup teliti, sebab penunjuk tersebut berukuran tidak terlalu besar, sehingga bisa saja terlewat.
Untuk mencapai lokasi ini, pengunjung harus melewati jalanan kapur sejauh beberapa meter.
Jalanan ini masih memungkinkan untuk dilalui kendaraan motor bahkan mobil.
Setelahnya, akan menemukan tangga yang akan mengantar melihat pantai berpasir putih ini.
Pantai ini mungkin tidak seramai Pantai Labuan Sait ataupun Suluban, namun sudah ada beberapa homestay dan vila yang dibangun di dekatnya.
Di antara beberapa homestay, nama Thomas Homestay barangkali menjadi yang paling dikenal.
Karenanya, ada juga yang menyebut Pantai Padang-Padang ini sebagai Pantai Thomas.
Menurut keterangan warga setempat, banyak orang yang mengira bahwa Pantai Thomas dan Pantai Padang-Padang berbeda.
Hal ini dikarenakan sejak syuting film Eat Pray Love yang dibintangi Julia Roberts, masyarakat lebih mengenal Padang-Padang sebagai nama lain Pantai Labuan Sait.
Jadi bisa dikatakan Pantai Thomas adalah ‘Padang-Padang’ yang sesungguhnya.
Pantai ini memiliki air yang jernih dan ombak yang tak terlalu tinggi.
Banyak wisatawan yang memanfaatkannya untuk berenang, bermain kano, memancing, ataupun berselancar.
Aktivitas pinggir pantai semisal sunbathing, piknik, atau bermain pasir pun akan terasa menyenangkan di pantai ini.
Seorang pengunjung, Rudi memilih cara unik untuk menikmati pantai ini.
Ia bersama dua temannya berniat mengumpulkan kerang.
Ketika itu pantai sedang surut sehingga mudah bagi Rudi menemukan beberapa kerang. Ia pun terlihat membawa pengait dan karung.
“Biasanya ada saja kerang yang bersembunyi di celah batu atau pasir,” ujarnya, seperti dikutip pada Laman Tribuntravel.com.
Di pinggir pantai, beberapa tumbuhan dataran rendah semisal pandan, bungur, dan semak menambah keindahan dan keasrian pantai.
Kumpulan batu karang yang terdapat di pantai ini pun menjadi aksesoris yang mempercantik tampilannya.
Pantai cantik ini pun menjadi lokasi berburu foto yang asyik.
Namun keindahan pantai ini akan mencapai puncaknya kala senja menjelang, jika cuaca tak mendung.
Matahari yang terbenam di Padang-Padang menyajikan suasana yang romantis dan sangat menawan.
Berita ini telah dimuat di Tribun Bali dengan judul Romansa Senja Pantai Padang-Padang, Paduan Sunset dan Pasir Putih.
Bagi anda yang ingin melakukan traveling ke destinasi ini tak perlu ragu. Sebab pantai ini menjadi pantai yang banyak dituju oleh wisatawan lokal maupun mancanegara. (Posbelitung.co/Tribuntravel.com/Tribunbali.com)
Sebagian artikel ini telah tayang di TribunTravel.com dengan judul Wisata Bali - Bosan ke Pantai Kuta, Datanglah ke Pantai Padang-padang di Uluwatu,https://travel.tribunnews.com/2017/09/14/wisata-bali-bosan-ke-pantai-kuta-datanglah-ke-pantai-padang-padang-di-uluwatu?page=all
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/20230405-Pantai-Padang-Padang-di-Desa-Pecatu-Uluwatu-Badung-Bali.jpg)