Berita Pangkalpinang

Molen: Seharusnya Junior Mendatangi Senior

Ini merupakan kunjungan pertama Suganda ke Gedung Tudung Saji sejak dilantik menjadi Pj Gubernur pada 31 Maret 2023

Penulis: Suhendri CC |
Bangka Pos/Cepi Marlianto
Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil dan jajarannya menerima kunjungan Penjabat (Pj) Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Suganda Pandapotan Pasaribu di ruang SRC, Gedung Tudung Saji, kantor Wali Kota Pangkalpinang, Selasa (18/4/2023). 

POSBELITUNG.CO, PANGKALPINANG - "Kami mohon maaf, adik kurang ajar, seharusnya yang junior ini mendatangi senior. Namun luar biasa, kami amati gerakan pak Pj sat-set. Jadi kehadirannya di sini luar biasa," kata Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil usai menerima kunjungan Penjabat (Pj) Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Suganda Pandapotan Pasaribu di Gedung Tudung Saji, kantor Wali Kota Pangkalpinang, Selasa (18/4/2023) pagi.

Ini merupakan kunjungan pertama Suganda ke Gedung Tudung Saji sejak dilantik menjadi Pj Gubernur pada 31 Maret 2023. Menurut Molen, sapaan akrab Maulan Aklil, tak ada pembahasan khusus dalam kunjungan Pj Gubernur tersebut. Kunjungan ini hanya sebagai bentuk silaturahmi sekaligus saling berkenalan antara jajaran pemerintah kota dengan Suganda.

"Bentuknya adalah hari ini silaturahmi pak Pj Gubernur dengan kami," ujar Molen. "Nantinya sebagai wujud sinergisitas antara pemerintah daerah, antara kota dengan provinsi," katanya.

Molen pun mengucapkan terima kasih atas kunjungan Suganda yang didampingi sang istri, Maya Krista Sidabutar. "Merupakan kebanggaan bagi kami, bapak dan ibu hadir di tengah-tengah kami di kantor Wali Kota Pangkalpinang ini," ucapnya.

Sementara itu, Suganda menyatakan, pihaknya siap berkolaborasi dan bersinergi dengan Pemerintah Kota Pangkalpinang.

"Banyak program yang bisa kita sinergikan sehingga Kota Pangkalpinang menjadi ikon dengan segala hal yang sudah dilakukan Pak Wali Kota. Kami mendukung apa yang sudah dilakukan," tuturnya.

Suganda juga meminta dukungan kepada Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK). Menurut dia, ada lima konsep pembangunan yang bisa dikolaborasikan dengan PKK, yakni program stunting, pendidikan dan keterampilan, kesehatan, pangan, dan penanganan inflasi. (u1)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved