Berita Pangkalpinang
Empat Bulan, Ada 212.945 Kendaraan Bayar Pajak
Samsat Kota Pangkalpinang mencatat kesadaran masyarakat membayar pajak cukup tinggi.
Penulis: Ajie Gusti Prabowo |
POSBELITUNG.CO, PANGKALPINANG - Samsat Kota Pangkalpinang mencatat kesadaran masyarakat membayar pajak cukup tinggi. Tingginya animo masyarakat ini diketahui dengan tercatatnya sebanyak 212.945 unit kendaraan yang turut melakukan pembayaran pajak.
Terdata realisasi penerimaan pajak kendaraan Samsat Kota Pangkalpinang pada Triwulan I terhitung sejak Januari hingga April 2023 sebesar Rp22.372.659.900,00 atau 35,40 persen dari yang ditargetkan.
Sedangkan untuk Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) Rp16.076.988.000,00 atau 35,69 persen dari yang ditargetkan dengan jumlah kendaraan sebanyak 25.836 unit.
Kasi Penetapan, Pembukuan dan Pelaporan Samsat Kota Pangkalpinang, Wedius Virkiya mengakui, jika kesadaran masyarakat membayar pajak samakin meningkat. Hal ini juga sejalan dengan program Samsat yang akan memberlakukan ketentuan UU nomor 22 tahun 2009 Pasal 74.
"Bila dilihat dari realisasi penerimaan pada Triwulan I Januari-Maret 2023 dapat dikatakan bahwa kesadaran masyarakat dalam membayar pajak kendaraan khususnya yang ada di Kota Pangkalpinang cukup tinggi, namun belum maksimal, sehingga perlu untuk lebih ditingkatkan," ungkap Wedius, Jumat (12/5).
Ia menjelaskan, untuk lebih meningkatkan pelayanan terhadap wajib pajak dalam membayar pajak, Samsat Pangkalpinang berencana akan melakukan penambahan hari dan jam pelayanan pada Loket Gerai Samsat yang ada TransMart Pangkalpinang.
"Semula pelayanan loket gerai Samsat buka pada hari Senin-Jumat pukul 16.00 WIB-20.30 WIB, sekarang akan dibuka juga pada hari Sabtu di Gerai TransMart Pangkalpinang tersebut," ucapnya.
Selain penambahan hari dan jam pelayanan pada loket Gerai Samsat yang ada di TransMart, Samsat Pangkalpinang juga berencana akan membuka Samsat "Drive Thru" bertempat di kantor Samsat Pangkalpinang.
Wedius menyebut, melalui inovasi Samsat Drive Thru memungkinkan pemilik kendaraan/wajib pajak melakukan transaksi tanpa harus turun dari kendaraan bermotor yang dikendarainya seperti pelayanan restoran cepat saji.
"Kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada wajib pajak yang telah berpartisipasi dalam membangun daerah lewat setoran pajak kendaraannya, semoga kesadaran masyarakat akan wajib pajak ini terus terbangun," tuturnya. (t3)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/20221121-Antrean-di-Loket-Pembayaran-Pajak-Samsat-Belitung-di-Hari-Pertama-Pemutihan-Pajak-Kendaraan.jpg)