Ayat Kursi
Keutamaan Membaca Ayat Kursi Dijelaskan Ustadz Abdul Somad, Anjuran Baca di Hari Jumat
salah satu hikmah dan keutamaan Ayat Kursi bagi kaum umat muslim yang mengamalkannya adalah akan dijauhkan dari segala bahaya.
POSBELITUNG.CO – Membaca dan mengamalkan Ayat Kursi dianjurkan bagi setiap muslim.
Mengingat kandungan makna dari Ayat Kursi yang berjumlah tujuh ayat ini sangatlah luar biasa.
Penceramah kondang Ustadz Abdul Somad bahkan menjelaskan salah satu hikmah dan keutamaan Ayat Kursi bagi umat muslim yang mengamalkannya adalah akan dijauhkan dari segala bahaya.
Ayat Kursi adalah salah satu ayat yang ada di dalam Alquran yang bacaannya terdapat dalam Surah Al-Baqarah ayat 255.
Ayat ini seringkali dibaca selepas sholat, terutama usai sholat fardhu.
Kenapa diinamakan Ayat Kursi?
Dinamakan Ayat Kursi dikarenakan ayat ini memiliki kedudukan yang besar.
Umat muslim yang membaca atau mengamalkan Ayat Kursi diyakini akan dijauhkan dari segala bahaya.
Tak hanya itu, Ayat Kursi juga dapat membangkitkan semangat kaum muslimin.
Ustadz Abdul Somad menceritakan suatu ketika Abdurrahman bin Shakhr Al-Azdi atau dikenal Abu Hurairah datang menghadap Rasulullah SAW.
"Ada orang berpesan kepadaku, katanya jika membaca ayat ini di awal malam maka Allah akan menjagamu sampai esok pagi, kemudian Rasulullah SAW menjawab ketahuilah wahai Abu Hurairah itu adalah setan, dia tidak pernah jujur kecuali satu hal ini," jelas Ustadz Abdul Somad dilansir Banjarmasinpost.co.id dari kanal youtube religiOne.
Baca juga: Simak Manfaat Ayat Kursi, Orang yang Membacanya akan Diberikan Ketenangan
Setan tersebut ternyata ditangkap Abu Hurairah karena mencuri di Baitul Maal, dan diserahkan kepada Rasulullah SAW.
Apa doa yang dimaksud? Doa atau ayat itu ternyata dalam Alquran dan sudah dibaca oleh Nabi Muhammad SAW.
"Di dalamnya terkandung segala yang membuat orang-orang lebih dekat kepada Allah SWT," papar Ustadz Abdul Somad.
Kandungan yang pertama mengajarkan tentang nama Allah yang mana nama-Nya itu Maha Hidup dan Maha mengatur.
Karena itu ketika orang yang membaca Ayat Kursi, maka sedang disadarkan bahwa manusia hanya bergantung kepada Allah.
"Allah Ta'ala setelah menciptakan kita dia tau dan mengatur segala hidup kita, Maha Hidup dan Maha Mengatur tanamkan itu dalam hati," ucap Ustadz Abdul Somad.
Kandungan yang kedua, manusia sebagai insan yang lemah wajib memiliki rasa takut apabila melakukan perbuatan tercela atau dosa, sebab Allah tidak sibuk dan tidak tidur, terus mengamati, mengetahui apa yang dilakukan seluruh hamba-Nya.
Kandungan ketiga, meski kaya raya memiliki harta berlimpah kemudian tersadarkan bahwa manusia di muka bumi tidak memiliki apa-apa.
Sebab, apa yang ada di langit maupun di bumi itu milik Allah SWT. Jadi, manusia hanya diberikan pinjaman saja sampai masanya akan diambil.
Kemudian kandungan keempat, biasanya orang dalam keadaan terdesak akan meminta bantuan.
Namun dengan ayat ini tersadarkan bahwa tiada siapapun yang mampu menolong engkau kecuali dengan izin Allah SWT.
Kandungan kelima, Allah Maha Tau apa yang terjadi.
Baik itu di depan, di belakang, di kanan, di kiri, di atas, di bawah, di luar, maupun di dalam.
Selanjutnya kandungan keenam, Allah SWT Maha Kuasa.
Kuasanya lebih luas daripada langit dan bumi.
Serta kandungan ketujuh, Allah SWT tidak pernah merasa sulit untuk mengatur langit, bumi, dan alam semesta beserta isinya.
Bacaan Ayat Kursi
ٱللَّهُ لَا إِلَ هَ إِلَّا هُوَ ٱلْحَىُّ ٱلْقَيُّومُ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ لَّهُ مَا فِى ٱلسَّمَ وَ تِ وَمَا فِى ٱلْأَرْضِ مَن ذَا ٱلَّذِى يَشْفَعُ عِندَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ ۖ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَىْءٍ مِّنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَا ءَ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ ٱلسَّمَ وَ تِ وَٱلْأَرْضَ ۖ وَلَا يَـ ُودُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَ ٱلْعَلِىُّ ٱلْعَظِيمُ
"Allohu laa ilaaha illaa Huwal Hayyul Qoyyuum, laa ta’khudzuhuu sinatuw walaa nauum, la Huu maa fis samawaati wa maa fil ardh, mann dzalladzii yasyfa’u ‘inda Huu, illa bi idznih, ya’lamu maa bayna aidiihim wa maa kholfahum, wa laa yuhiituuna bisyayim min ‘ilmi Hii illaa bi maa syaa’, wa si’a kursiyyuus samaawaati walardh, wa laa yauudlu Huu hifdzuhumaa, wa Huwal ‘aliyyul ‘adziiim”
Artinya: “Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa'at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.” (QS. Al Baqoroh: 255)
Ayat kursi merupakan ayat ke 255 dari Surat Al Baqarah.
Ayat kursi sering juga seringkali disebut sebagai ayat singgasana.
Ayat Kursi disebut sebagai ayat paling agung dalam Alquran mengingat isi di dalam ayat ini mengenai keagungan Allah serta kekuasaannya yang mutlak atas segala sesuatu.
Dan dialah yang berkuasa atas keseluruhannya itu
Karena itu, seorang Muslim dianjurkan membaca Ayat Kursi, terutama pada hari Jumat.
Mengamalkan Ayat Kursi akan mendapat keutamaan yaitu mendapat perlindungan Allah SWT.
Keutamaan membaca Ayat Kursi ini juga diterangkan dalam sebuah hadist.
Sebagaimana disebutkan, Rasulullah bersabda, ”Tidak ada seorang hamba pun dari umatku yang membaca ayat kursi 12 kali di pagi hari, lalu berwudhu dan melaksanakan sholat Subuh, Allah akan menjaga dirinya dari kejahatan setan yang terkutuk.
Hamba (yang mengamalkan) itu juga akan memiliki kedudukan seperti orang yang membaca seluruh Al-Qur’an sebanyak tiga kali. Kelak di hari Kiamat, ia akan diberi mahkota dari cahaya yang menerangi seluruh kota.”
Anas bin Malik pun bertanya, ”Apakah setiap hari kami harus mengamalkannya, wahai Rasulullah?
“Tidak,” kata Rasul. ”Cukup setiap Jumat saja. Bahkan, balasan seperti itu akan diberikan kepadamu sepanjang hidupmu meski hanya kaulakukan satu kali di hari Jumat.”
Berikut keutamaan membaca Ayat Kursi dijelaskan dalam sebuah riwayat.
Dari enam ribu lebih ayat Alquran, ayat mana yang paling agung?
Nabi Muhammad saw pernah bertanya hal itu kepada Ubay bin Kaab.
Ubay bin Kaab adalah sahabat Nabi yang dikenal memiliki kedalaman ilmu agamanya.
"Wahai Abu Mundzir, ayat manakah yang paling agung dari Kitabullah?"
Ia menjawab, "Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui."
Nabi saw kemudiam mengulangi pertanyaannya: "Wahai Abu Mundzir, ayat manakah yang paling agung dari Kitabullah?"
Ubay menjawab, dengan membaca ayat Kursi.
"Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia yang hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya)." (QS. Al-Baqarah: 255)
Rasulullah saw menepuk dada lalu beliau bersabda sementara kegembiraan bersinar di wajahnya, "Selamat atas ilmumu wahai Abu Mundzir."
Baca juga: Keutamaan Luar Biasa Baca Ayat Kursi Usai Salat Ungkap Syekh Ali Jaber, Dijamin Masuk Surga
Begitulah, Ayat kursi begitu populer bagi umat Islam.
Ubay bin Kaab, sahabat Nabi dari Anshar. Ia bersuku Khazraj yang ikut dalam baiat Aqabah, perang Badar, dan semua peperangan lainnya.
Amirul Mukminin Umar bin Khattab pernah berkata tentang Ubay.
"Ubay adalah junjungan kaum Muslimin."
Dia pernah begitu gembira. Namanya disebut oleh malaikat. Dialah sahabat Nabi yang agung, Ubay bin Kaab atau Abu Mundzir.
Begini kisahnya.
Suatu hari Rasulullah saw bersabda kepada Ubah bin Kaab, "Wahai Ubay ibn Ka'ab, sesungguhnya aku diperintahkan untuk menunjukkan Al-Qur'an kepadamu."
Ubay mengetahui bahwa Rasulullah menerima berbagai perintah melalui wahyu. Karena itu, ia bertanya kepada Rasulullah, "Wahai Rasulullah, apakah namaku disebut kepadamu?" Rasulullah menjawab, "Benar, nama dan nasabmu (disebutkan) di penduduk langit."
Begitulah kisah betapa mulianya Ubay bin Kaab sebagaimana dikisahkan dalam buku Biografi 60 Sahabat Rasulullah saw.
Penulis buku ini, Khalid Muhammad Khalid berkata "Sungguh seorang muslim yang memiliki kedudukan seperti ini di hati Nabi saw maka pastilah seorang muslim yang benar-benar agung."
Berikut bacaan Ayat Kursi Lengkap dengan latin dan artinya:
Allaahu laa ilaaha illaa huwal hayyul qoyyuum, laa ta’khudzuhuu sinatuw walaa naum. Lahuu maa fissamaawaati wa maa fil ardli man dzal ladzii yasyfa’u ‘indahuu illaa biidznih, ya’lamu maa baina aidiihim wamaa kholfahum wa laa yuhiithuuna bisyai’im min ‘ilmihii illaa bimaa syaa’ wasi’a kursiyyuhus samaawaati wal ardlo walaa ya’uuduhuu hifdhuhumaa wahuwal ‘aliyyul ‘adhiim.
Artinya: “Ya Allah, tidak ada Tuhan yang berhak disembah melainkan Allah SWT yang hidup kekal lagi terus – menerus mengurus seluruh makhluk-Nya. Allah tidak mengantuk dan Allah tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi.
Tiada yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya. Allah mengetahui apa – apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa – apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya.
Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.” (*/Banjarmasinpost.co.id)
Manfaat Ayat Kursi Amalan Hari Jumat yang Dianjurkan Rasulullah SAW, Ini Keutamaannya |
![]() |
---|
Manfaat Ayat Kursi Setelah Shalat Ashar, Dianjurkan Dirangkai dengan Dzikir dan Doa |
![]() |
---|
Manfaat Ayat Kursi Dibaca Setelah Sholat Dzuhur, Ini Keutamaan yang Diperoleh |
![]() |
---|
Keutamaan Membaca Ayat Kursi Setiap Hari Jumat, Ini Balasannya Bagi Orang yang Mengamalkannya |
![]() |
---|
Ayat Kursi Disebut Juga Ayat Penolak Balak, Manfaat Mengamalkan Ayat Kursi Dijauhkan dari Bencana |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.