Berita Pangkalpinang

Calhaj Bangka Belitung Dapat Biaya Hidup di Makkah

Calon jemaah haji Bangka Belitung akan berangkat masuk gelombang pertama kloter 8, 9 dan 10.

Penulis: Ajie Gusti Prabowo |
Bangkapos.com/Resha Juhari
Sejumlah jamaah calon haji asal Bangka Belitung bersiap menaiki tangga pesawat Sriwijaya Air dengan tujuan Palembang di Bandara Depati Amir Kepulauan Bangka Belitung, Senin (30/9/2013). 

POSBELITUNG.CO, PANGKALPINANG - Calon jemaah haji Bangka Belitung akan berangkat masuk gelombang pertama kloter 8, 9 dan 10. Mereka akan mulai berangkat, kloter 8 pada 3 Juni 2023, kloter 9 pada 4 Juni 2023 dan kloter 10 pada 5 Juni 2023.

Diketahui, total ada 1.104 calon jemaah haji asal Babel. Jumlah ini terdiri dari jemaah reguler 999 orang, prioritas lanjut usia 53 orang, pembimbing kelompok bimbingan ibadah haji umrah (KBIHU) 4 orang, petugas haji daerah (PHD) 9 orang dan kuota tambahan 39 orang.

"Satu hari sebelum keberangkatan, koper calon jemaah haji harus sudah masuk ke asrama haji, kalau berangkat tanggal 3 Juni 2023 maka koper masuk tanggal 2 Juni 2023," ujar Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kantor Wilayah Kementerian Agama Bangka Belitung, Abdul Rohim, Minggu (21/5).

Ia menjelaskan, kloter 8 yang akan berangkat calon jemaah haji berasal dari Kabupaten Belitung, Belitung Timur, Bangka Tengah dan Bangka Selatan. Lalu, kloter 9 yang akan berangkat calon jemaah haji dari Bangka Barat dan setengah dari Kota Pangkalpinang.

Kemudian, kloter 10 yang akan berangkat calon jemaah haji dari Bangka dan setengah dari Kota Pangkalpinang. "Untuk kota Pangkalpinang kita bagi dua karena dekat dengan asrama haji, kalau yang lain jauh jadi untuk memudahkan. Lalu sesuai aturannya, calon jemaah haji ini akan berada di asrama haji kisaran 24 jam sebelum akan diberangkatkan ke Palembang kemudian baru menuju Makkah," katanya.

Menurutnya, di asrama haji para calon jemaah haji akan diberikan paspor dan biaya hidup (living cost) sebelum keberangkatan. "Mereka diperiksa kesehatan, mereka juga mendapatkan gelang, diberikan living cost sejumlah Rp3.030.000, dalam bentuk rupiah, tidak lagi riyal, terdiri dari 30 lembar Rp100 ribu dan 3 lembar Rp10ribu. Paspor diserahkan sebelum berangkat," jelasnya.

Ia menambahkan, durasi tinggal jemaah haji nanti kisaran 40 hari, dengan di Madinah 8 hari dan 32 hari di Makkah. "Kita sudah melakukan koordinasi dan persiapan untuk keberangkatan dan kepulangan calon jemaah agar berjalan dengan lancar," katanya.

Sebelumnya, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mendapat penambahan kuota calon haji (Calhaj) sebanyak 39 orang. Sebelumnya kuota calon jemaah haji Bangka Belitung sebanyak 1.065 orang, dengan ada penambahan ini maka total 1.104 orang.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Biro Kesejahteran Rakyat (Kesra) Babel, Saimi usai rapat koordinasi pembiayaan domestik kuota tambahan calon jemaah haji Provinsi Babel 1444 H di Ruang Romodong Kantor Gubernur Babel, Rabu (16/5). "Untuk nasional penambahannya 8 ribu orang, untuk provinsi kita mendapat penambahan kuota 39 orang. Penyelesaian keberangkatan dan kepulangan, kami sudah berkoordinasi dengan Kemenag provinsi, intinya kita sudah siap," ujar Saimi.

Diakuinya, saat ini persiapan yang dilakukan Pemprov bersama Kemenag Babel mulai dari pesawat yang berjumlah 18 penerbangan dari maskapai Garuda dan asrama haji. "Kita sudah embarkasi antara, semua sudah menginap di Babel. Insya Allah jemaah haji kita tergabung dalam kloter 8,9 dan 10. Kalau tanggung jawab pengangkutan dari rumah masyarakat ke kabupaten/kota itu di kabupaten kota, dari sana ke embarkasi itu tanggung jawab provinsi," katanya.

Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kantor Wilayah Kementerian Agama Bangka Belitung, Abdul Rohim mengungkapkan, calon jemaah haji tambahan ini akan berangkat sesuai urutan cadangan. Bahkan diakuinya, dari 100 calon haji yang masuk daftar cadangan, sudah ada sebanyak 80 orang yang melunasi biaya perjalanan haji. "Sudah banyak yang melunasi, walau tidak pasti berangkat tahun ini, namanya cadangan, tapi siap, tetap mereka melunasi," ujarnya.

Menurutnya, keberangkatan ribuan calon haji ini akan dibagi menjadi tiga kloter. "Terdiri dari tiga kloter yakni kloter 8, 9 dan 10 (se-Indonesia-red). Kloter 8 akan berangkat tanggal 3 Juni, kloter 9 berangkat 4 Juni dan kloter 10 berangkat 5 Juni 2023," katanya. (s2)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved