Pendiri Microsoft Bill Gates Sebut Teknologi AI Bisa 'Gantikan' Google Search dan Amazon
Asisten AI yang belum dikembangkan ini akan dapat memahami kebutuhan dan kebiasaan seseorang dan akan membantu mereka mengetahui hal-hal yang tidak...
POSBELITUNG.CO, CALIFORNIA -- Teknologi kecerdasan buatan (AI) kemungkinan besar akan menciptakan alat digital pribadi yang dapat melakukan tugas tertentu untuk orang-orang.
Selain itu teknologi AI akan sangat mendalam dan secara radikal dapat mengubah perilaku pengguna.
Hal itu diungkap Bill Gates yang merupakan salah satu pendiri Microsoft.
“Siapa pun yang memenangkan alat digital pribadi, itu yang terpenting, karena anda tidak akan pernah pergi ke situs pencarian lagi, Anda tidak akan pernah pergi ke situs produktivitas, Anda tidak akan pernah pergi ke Amazon lagi,” kata Gates.
“Asisten AI yang belum dikembangkan ini akan dapat memahami kebutuhan dan kebiasaan seseorang dan akan membantu mereka mengetahui hal-hal yang tidak sempat anda baca," sambungnya.
Gates mengatakan ada peluang 50:50 bahwa pemenang alat digital AI di masa depan ini adalah perusahaan rintisan atau raksasa teknologi.
"Saya akan kecewa jika Microsoft tidak ikut terlibat," kata Gates.
Baca juga: 7 HP OPPO Terbaik untuk Dibeli di Mei 2023, dari OPPO A96, A78, Hingga OPPO Find X5 Pro 5G
Baca juga: Fitur Baru dari WhatsApp, Kini Bisa Edit Pesan setelah Dikirim, Tanpa Hapus Chat
“Tapi saya terkesan dengan beberapa startup, termasuk Inflection,” tambahnya mengacu pada Inflection.
AI, yang didirikan bersama oleh mantan eksekutif DeepMind Mustafa Suleyman.
Dia pun juga memperkirakan setiap perusahaan global secara perlahan akan mengadopsi teknologi AI generatif yang mirip dengan ChatGPT ke dalam produk mereka sendiri.
Inovasi AI di Bidang Kesehatan
Selain itu, Gates juga memaparkan terkait munculnya teknologi berbasis AI di dunia kesehatan.
Menurutnya, teknologi tersebut juga diperlukan untuk membuat dan mengembangkan obat-obatan yang lebih kompleks.
Dia pun mencontohkan dengan pembuatan obat yang bermanfaat untuk menyembuhkan penyakit seperti Alzheimer, meskipun harus terlebih dahulu dilakukan uji coba selama 10 tahun.
Baca juga: Dibaca Nabi Sulaiman, Ini Doa untuk Kelancaran Rezeki dan Dapat Diamalkan Sehari-hari
Kemudian, Gates juga menyamakan munculnya teknologi AI generatif yang dapat menghasilkan teks menarik sebagai pengubah permainan yang akan memengaruhi pekerja kerah putih.
“Robot humanoid masa depan juga akan memengaruhi pekerja kerah biru karena perusahaan tak perlu lagi membayar mahal karyawan,” pungkasnya.
(*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com
Tim ITB Tinjau Lokasi Sekolah Unggulan Garuda di Beltim, Masukkan Unsur Kearifan Lokal dalam Desain |
![]() |
---|
PBB Rilis 48 Perusahaan Global Terlibat 'Genosida' di Gaza: Booking.com, Hyundai hingga Microsoft |
![]() |
---|
Kronologi Truk Bermuatan Plastik Tersesat 3 Hari Karena Mengikuti Google Maps di Hutan Jati Blora |
![]() |
---|
Kalender 2025 Lengkap 25 Juni 2025 Memperingati Hari Apa? Ada Hari Pelaut Internasional, Cek Infonya |
![]() |
---|
PLN Startup Day 2025 Segera Digelar di Jakarta |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.