Idul Adha 2023
Lafadz Doa dan Niat Kurban Idul Adha 2023, Termasuk Tips Memilih Sapi Sehat
Dalam berkurban, dianjurkan memahami doa dan niat berkurban pada hari raya Idul Adha 2023 dan memilih hewan kurban yang terbaik.
POSBELITUNG.CO – Pada hari raya Idul Adha 2023 atau pada tiga hari tasyrik, yakni tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah, umat Islam dianjurkan berkurban guna mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Dalam berkurban, dianjurkan memahami doa dan niat berkurban pada hari raya Idul Adha 2023 dan memilih hewan kurban yang terbaik.
Proses penyembelihan hewan kurban harus memenuhi berbagai ketentuan.
Dilansir dari NU Online, penyembelihan hewan kurban harus memenuhi empat rukun, yaitu:
1. pekerjaan menyembelih (Dzabhu)
2. orang yang menyembelih (dzabih)
3. hewan yang disembelih
4. alat untuk menyembelih.
Kemudian syarat penyembelih adalah sebagai berikut:
1. Orang Islam/orang yang halal dinikahi orang Islam
2. Bila hewannya ghoiru maqdur (tidak dapat dikendalikan), maka disyaratkan orang yang menyembelih adalah orang yang bisa melihat. Jika penyembelih merupakan orang yang buta, anak yang belum tamyiz dan orang yang mabuk, maka sembelihannya dihukumi makruh.
Selanjutnya doa dan lafal niat saat kurban Idul Adha 2023 bisa dibaca oleh umat muslim yang menjalankan ibadah kurban.
Doa dan niat kurban saat Idul Adha ini dapat dibaca untuk mengharapkan keberkahan dan ridho Allah SWT.
Pada tanggal 10 Dzulhijjah, umat muslim memperingati hari raya Idul Adha dan di hari itu umat muslim disunnahkan untuk menyembelih hewan kurban dan membagikannya kepada fakir miskin dan keluarga.
Jika Anda berencana untuk berkurban pada Idul Adha, sangat perlu untuk menghafalkan niat dan doa berkurban pada Idul Adha 2023.
Dikutip Kompas.com dari NU Online, penyembelihan hewan kurban saat Idul Adha dilakukan setelah terbitnya matahari ditambah perkiraan waktu pelaksanaan salat dan dua khutbah hari raya Idul Adha pada 10 Dzulhijah.
Waktu penyembelihan bisa berlanjut hingga tiga hari sebelum terbenamnya matahari di akhir hari Tasyriq (13 zulhijah).
Baca juga: Doa dan Niat Kurban Idul Adha 2023, Berikut Tata Cara Penyembelian Hewan Kurban
Niat Kurban
Niat kurban dilakukan saat penyembelihan hewan kurban dan apabila diwakilkan dan orang yang berkurban sudah memiliki niat dalam hatinya, maka tetap sah walaupun nantinya penyembelih tidak membaca niat.
Artinya: “Apabila seseorang mewakilkan penyembelihan kurban, maka cukup niatnya orang yang mewakilkan saja. Tidak dibutuhkan niat orang yang menerima perwakilan (penyembelih), bahkan meskipun apabila penyembelih tidak mengetahui bahwa yang disembelih merupakan hewan kurban sekalipun, tidak menjadi menjadi masalah,” (Syekh Abu Bakar bin Muhammad Syatho Ad-Dimyathi, I’anatuht Thalibin, [Darul Fikr: cet I, 1997], juz 2, halaman 379-380).
Berikut ini bacaan lafadz niat kurban Idhul Adha:
'Nawaitu al-udhiyata bi syaatin lillahi ta’ala.'
Artinya: "Saya niat berkurban untuk diri sendiri karena Allah ta'ala."
Saat menyembelih hewan kurban, disunahkan untuk membaca bismillah, takbir, selawat, dan doa ketika menyembelih kurban. Berikut doa saat menyembelih hewan kurban saat Iduladha:
1. Membaca basmalah dengan sempurna.
"Bismillahirahmanirrahim"
Artinya: Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
2. Membaca selawat untuk Rasulullah SAW.
"Allahumma shalli ala sayyidina muhammad, wa alaa aali sayyidina muhammad".
Artinya: Tuhanku, limpahkan rahmat untuk Nabi Muhammad SAW dan keluarganya.
3. Membaca takbir sebanyak tiga kali dan tahmid sebanyak satu kali
"Allahu akbar, allahu akbar, allahu akbar walillahil hamd."
Artinya: Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, segala puji bagi-Mu.
4. Membaca doa menyembelih hewan kurban.
"Allahumma hadzihi minka wa ilaika, fataqabbal minni ya karim."
Artinya: Ya Tuhanku, hewan ini adalah nikmat dari-Mu dan dengan ini aku bertaqarrub kepada-Mu. Karenanya hai Tuhan yang Maha Pemurah, terimalah taqarrabku.
Jelang kurban Idul Adha 2023, banyak yang mulai persiapan untuk mencari dan memilih ciri-ciri sapi sehat untuk kurban saat perayaan Idul Adha 2023.
Kita ketahui Hari Raya Idul Adha 2023 atau 1444 Hijriah tidak lama lagi akan tiba.
Umat muslim yang memiliki rencana untuk kurban dipastikan sudah mempersiapkan dana atau hewan untuk disembelih di momen Hari Raya Idul Adha 2023.
Dalam memilih sapi kurban, penting lebih dulu mengenai ciri-ciri sapi sehat untuk kuran itu sendiri.
Hewan kurban yang akan disembelih saat Idul Adha harus memenuhi sederet kriteria.
Dikutip dari laman Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah, dijelaskan mengenai cara memilih hewan kurban, seperti sapi kurban sesuai dengan syariat Islam.
Seperti hewan kurban harus dalam kondisi sehat, tidak cacat, sampai cukup umur.
Baca juga: Idul Adha 2023 Tinggal Beberapa Hari Lagi,Kebutuhan Hewan Kurban di Bangka Selatan Meningkat
Simak rincian tips memilih ciri-ciri sapi sehat untuk berkurban:
1. Sehat
Hewan harus sehat, dengan ciri-ciri sebagai berikut :
• Bulu bersih dan mengkilat
• Gemuk dan lincah
• Muka cerah
• Nafsu makan baik
• Lubang kumlah (mulut, mata, hidung, telinga dan anus) bersi dan normal
• Suhu badan normal 37 derajat celcius. Tidak demam
2. Tidak Cacat
• Hewan tidak pincang
• Hewan tidak buta
• Telinga hewan tidak rusak ( tetapi kesepakatan ulama bahwa bekas Eartag atau penanda lainnya bisa digunakan untuk kurban / bukan suatu kecacatan)
3. Cukup umur
• Kambing/ domba : Umur lebih dari 1 (satu) tahun ditandai dengan tumbuhnya
sepasang gigi tetap
• Sapi/ kerbau : Umur lebih dari 2 (dua) tahun ditandai dengan tumbuhnya
sepasang gigi tetap.
• Tidak kurus
• Jantan (tidak dikastrasi/kebiri)
• Testis/ buah zakar masih lengkap (2 buah), bentuk dan letak simetris.
Tata Cara Penyembelihan Hewan Kurban
Berikut tata cara penyembelihan hewan kurban yang sesuai dengan panduan dalam Surat Edaran yang diterbitkan Kemenag:
1. Binatang yang akan disembelih direbahkan, kemudian kakinya diikat dan dihadapkan ke sebelah rusuknya yang kiri agar mudah dijagal.
2. Penyembelih menghadapkan diri ke arah kiblat, begitu pula binatang yang akan disembelih.
3. Penyembelih memotong urat nadi dan kerongkongan yang ada di kiri dan kanan leher hewan kurban sampai putus agar lekas mati.
Urat kerongkongan adalah saluran makanan.
Kedua urat hewan tersebut harus putus.
4. Saat menyembelih hewan kurban, petugas penyembelih membaca basmalah terlebih dahulu:
بِسْمِ اللهِ، وَاللهُ أَكْبَ
Bimillahi Allahu Akbar
Arti: Dengan menyebut nama Allah, Allah yang Maha Besar.
5. Untuk hewan kurban yang lehernya agak panjang, maka menyembelihnya harus di pangkal leher sebelah atas agar ia lekas mati.
6. Untuk binatang yang tidak dapat disembelih lehernya karena liar atau jatuh ke lubang sehingga sulit disembelih, maka penjagalannya dapat dilakukan di mana saja di badannya, asalkan kematian hewan itu disebabkan karena sembelihan, bukan atas sebab lain.
Penyembelihan dengan menyebut nama Allah SWT.
7. Setelah hewan kurban benar-benar mati, barulah boleh dikuliti.
Menetapkan Status Kematian Hewan Penyembelihan (minimal > 2 menit)
a. Tidak adanya respons/reflek kornea mata (mata tidak berkedip)
b. Tidak adanya gerakan pada perut
c. Berhentinya aliran darah dari pembuluh darah yang terpotong
Baca juga: INGAT, Orang yang Berkurban di Idul Adha 2023 Mulai Hari ini Tidak Boleh Potong Kuku dan Rambut
Proses Tindak Lanjut Setelah Pemotongan
a. Pemisahan kepala dan kaki
b. Pengulitan digantung di tempat yang bersih
c. Pemisahan jeroan merah (hati, jantung, ginjal, limpa) dan hijau (lambung dan usus)
d. Jeroan hijau segera dicuci di tempat yang terpisah
e. Pemotongan daging dilakukan di tempat yang bersih dan terlindung dari sinar matahari
f. Kantong plastik untuk daging dan jeroan dipisahkan, gunakanlah kantong plastik tidak berwarna (untuk makanan)
Akan lebih baik bila memakai wadah ramah lingkungan seperti besek alias tempat yang terbuat dari anyaman bambu bertutup bentuknya segi empat.
g. Daging yang sudah dikemas segera didistribusikan
h. Lubang bekas saluran darah harus ditutup kembali dengan rapi. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/Sapi-sapi-yang-sehat-di-lapak-pedagang-yang-menjual-hewan-kurban-di-Tanjungpandan-Belitung.jpg)