Berita Bangka

Pendangkalan Muara Jelitik Sungailiat Jadi Persoalan Berlarut, Mesti Ada Solusi

Bambang Ari Satria menilai pendangkalan di Muara Jelitik Sungailiat, Bangka seakan menjadi persoalan yang berlarut

Bangka Pos / Edwardi
Kondisi pendangkalan Muara Jelitik Sungailiat 

POSBELITUNG.CO, BANGKA -- Dosen Kebijakan Publik STISIPOL Pahlawan 12, Bambang Ari Satria menilai pendangkalan di Muara Jelitik Sungailiat, Bangka seakan menjadi persoalan yang berlarut dan tak berkesudahan.

"Apa yang didambakan oleh nelayan agar aktivitas melaut kembali normal semestinya perlu dicarikan solusinya oleh aktor kebijakan dalam hal ini pemerintah," ujar Bambang, Kamis (27/7/2023).

Dia mengatakan dalam konteks kebijakan,  adalah rangkaian konsep dan asas yang menjadi pedoman dan dasar rencana dalam pelaksanaan suatu pekerjaan dan cara bertindak.

Kebijakan dapat pula merujuk pada proses pembuatan keputusan-keputusan penting bagi organisasi, termasuk identifikasi berbagai alternatif seperti prioritas program dan pemilihannya berdasarkan dampak.

"Konsep kebijakan publik sebenarnya sangat sederhana yaitu, usaha untuk mencapai tujuan-tujuan tertentu, dengan sarana-sarana tertentu, dan dalam urutan waktu tertentu. Unsur tersebut dapat dijadikan kriteria dalam menempatkan konsep kebijakan pada berbagai dimensi seperti dimensi pemerintahan, dimensi sosial dan dimensi politik," katanya.

Artinya, identifikasi alternatif kebijakan yang akan ditempuh mesti tepat, tidak hanya sebatas untuk jangka pendek, melainkan perlu dipikirkan dan dirumuskan juga alternatif jangka menengah dan jangka panjang.

lPengerukan dalam bentuk normalisasi yang akan dilakukan masuk dalam alternatif jangka pendek dan mekanisme pengerukan harus sesuai dengan ketentuan sehingga tidak menimbulkan polemik dan gugatan sebagaimana yang pernah terjadi," katanya.

Dengan adanya keterlibatan dari pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Kelautan dan Perikanan menandai bahwa persoalan pendangkalan muara Jelintik tidak dapat diselesaikan oleh pemerintah daerah saja, akan tetapi perlu keterlibatan multi pihak untuk menanganinya.

"Diagnosis dan analisis masalahnya jelas, terjadi pendangkalan. Tahap berikutnya yang harus dilakukan adalah menentukan tujuan dan target dalam hal ini berapa lama estimasi waktu untuk menyelesaikan dengan alternatif jangka pendek melalui normalisasi.

Berikutnya adalah merancang dan mengimplementasikan program jangka menengah dan jangka panjang agar persoalan pendangkalan ini tidak kembali terulang sehingga permasalahan dapat selesai dengan solusi yang tepat," kata Bambang.

(Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved