Profil Tokoh

Biodata Rocky Gerung, Ternyata Pernah Mengajar Belasan Tahun di Universitas Indonesia

buntut dari ucapan Rocky Gerung yang oleh sejumlah pihak dianggap memaki dan menghina Presiden Joko Widodo (Jokowi). Pasalnya, potongan video yang...

Tangkapan layar Youtube Indonesia Lawyers Club
Pengamat politik, Rocky Gerung 

POSBELITUNG.CO --  Belum lama ini nama Rocky Gerung trending di laman media sosial Twitter pada Senin (31/7/2023).

Diketahui hal tersebut, buntut dari ucapan Rocky Gerung yang oleh sejumlah pihak dianggap memaki dan menghina Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Pasalnya, potongan video yang memuat ucapan Rocky Gerung diduga menghina Jokowi itu beredar di media sosial.

Sebelumnya, video lengkap pidato Rocky Gerung yang diduga menghina Presiden Jokowi itu juga diunggah di channel resmi Rocky Gerung, Rocky Gerung Official.

Diketahui, Rocky Gerung menyampaikan pidato itu dalam sebuah acara organisasi buruh.

Berdasarkan backdrop yang terpasang, acara itu berlangsung pada Sabtu, 29 Juli 2023 di Islamic Center Kota Bekasi, Jawa Barat.

Buntut pernyataan tersebut, kini sejumlah relawan Jokowi melaporkan pengamat politik Rocky Gerung atas dugaan penghinaan, Senin (31/7/2023).

Baca juga: BIODATA dan Profil Clara Shinta, Selebgram TikTok yang Viral Mobilnya Diambil Paksa Debt Collector

Baca juga: Biodata Pinkan Mambo, Blak-blakan Akui Nekat Dekati Pria Lain, Singgung Kurangnya Kasih Sayang

Baca juga: 60 Link Twibbon HUT Ke-78 RI yang Keren, Menarik dan Kekinian, Lengkap Cara Buat Twibbon

Relawan menilai, pengamat politik itu, telah melakukan penghinaan kepada Jokowi buntut video viral yang beredar.

"Hari ini kita melihat video Rocky Gerung yang menyatakan Jokowi Baji**** tol**, dan ini adalah pernyataan yang bisa dikategorikan penghinaan, terhadap Presiden," kata Ketua Umum Barikade 98, Benny Rhamdani, Senin (31/7/2023), dikutip dari YouTube Tribunnews.com.

Pengamat Politik Rocky Gerung, disorot publik terkait pernyataannya yang diduga hina Presiden Joko Widodo (Jokowi) - Partai NasDem dan Demokrat menilai tak perlu ada pelaporan ke ranah hukum buntut pernyataan Rocky Gerung terhadap Presiden Joko Widodo.
Pengamat Politik Rocky Gerung, disorot publik terkait pernyataannya yang diduga hina Presiden Joko Widodo (Jokowi) - Partai NasDem dan Demokrat menilai tak perlu ada pelaporan ke ranah hukum buntut pernyataan Rocky Gerung terhadap Presiden Joko Widodo. (Tangkap layar YouTube via Grid.ID)

Menurut Benny, penghinaan tersebut tak bisa ditolerir lagi.

Apalagi, kata Benny, selama ini pihaknya telah memendam kesabaran atas sejumlah dugaan hinaan yang ditujukan pada Presiden Jokowi.

Lantas, siapakah sosok Rocky Gerung?

Rocky Gerung lahir pada 20 Januari 1959, dimana ia adalah seorang filsuf dan akademisi di Tanah Air.

Rocky Gerung memiliki latar belakang sebagai alumni Ilmu Filsafat, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia.

Rocky Gerung lulus dari Universitas Indonesia pada tahun 1986.

Pria kelahiran kota Manado ini pernah mengajar di Perguruan Tinggi Universitas Indonesiadi departemen Ilmu Filsafat selama 15 tahun, namun pada tahun 2015 ia memutuskan untuk berhenti mengajar.

Baca juga: HP OPPO A96 Makin Murah, Cek Harga Terbau dan Spesifikasi, Lengkap dengan Harga Oppo Lainnya

Baca juga: Praktis, Ini Cara Menggunakan Fitur Baru WhatsApp, Pesan Video Instan yang Baru Saja Dirilis

Baca juga: Biodata Shinta Bachir, Hidup dengan Kontroversi, Akui Penyesalannya Terlalu Bucin dengan Indra

Alasan Rocky Gerung berhenti mengajar karena adanya peraturan UU No. 14 Tahun 2005 yang memberikan persyaratan bahwa seorang Dosen harus minimal bergelar magister atau S-2, dimana saat itu Rocky hanya menyandang gelar Sarjana atau S-1.

Untuk diketahui, sebelum menjadi dosen, Rocky Gerung telah menduduki bangku kuliahnya terlebih dahulu di Universitas Indonesia pada tahun 1979.

Saat itu, Rocky Gerung memilih program studi atau jurusan Ilmu Hubungan Internasional yang masuk dalam Fakultas Ilmu Sosial.

Namun, Ia tidak menyelasaikan kuliahnya dengan jurusan tersebut, melainkan ia melanjutkan pendidikannya dengan jurusan Ilmu Filsafat di kampus yang sama.

Bahkan, ia juga kerap menjadi narasumber di berbagai acara televisi.

Termasuk menjadi narasumber dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC) di TV One.

Rocky Gerung sempat menjadi dosen tidak tetap di Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia.

Disamping itu, pada bidang politik, Rocky Gerung bersama Sjahrir dan Kartini (Istri Sjahrir) pernah mendirikan Partai Indonesia Baru (PIB) pada tahun 2002.

Selain itu, Rocky Gerung merupakan seorang peneliti di Perhimpunan Pendidikan Demokrasi (P2D).

Baca juga: HP OPPO Terbaru di Awal Agustus 2023, Harga dan Spek RAM-nya

Baca juga: Soal dan Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 7 Halaman 17-18 Tema Pamflet Wisata, Kurikulum Merdeka

Baca juga: Spesifikasi dan Harga Oppo Reno 10 5G, Reno 10 Plus, dan Reno 10 Pro Plus, Desain Ultra Slim Body

Pada 2007, Rocky Gerung ikut mendirikan SETARA Institute, sebuah perkumpulan yang didedikasikan bagi pencapaian cita-cita dimana setiap orang diperlukan setara dalam menghormati keberagaman.

Nama Rocky Gerung semakin mencuat, setelah kritikan-kritikan tajamnya kepada pemerintahan Joko Widodo (Jokowi).

Profil dan biodata Rocky Gerung, pengamat politik Indonesia yang identitasnya ingin diketahui masyarakat Tanah Air.
Profil dan biodata Rocky Gerung, pengamat politik Indonesia yang identitasnya ingin diketahui masyarakat Tanah Air. (Pinterest/T.A Wulandari)

Biodata Rocky Gerung

Nama Lengkap: Rocky Gerung

Tempat, Tanggal Lahir: Manado, Sulawesi Utara, 20 Januari 1959

Agama: Katolik

Nama Saudara: Grevo Gerung

Pendidikan: Sarjana Sastra Jurusan Ilmu Filsafat, Universitas Indonesia

Hobi: Traveling, naik gunung, membaca

Pendiri Organisasi: Setara Institute, Perhimpunan Pendidikan Demokrasi

Media Sosial:

Karya Rocky Gerung 

Dikutip dari TribunKaltim.co, Rocky Gerung sudah menelurkan sejumlah karya, berupa buku dan jurnal.

Adapun karya-karya Rocky ini, meliputi:

Buku:

1. Teori Sosial dan Praktik Politik. Jakarta: Penerbit Grafiti (1991).

2. Hak Asasi Manusia: Teori, Hukum, Kasus. Depok: Filsafat UI Press (2006).

3. Demokrasi dan Kekecewaan, Centre for the Study of Islam and Democracy (2009).

Jurnal:

1. Pluralisme dan Konsekwensinya: Catatan Kaki untuk Filsafat Politik’ Nurcholish Madjid, Paper PSIK Universitas Paramadina (2007).

2. Feminisme versus Kearifan Lokal, Jurnal Perempuan 57 (2008).

3. Representasi, Kedaulatan, dan Etika Publik, Jentera Jurnal Hukum 20 (2010).

4. Feminist Ethics against Stigma of Theocracy-Patriarchy: a Reflection of 2014 Presidential Election, Jurnal Perempuan (2014).

5. Jalan Ideologi dalam Negara Demokrasi, Konfrontasi: Jurnal Kultural, Ekonomi Dan Perubahan Sosial (2015).

6. Feminist Pedagogy: A Political Position, Jurnal Perempuan 21 (2016).

Punya Kanal YouTube

Rocky Gerung diketahui memiliki channel YouTube yang bernama Rocky Gerung Official.

Hingga Senin (31/7/2023), sudah lebih dari 1,6 juta orang menjadi pengikut akun YouTube tersebut.

Kanal Rocky Gerung Official sering mengunggah video terkait politik maupun isu yang sedang hangat diperbincangkan.

Terbaru, dalam kanal tersebut, mengunggah video yang berjudul "ADU TAKTIK AIRLANGGA DENGAN JOKOWI. KEMANA ARAH GOLKAR? dan KISRUH OTT BASARNAS BUKTI KACAU DAN LEMAHNYA KEPEMIMPINAN KPK".

(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved