Pemilu 2024

Penyandang Disabilitas Punya Hak Politik

Robianto menyebutkan sebagian siswa SLB di sekolah tersebut sudah ada yang memiliki hak pilih.

Penulis: Teddy Malaka |
Istimewa
Foto bersama sosialisasi yang digelar Bawaslu Bangk Tengah di SLB Negeri Koba. 

POSBELITUNG.CO, BANGKA - "Kita ingin memberitahu bahwa orang dengan disabilitas punya hak politik dalam Pemilu nanti," demikian kata Robianto, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bangka Tengah.

Menurutnya partisipasi pemilih sangat penting bagi jalannya demokrasi di Indonesia.

Demikian disampaikannya saat kegiatan Fasilitasi Penguatan Pemahaman Kepemiluan kepada Disabilitas yang digelar di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Koba, Bangka Tengah, Kamis (3/8/2023).

Ia mengatakan pelaksanaan Pemilu tinggal menghitung bulan. Menurut dia Pemilu yang digelar serentak tersebut akan menentukan siapa yang memimpin Indonesia selanjutnya.

"Kami ini lembaga pengawas pemilu, dalam hitungan 7-8 bulan ke depan kita akan melaksanakan pemilihan umum. Pemilu merupakan sarana untuk memilih pemimpin dan wakil rakyat," katanya.


Robianto menyebutkan sebagian siswa SLB di sekolah tersebut sudah ada yang memiliki hak pilih. "Adik-adik yang ada di sini, sudah ada yang punya hak pilih," ujarnya.


Namun dalam pelaksanaanya nanti, Robianto berharap mereka bisa menolak politik uang. "Kalau dikasih duit untuk milih orang, jangan mau, tolak politik uang," kata dia.


Sementara itu Kepala Sekolah SLB Negeri Koba, Mesra Yanti mengatakan sekolah mereka setiap tahun diajak oleh Bawaslu untuk menggelar sosialisasi Pemilu.


Menurutnya kegiatan ini sangat penting, karena ada beberapa murid yang sudah bisa memiliki hak pilih. 


"Tidak semua bisa memilih, namun ada beberapa yang sudah memenuhi syarat dan kemampuan secara IQ , sudah ikut memilih. Mereka perlu bantuan sedikit nanti di TPS," kata dia.


Menurut Mesra Yanti, lewat sosialiasi yang digelar Bawaslu, peserta didik bisa mengetahui lebih jauh tentang aturan Pemilu. 


Pelaksanaan sosialiasi ini sendiri menghadirkan sejumlah narasumber, satu di antaranya dari Bangka Pos. Editor Online dan SEO, Bangka Pos, Teddy Malaka memberi materi tentang hak-hak kaum rentan disabilitas.


Dalam pemaparannya dijelaskan tentang bagaimana kaum disabilitas tak hanya memiliki hak memilih tetapi juga hak dipilih. Selain itu juga diberitahukan tentamg hak warga dengan disabilitas terhadap informasi. (*)

(Bangkapos,com/Teddy Malaka)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved