Berita Bangka Tengah
Sambut HUT ke-78 Kemerdekaan RI, Langit Koba Diramaikan Layangan Goeng
Pemandangan tak biasa terjadi di Alun-alun Kota Koba, Kabupaten Bangka Tengah, Jumat (11/8/2023) sore ini.
Penulis: Arya Bima Mahendra |
POSBELITUNG.CO, BANGKA -- Pemandangan tak biasa terjadi di Alun-alun Kota Koba, Kabupaten Bangka Tengah, Jumat (11/8/2023) sore ini.
Alun-alun yang memang biasanya sering dijadikan tempat bersantai dikala sore hari itu, sejak beberapa hari terakhir semakin ramai.
Pasalnya, banyak kalangan muda-mudi yang bermain layangan goeng, sebuah layangan yang dibuat dari hasil kreativitas sendiri.
Layangan dengan berbagai macam bentuk dan ukuran itu menghiasi langit Kota Koba yang sore itu tampak cerah.
Ada yang berbentuk burung garuda, kepala banteng, bulan dan masih banyak lagi. Warnanya pun bervariatif sehingga terlihat sangat cantik dan menarik perhatian.
Rendi (21), salah satu pemuda yang ditemui sore itu mengatakan bahwa memang saat ini kegiatan menerbangkan layangan goeng sedang viral-viralnya.
"Udah sekitar semingguan ini lah (main layangan-red). Soalnya untuk meramaikan dan menyambut hari kemerdekaan kita," ucap Rendi.
Kata dia, kegiatan menerbangkan layangan goeng ini memang baru dilakukan di peringatan hari kemerdekaan tahun ini.
"Tahun lalu enggak ada, karena masih Covid-19 dan memang belum musim juga," ungkapnya.
Diakuinya, layangan goeng itu dibuat sendiri menggunakan bahan-bahan yang mudah ditemui sehari-hari seperti seperti bambu, kertas minyak, lem kertas dan tali tambang.
"Modal bikin layangannya itu sekitar puluhan ribu (rupiah-red) lah. Kadang-kadang kami jual juga kalau ada yang pesan," terangnya.
Sementara itu, Suhardi (55), salah seorang pengrajin layangan goeng mengaku bisa meraup keuntungan dengan adanya fenomena viralnya permainan tradisional ini.
Pasalnya, pria yang sehari-harinya bekerja sebagai pekebun itu bisa menjual layangan goeng dengan harga Rp100 ribu sampai Rp250 ribu per satuannya.
"Harganya tergantung ukuran, makin besar makin mahal. Kalau yang ukuran lebar 170 cm itu Rp100 ribu, kalau yang di atas 2 meter itu sekitar Rp200 ribu lebih," jelas Suhardi.
Sedangkan untuk bentuk dan desainnya bisa dibuat sesuai dengan permintaan dari pembeli.
Lebih lanjut, dirinya berharap agar di momentum bulan kemerdekaan ini Pemerintah setempat bisa menyelenggarakan lomba layangan goeng.
"Soalnya ini momentumnya lagi pas, cuaca juga sedang mendukung," harapnya.
(Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/1108-layang-goeng.jpg)