Kabut Asap Pangkalpinang
Sepanjang 2023 Sudah 180 Kasus Karhutla di Bangka Tengah
Kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kabupaten Bangka Tengah semakin marak terjadi.
Penulis: Arya Bima Mahendra |
POSBELITUNG.CO, BANGKA -- Kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kabupaten Bangka Tengah semakin marak terjadi.
Bahkan, tak berlebihan dikatakan jika kasus karhutla tersebut terjadi hampir setiap hari dan membakar lahan dengan luas berhektar-hektar.
Baca juga: BREAKING NEWS : DLH Ingatkan Masyarakat Waspada dan Kenakan Masker Keluar Rumah
Baca juga: Pangkalpinang Diselimuti Kabut Asap Kiriman, BPBD Singgung Usulan Sekolah Daring
Seperti yang diungkapkan oleh Kepala BPBD Bangka Tengah, Yudhi Sabara.
Dia menyebutkan bahwa sepanjang 2023 ini, pihaknya mendata bahwa sudah terjadi sebanyak 180-an kasus karhutla.
"Lahan yang terdampak kurang lebih sekitar 60 hektar," ucap Yudhi, Jumat (6/10/2023).
Jumlah tersebut belum ditambah dengan kasus karhutla yang terjadi menimpa hutan lindung Jalan By Pass Kota Koba, Bangka Tengah selama beberapa hari terakhir.
Lebih lanjut, Yudhi berujar bahwa jumlah kasus karhutla inipun tentu sudah lebih banyak dibanding dengan tahun sebelumnya.
"Dan ini diprediksi kemungkinan masih akan terus terjadi sampai dengan akhir tahun," jelasnya.
Oleh karena itu, dirinya meminta agar masyarakat tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Selain itu, masyarakat juga diminta untuk waspada dalam pemakaian api, termasuk saat membakar sampah.
Pasalnya, berdasarkan undang-undang yang berlaku, ada sanksi yang diberikan kepada pelaku yang melanggar dan terbukti membakar lahan.
"Dalam undang-undang, hukuman dendanya bisa sampai dengan Rp1 miliar dan ada ancaman hukuman penjara juga," imbuhnya.
(Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/20230807-Karhutla-di-Kecamatan-Koba-Bangka-Tengah-beberapa-waktu-lalu.jpg)