Carut Marut Bonus Atlet Bangka Selatan

Polemik Bupati Vs KONI Basel, Ricky Kurniawan Berharap Segera Diselesaikan dengan Baik

Ketua Koni Provinsi Bangka Belitung, Ricky Kurniawan menyoroti terkait polemik bonus atlet Kabupaten Bangka Selatan yang tak sesuai dengan janji

Bangka Pos
Ketua KONI Provinsi Bangka Belitung, Ricky Kurniawan. 

POSBELITUNG.CO, BANGKA - Ketua Koni Provinsi Bangka Belitung, Ricky Kurniawan menyoroti terkait polemik bonus atlet Kabupaten Bangka Selatan yang tak sesuai dengan janji dapat segera diselesaikan. 

Ricky Kurniawan mengatakan pihaknya pun sudah melakukan diskusi, dengan Ketua Koni Bangka Selatan Akbar Alfadjjeri terkait bonus atlet yang berlaga di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2023.

"Kita juga sudah diskusi jadi menurut saya memang ada miss komunikasi, antara Pemkab Basel dengan Koni Basel terkait besaran bonus," ujar Ricky Kurniawan, Jumat (3/11/2023). 

Lebih lanjut saat dikonfirmasi terkait kinerja Koni Basel, Ricky Kurniawan mengatakan dibawah kepemimpinan Akbar Alfadjjeri sudah berusaha memberikan prestasi untuk Kabupaten Bangka Selatan. 

"Kalau lihat kinerja memang beberapa tahun ini hampir seluruh Koni memang sedang babak belur, setelah habis Covid-19 dengan anggaran seadanya tetap harus berprestasi. Saya percaya dan yakin Koni Basel, sudah berusaha sebaik mungkin mengembangkan prestasi di Basel," tuturnya. 

Terkait wacana pembekuan dana hibah Koni Basel untuk 2024 mendatang, Ricky Kurniawan berpesan adanya jalinan komunikasi yang baik terlebih dahulu antara Pemkab Basel dengan Koni Basel. 

Hal ini diungkapkan Ricky perlu dilakukan mengingat pembekuan dana hibah, akan berdampak terhadap pembinaan atlet di Kabupaten Bangka Selatan. 

"Anggaran yang dibekukan ini adalah internal dari Bangka Selatan, memang bupati punya hak untuk tidak atau menunda anggaran hibah ke suatu lembaga termasuk koni. Jadi diskusikan saja, kami percaya olahraga Basel mau baik," jelasnya. 

Sebelumnya diketahui awalnya para atlet Kabupaten Bangka Selatan yang berprestasi di ajang Porprov 2023 akan diganjar bonus diantaranya Rp 30 juta medali emas, Rp 5 juta medali perak dan Rp 3 juta medali perunggu. 

Namun realisasinya para atlet hanya diberikan bonus Rp 12 juta untuk peraih medali emas, Rp 5 juta medali perak dan Rp 3 juta medali perunggu. 

"Saya dapat informasi sudah ada pembahasan antara Pemkab, Koni, atlet dan pelatih. Menurut informasi yang saya dapat masalah ini ada titik terang, dan akan dibayarkan tahun depan untuk bonus," ucapnya. 

Sementara itu Ricky Kurniawan berharap adanya sinergitas membangun olahraga yang baik antara pemerintah daerah, Koni dan seluruh pihak termasuk masyarakat. 

"Semoga berjalan dengan baik, ayo kita sama-sama bukan hanya koni tapi masyarakat dan pemerintah daerah juga saya yakin berusaha dan mendukung. Olahraga bukan milik satu atau dua orang saja, tapi milik kita semua makanya kita jaga bersama," ungkapnya.

(Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy).

 

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved