Berita Bangka Belitung

Beliadi Soroti Keberadaan Kapal Cantrang

DPRD Provinsi Bangka Belitung berkomitmen secara tegas melarang masyarakat, menggunakan alat-alat seperti bom ikan, cantrang

Istimewa
Wakil Ketua DPRD Provinsi Bangka Belitung, Beliadi saat melakukan penyebarluasan Perda di Desa Burung Mandi. 

POSBELITUNG.CO, BANGKA - DPRD Provinsi Bangka Belitung berkomitmen secara tegas melarang masyarakat, menggunakan alat-alat seperti bom ikan, cantrang dan lainnya untuk menangkap ikan, Selasa (7/11/2023). 

Hal ini pun ditegaskan Wakil Ketua DPRD Provinsi Bangka Belitung, Beliadi saat melakukan kegiatan penyebarluasan peraturan daerah tentang pengelolaan sumberdaya kelautan dan perikanan di desa Burung Mandi. 

"Komitmen sesuai Perda nomor 2 tahun 2017 ini tidak akan mengambil yang dilarang, serta tidak akan mengunakan alat yang dilarang," ujar Beliadi

Selain itu pihaknya juga banyak mendapatkan keluh kesah dari masyarakat, terkait keberadaan kapal-kapal cantrang dan compreng yang beroperasi terlalu dekat dengan wilayah pesisir. 

"Keberadaan kapal-kapal tersebut telah menyebabkan ketidaknyamanan bagi masyarakat Desa Burung Mandi, yang merasa terancam oleh aktivitas kapal-kapal tersebut," ucapnya. 

Menanggapi hal tersebut pihaknya menyoroti Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi, tidak memiliki cukup daya untuk mengatasi masalah tersebut. 


Beliadi mengungkapkan pihaknya pun menunggu realisasi pembangunan pemecah ombak yang telah dijanjikan oleh pemerintah bertahun-tahun yang lalu.

"Hingga saat ini, janji pembangunan pemecah ombak belum terpenuhi, dan masyarakat terus menghadapi ancaman kapal-kapal yang beroperasi di tepi pantai mereka," jelasnya.

Untuk menuntaskan permasalahan tersebut, Beliadi meminta DKP Provinsi Bangka Belitung untuk segera melakukan tindakan yang diperlukan untuk merealisasikan pembangunan pemecah ombak. 

"Yang telah dijanjikan harus segera direalisasikan, untuk melindungi masyarakat. Pemerintah juga perlu bekerja sama berbagai pihak, untuk menyelesaikan masalah ini dan memastikan keselamatan serta kesejahteraan masyarakat setempat," ungkapnya.

(Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy). 

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved