Berita Pangkalpinang

Kuliah Umum FISIP UBB, Mahasiswa Harus Berpikir Kritis Membangun Babel

Kepala Bappeda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Fery Insani memaparkan sejumlah rencana strategis yang akan dilaksanakan Pemprov Babel.

|
Penulis: Rusaidah | Editor: Novita
Bangkapos.com/Sela Agustika
Kuliah umum FISIP UBB berlangsung di Balai Besar Peradaban Gedung Rektorat UBB, Senin (6/11/2023). 

POSBELITUNG.CO, BANGKA - Kepala Bappeda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Fery Insani memaparkan sejumlah rencana strategis yang akan dilaksanakan Pemprov Babel.

Antara lain, trase jalan Pulau Bangka dan Pulau Belitung, pengembangan Pelabuhan Ekspor Tanjung Gudang, pengembangan Kawasan Industri Terpadu KIPT Tanjung Ular dan Kawasan Industri Sadai, Pembangkit Listrik Tenaga Thorium PLTT Pulau Gelasa, Pasar Induk Pangkalpinang, Penggabungan Kolong PDAM Pedindang - Kolong Jelana untuk pengendalian banjir dan penyeberangan Mantung - Tanjung Ro.

Hal tersebut disampaikan Fery saat menjadi narasumber pada kuliah umum yang digelar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Bangka Belitung di Balai Besar Peradaban Gedung Rektorat UBB, Senin (6/11/2023).

Kuliah umum yang mengangkat tema 'Politik Tata Ruang Menuju Pengolahan SDA Babel Berkelanjutan'  ini dimoderatori okeh Pemimpin Redaksi Bangka Pos Group, Ade Mayasanto.

Pelaksanaan kuliah umum ini bertujuan memberikan pengalaman dan wawasan luas kepada para mahasiswa, sebagai upaya untuk meningkatkan pemahaman tentang topik perkuliahan.

Para peserta terlihat begitu antusias selama mengikuti kuliah umum dan tertarik akan materi kuliah umun yang disampaikan Kepala Bappeda Provinsi Babel, Fery Insani.

Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik UBB, Aimie Sulaiman, berharap kuliah umum yang digelar dapat memberikan informasi dan ilmu pengetahuan bagi mahasiswa melalui berbagai metode dan sumber pembelajaran.

"Kebijakan dan arah pembangunan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menjadi penting untuk dipahami. Paling tidak, mahasiswa mengetahui dan memahami arah kebijakan pembangunan, rencana pembangunan berjangka, masalah-masalah pembangunan sampai dengan solusi yang direncanakan. Dengan tahu dan paham, diharapkan mahasiswa memiliki kepedulian, daya kritis, baik dalam pemikiran maupun aksi partisipasi, guna mendukung pembangunan yang berkelanjutan sebagai proses membangun Negeri Serumpun Sebalai," tuturnya.

(Posbelitung.co)

 

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved