Berita Pangkalpinang
Harga di Pasar dan Toko Sembako Naik, Pelaku UMKM Sulit Cari Gula
Harga jual gula pasir di pasar dan toko sembako di Pangkalpinang mengalami kenaikan.
Penulis: Rusaidah |
POSBELITUNG.CO, PANGKALPINANG - Harga jual gula pasir di pasar dan toko sembako di Pangkalpinang mengalami kenaikan.
Semula harga gula di pasaran hanya Rp13.500 naik menjadi Rp14.500 per kilogram. Harga jual saat ini di beberapa toko bervariasi yakni berkisar Rp14.500 hingga Rp17.000 per kilogram.
Tak hanya mengalami kenaikan harga, ketersediaan gula di beberapa toko juga mulai kosong khususnya beberapa jenis gula premium seperti PSM.
Pantauan Bangka Pos Group, Rabu (8/11), gula premium merek PSM ini sudah beberapa hari terakhir kosong ritel modern Indomaret. Sedangkan beberapa merek masih tersedia, seperti merek GMP dan Gulaku, hanya saja stoknya terbatas.
Sulitnya mencari gula premium merek PSM ini dirasakan langsung oleh pelaku UMKM es teh di Pangkalpinang, Sandra.
Dia menyebut, biasanya dia selalu membeli gula di Indomaret, kini kesulitan mencari gula yang biasa digunakan.
"Sekarang memang gula sulit, biasanya beli di Indomaret selalu tersedia, terus cari juga ke beberapa Indomaret lainnya kosong. Di toko-toko harga ini naik ada yang sudah jual Rp15 ribu hingga ada Rp17 ribu," kata Sandra.
Meski harga gula naik, kata Sandra harga jual produk dagangannya masih normal. Dia berharap harga gula ini tidak mengalami kenaikan lagi.
Sama halnya pelaku UMKM es teh Nurul yang mengaku terkejut naiknya harga jual gula saat ini.
Kata Nurul, dia yang biasanya membeli gula hingga 10 kilogram per hari saat ini kesulitan mencari gula.
"Kemarin beli di Alfamart harganya masih Rp14.500 merek PSM, terus hari ini harganya naik Rp16 ribu, terkejut juga saya, selain itu harganya naik. Barangnya juga sulit didapat," keluh Nurul.
Meski harga gula naik saat ini kata Nurul, harga jual produk es teh masih normal dan belum terjadi kenaikan.
"Kalau harga jual kita masih sama. Harapannya semoga gula ini kembali turun dan stoknya normal," ucapnya.
Sama halnya dikatakan, pedagang toko kelontong Fredi menyebut dirinya tak mengetahui penyebab terjadinya kenaikan harga gula ini. Pasalnya harga di distributor saat ini terjadi kenaikan.
"Nggak tahu juga naiknya kenapa, karena kita ambil di distributor naik, terus di Indomaret yang juga biasanya jual harga lebih murah juga naik. Tapi memang yang merek PSM ini lebih banyak dicari," ujarnya.
Pedagang Toko Sembako di Air Itam Rosita mengakui adanya kenaikan harga gula saat ini.
Kata Rosita, dirinya tak mengetahui penyebab pasti naiknya harga gula. Pasalnya harga di distributor saat ini terjadi kenaikan.
"Harga gula sebelumnya kita jual Rp15 ribu sekarang Rp16 ribu sekilo. Harga ini sudah berangsur naik kurang lebih dua minggu ini," ujarnya. (posbelitung.co)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/Gula-premium-merek-PSM-yang-ketersediaannya-kosong-di-beberapa-toko-atau-ritel-modern.jpg)