Berita Pangkalpinang
Pekerja di Babel Paling Banyak Berstatus Buruh, Pertanian Hanya Sebesar 2,41 Persen
Berdasarkan status pekerjaan utama, penduduk bekerja dapat dikategorikan menjadi kegiatan formal dan informal.
Penulis: Andini Dwi Hasanah |
POSBELITUNG.CO, PANGKALPINANG - Penduduk bekerja menurut status pekerjaan utama pada Agustus 2023 berdasarkan berita resmi statistik (BRS) Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) paling banyak berstatus buruh atau karyawan atau pegawai yaitu sebesar 43,98 persen.
Sementara yang paling sedikit berstatus pekerja bebas di pertanian yaitu sebesar 2,41 persen.
Dibandingkan Agustus 2022, status berusaha sendiri, pekerja keluarga atau tak dibayar, pekerja bebas di non pertanian, dan pekerja bebas di pertanian mengalami kenaikan masing-masing sebesar 0,86 persen poin, 0,53 persen poin, 0,45 persen poin dan 0,21 persen poin.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Toto Haryanto Silitonga menyebut, status pekerjaan yang lain mengalami penurunan persentase dengan penurunan terbesar pada berusaha dibantu buruh tetap yaitu sebesar 0,95 persen poin.
Kata Toto, berdasarkan status pekerjaan utama, penduduk bekerja dapat dikategorikan menjadi kegiatan formal dan informal.
Penduduk yang bekerja di kegiatan formal mencakup mereka dengan status berusaha dengan dibantu buruh tetap atau dibayar dan buruh atau karyawan atau pegawai, sedangkan sisanya dikategorikan sebagai kegiatan informal (berusaha sendiri, berusaha dibantu buruh tidak tetap atau buruh tidak dibayar, pekerja bebas, dan pekerja keluarga atau tak dibayar).
"Pada Agustus 2023, penduduk yang bekerja pada kegiatan informal sebanyak 382.928 orang (51,07 persen), sedangkan yang bekerja pada kegiatan formal sebanyak 366.887 orang (48,93 persen)," sebut Toto kepada Bangkapos.com, Senin (20/11/2023).
Menurutnya, dibandingkan Agustus 2022, persentase penduduk bekerja pada kegiatan informal mengalami kenaikan sebesar 1,44 persen poin, sedangkan untuk penduduk yang bekerja pada kegiatan formal mengalami penurunan sebesar 1,44 persen poin.
Sementara, untuk komposisi penduduk bekerja menurut lapangan pekerjaan utama dapat menggambarkan struktur tenaga kerja di pasar kerja.
Berdasarkan hasil Sakernas Agustus 2023, tiga lapangan pekerjaan yang menyerap tenaga kerja paling banyak adalah Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan yaitu sebesar 25,08 persen, Perdagangan Besar dan Eceran sebesar 16,74 persen dan Pertambangan dan Penggalian sebesar 16,54 persen.
"Pola lapangan pekerjaan dalam menyerap tenaga kerja ini masih sama dengan Agustus 2022. Persentase tiga lapangan pekerjaan utama yang mengalami peningkatan terbesar adalah Akomodasi dan Makan Minum (1,35 persen poin) Adminitrasi Pemerintahan (0,67 persen poin) dan Jasa Pendidikan (0,38 persen poin)," ujar Toto.
Sementara tiga lapangan pekerjaan yang mengalami penurunan persentase terbesar adalah Pertambangan dan Penggalian (2,47 persen poin), Perdagangan Besar dan Eceran (0,87 persen poin), dan Jasa Kesehatan (0,31 persen poin).
Kemudian, penduduk bekerja menurut pendidikan tinggi yang ditamatkan masih didominasi oleh penduduk bekerja berpendidikan SD ke bawah (tidak atau belum pernah sekolah atau belum tamat SD atau tamat SD), yaitu sebesar 40,28 persen.
Sementara tenaga kerja yang berpendidikan tinggi yaitu Diploma I/II/III dan Universitas sebesar 13,51 persen. Distribusi penduduk bekerja menurut pendidikan masih menunjukkan pola yang sama dengan Agustus 2022.
"Dibandingkan dengan Agustus 2022, penduduk bekerja berpendidikan Sekolah Menengah Kejuruan, Diploma I/II/III dan Universitas mengalami peningkatan persentase masing-masing sebesar 1,19 persen poin, 0,08 persen poin dan 0,95 persen poin," paparnya
"Sementara penduduk bekerja dengan tingkat pendidikan SD ke bawah (tidak atau belum pernah sekolah atau belum tamat SD atau tamat SD), Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas mengalami penurunan masing-masing sebesar 2,01 persen poin, 0,01 persen poin dan 0,21 persen poin," tambahnya.
(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/20230926-Kepala-BPS-Provinsi-Bangka-Belitung-Toto-Haryanto-Silitonga.jpg)