Berita Pangkalpinang
Air Kolong Bacang Belum Normal, Perumdam Bakal Beri Keringanan Pembayaran Tagihan
Kepastian pemberian keringanan tersebut masih menunggu persetujuan Dewan Pengawas Perumdam Tirta Pinang.
Penulis: Suhendri CC |
POSBELITUNG.CO, BANGKA - Manajemen Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Pinang Kota Pangkalpinang akan memberikan keringanan pembayaran tagihan kepada pelanggan yang terdampak masalah jaringan dari distribusi air Kolong Bacang, Kecamatan Bukit Intan, Pangkalpinang.
Kepastian pemberian keringanan tersebut masih menunggu persetujuan Dewan Pengawas Perumdam Tirta Pinang.
"Untuk yang terdampak, kita akan upayakan memberi keringanan biaya tagihan kepada pelanggan. Kami masih menunggu hasil persetujuan Dewan Pengawas apakah akan diberi diskon 10 persen atau seperti apa mekanismenya nanti," kata Pelaksana Tugas (Plt) Direktur
Perumdam Tirta Pinang, Masagus M Hakim, Selasa (28/11/2023).
Sekadar diketahui, pelanggan di wilayah Kecamatan Bukit Intan mengeluhkan buruknya kualitas air dari Perumdam Tirta Pinang Kota Pangkalpinang.
Air yang mengalir ke rumah pelanggan keruh, berwarna cokelat hingga kehitam-hitaman, dan berbau.
Hakim pun meminta maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan oleh pelanggan di kawasan Kecamatan Bukit Intan tersebut.
"Pemberian potong tagihan ini salah satu upaya permohonan maaf kami karena sumber air (Kolong Bacang) yang masih kekeringan ini,” ujarnya.
"Kalau (Kolong Retensi) Kacang Pedang dan (Kolong) Pedindang sudah aman, air sudah kembali bertambah. Hanya saja kita khawatirnya kemasukan air laut lagi karena memang saat ini gelombang air laut sedang tinggi," tutur Hakim.
Sebelumnya diberitakan, pelanggan Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Pinang Kota Pangkalpinang mengeluh karena air perumdam tersebut berasa asin. Kondisi ini sudah terjadi sejak Senin (20/11/2023).
Air yang diterima sejumlah pelanggan Perumdam Tirta Pinang berasa asin karena sumber air bakunya bercampur dengan air laut.
Bercampurnya air baku dengan air laut tersebut terjadi di Kolong Retensi Kacang Pedang. Jumlah air laut yang masuk tidak bisa dikontrol sehingga air yang tiba di sejumlah pelanggan menjadi asin. (t2)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/20231128_Kolong-Bacang.jpg)