Doa dan Amalan di Hari Jumat, Jika Dikerjakan Mendapat Pahala

Aku memohon ampun kepada Allah, Zat yang tiada tuhan selain Dia yang maha hidup, lagi maha tegak. Aku bertobat kepada-Nya...

HO/Tribunmedan.com
Doa dan Amalan di Hari Jumat, Jika Dikerjakan Mendapat Pahala... 

POSBELITUNG.CO -- Hari Jumat merupakan hari yang istimewa bagi umat muslim.

Pada hari ini, kita dianjurkan melakukan berbagai macam amalan yang bisa kita kerjakan dan tentunya ini bernilai pahala dan mendatangkan keberkahan.

Menjalankan amalan ibadah di hari Jum'at sangat istimewa. Sebab keutamaan hari Jum'at terasa lebih luar biasa dibanding hari biasanya, hingga dikenal sebagai hari raya setiap satu minggu sekali.

Nabi Muhammad SAW juga sangat memuliakan hari Jum'at, begitu banyak hadis yang menjelaskan terkait hal itu. Rasulullah bersabda:

"Hari terbaik di mana matahari terbit di dalamnya ialah hari Jum'at. Pada hari itu Adam Alaihissalam diciptakan, dimasukkan ke surga, dikeluarkan daripadanya dan kiamat tidak terjadi kecuali di hari Jum'at." (H.R Muslim).

Menyadari bahwa hari Jumat sangatlah istimewa, ada baiknya Anda tidak melewatkan untuk membaca doa salah satunya doa rezeki di hari Jumat, termasuk sejumlah amalan lainnya.

Berikut doa rezeki di hari jumat yang bisa Anda baca, yang dikutip dari berbagai sumber:

Doa Hari Jumat

Disebutkan dalam sebuah hadis bahwa Rasulullah saw. rutin membaca doa setiap pagi di hari Jumat.

Doa singkat ini dibaca sebanyak tiga kali, sebagai amalan yang mudah dilakukan, tetapi memberikan manfaat dan keutamaan yang besar. Berikut bacaan doa hari Jumat anjuran Rasulullah saw. yang bisa dipraktikkan:

أسْتَغْفِرُ اللَّهَ الَّذي لَا إِلهَ إِلاَّ هُوَ الحَيَّ القَيُّوْمَ وأَتُوْبُ إلَيْهِ

'Astaghfirullāhalladzī lā ilāha illā huwal hayyul qayyūmu, wa atūbu ilaihi."

Artinya: "Aku memohon ampun kepada Allah, Zat yang tiada tuhan selain Dia yang maha hidup, lagi maha tegak. Aku bertobat kepada-Nya."

Doa Rezeki di Hari Jumat

Berikut ini bacaan doa rezeki di hari Jumat yang perlu dihafalkan dan dipanjatkan oleh umat Muslim, yakni:

Allahumma alaika tawakkaltu farzuqni wakfini, wa bika ludzfu fa najjini mimma yu’dzini anta hasbi wa ni’mal wakil. Allahumma raddhini bi qadhaika wa qanni; bi athaika waj’alni min awliyaika.

Artinya: “Ya Allah, aku berserah diri pada-Mu, berikan aku rezeki dan cukupkan aku. Selamatkan aku dari sesuatu yang menyakitiku. Engkau adalah satu-satunya pelindung terbaikku, dan cukupkanlah aku dengan anugerah-MU dan jadikanlah aku dari para wali-Mu.”

Doa Jumat Berkah

Bacaan doa Jumat berkah lainnya yang bisa diamalkan oleh umat Muslim adalah:

Ya Rabbi fi yaumil jumat wa ‘adta ibadaka bi qabuli da’wahum, sa ad’u liqalbin qaribin min qalbi: Allahummarzuqhu ma yuridu warzuq qalbahu ma yuridu, waj’alhu laka kama turidu, Allahumma qaddirlalhu dzalik, qabla an tu’dzina syamsul jumat bil maghrib.

Artinya: “Ya Allah, pada hari Jumat ini, kau berjanji pada hamba-hamba-Mu untuk menerima doa mereka. Aku akan berdoa dari hati yang terdalam. Ya Allah, berikanlah apa yang kuinginkan, dan berkatilah hatiku dengan apa yang kuinginkan. Dan jadikan diriku ini milik-Mu seperti yang dirimu inginkan, sebelum matahari hari Jumat tenggelam.”

Doa Jumat berkah

Doa hari Jumat lain yang baik diamalkan, yaitu sebagai berikut:

“Allâhumma yâ ghaniyyu yâ hamîd, yâ mubdi’u wa yu‘îd, yâ rahîmu yâ wadûd. Aghninî bi halâlika ‘an harâmik, wa thâ‘atika ‘an ma‘shiyatik, wa bi fadhlika ‘an man siwâka.”

Artinya: "Ya Allah, Yang Maha Kaya, Maha Terpuji, Maha Pencipta, Maha Kuasa Mengembalikan, Maha Penyayang, dan Maha Kasih. Cukupi aku dengan harta halal-Mu, bukan dengan yang haram. Isilah hari-hariku dengan taat kepada-Mu, bukan mendurhakai-Mu. Cukupi diriku dengan karunia-Mu, bukan selain-Mu.

Selain bacaan doa, terdapat amalan lainnya di hari Jumat yang dilakukan umat Islam:

Amalan yang Perlu Umat Islam Terapkan di Hari Jumat

  • Melaksanakan mandi sebelum shalat Jumat

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: ‘’Jika salah seorang di antara kalian menghadiri shalat Jumat, maka hendaklah ia mandi’’ (HR. Bukhari)

Amalan hari Jumat yang dianjurkan Rasulullah yaitu mandi sebelum melaksanakan shalat Jumat. Hal ini menjadi ciri khas dari Rasulullah yang selalu menjaga kebersihan. Sehingga, alangkah baiknya kita mencontoh amalan dari Rasulullah tersebut.

  • Shalat Dhuha

Salat Dhuha adalah salat sunnah yang dikerjakan pada waktu pagi, antara pukul 7-11 pagi.

Salat sunnah ini sebaiknya dikerjakan pada waktu seperempat hari, yaitu sekitar pukul 9 pagi.

Adapun Salat Dhuha minimal dilaksanakan dua rakaat, yang baik adalah empat rakaat, yang sempurna adalah enam rakaat, dan yang utama adalah delapan rakaat.

Rasulullah, bersabda: "Salat Dhuha itu a(shalatul awwabin) shalat orang-orang yang kembali kepada Allah, setelah orang-orang mulai lupa dan sibuk bekerja, yaitu pada waktu anak-anak unta bangun karena mulai panas tempat berbaringnya." (HR. Muslim).

Keutamaan Salat Dhuha:

- Pembersih dari Dosa

"Barang siapa menjaga Salat Dhuha, maka Allah akan mengampuni segala dosanya walaupun sebanyak buih di lautan." (HR. Al-Hakim) .

- Mendapat Kecukupan dari Allah

"Dari Abi Darda' dan Abi Dzar dari Rasulullah (langsung) dari Allah, "ruku'lah untuk-Ku empat rakaat di permulaan hari (pagi), maka Aku akan mencukupimu di sisa harimu." (HR. Tirmidzi)

- Sebagai Sedekah bagi Setiap Persendian Tubuh

"Pada pagi hari diwajibkan bagi seluruh persendian di antara kalian untuk bersedekah. Maka setiap bacaan tasbih adalah sedekah setiap bacaan tahmid adalah sedekah, setiap bacaan tahlil adalah sedekah, dan setiap bacaan takbir adalah sedekah. Begitu juga amar ma'ruf (memerintahkan kepada kebaikan) dan nahi mungkar (melarang dari kemungkaran) adalah sedekah. Ini semua bisa dicukup (diganti) dengan melaksanakan Shalat Dhuha sebanyak 2 rakaat." (HR. Muslim).

  • Memakai wewangian

Amalan hari jumat yang dilakukan oleh Rasulullah adalah memakai minyak wangi dan siwak, serta menjaga kebersihannya saat hendak shalat Jumat. Hal ini perlu dijadikan catatan agar kita senantiasa memakai parfum yang sewajarnya dan tidak berlebihan.

“Hari ini (Jumat) adalah hari raya yang dijadikan Allah SWT untuk umat Islam. Bagi siapa yang ingin melaksanakan shalat Jumat, hendaklah mandi, memakai wangi-wangian kalau ada, dan menggosok gigi (siwak)’’ (HR. Ibnu Majah).

Menerapkan amalan hari Jumat dengan bersiwak
Dari Abu Hurairah R.A, Rasulullah SAW bersabda, “Seandainya tidak memberatkan atas umatku atau tidak memberatkan manusia, aku pasti memerintahkan mereka untuk bersiwak bersamaan dengan setiap kali shalat.” (HR. Bukhari, no. 887)

Rasulullah sangat menganjurkan untuk bersiwak. Senantiasa kita mencontoh amalan hari Jumat ini dengan konsisten yaitu bersiwak sebelum melakukan ibadah.

  • Bergegas ke Masjid

Dalam Surah Al-Jumu’ah dijelaskan bahwa setiap hari Jumat, kaum muslimin dianjurkan meninggalkan segala aktifitasnya sebelum shalat Jumat.

"Hai orang-orang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat Jum’at, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui. Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allâh dan ingatlah Allâh banyak-banyak supaya kamu beruntung. Dan apabila mereka melihat perniagaan atau permainan, mereka bubar untuk menuju kepadanya dan mereka tinggalkan kamu sedang berdiri (berkhotbah). Katakanlah: “Apa yang di sisi Allâh lebih baik daripada permainan dan perniagaan”, dan Allah sebaik-baik pemberi rezeki. (Al-Jumu’ah/62:9-11).

  • Membaca Shalawat Nabi

Kaum muslimin dianjurkan memperbanyak doa dan shalawat. Di hari Jumat, shalawat kepada Nabi Muhammad SAW memiliki banyak keistimewaan.

Hadist Riwayat Muslim, Abu Dawud dan Tirmidzi menjelaskan, barangsiapa membaca shalawat kepada Nabi sekali, Allah akan menurunkan rahmatnya sepuluh kali.

Dalam Al-Qur'an surah Al-Azhab ayat 56, Allah SWT berfirman:

"Innallaha wa malaaikatahu yusholluuna 'alannabiyyi yaa ayyuhalladziina 'aamanuu sholluu 'alaihi wasallimuu tasliimaa"

Artinya: Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.

Berikut shalawat Nabi, sebagaimana dikutip TribunGorontalo.com dari buku Risalah Dzikir dan Doa oleh Prof Dr H Ismail Nawawi M.Si.

"Allahumma sholli 'alaa muhammad wa 'alaa 'aalihi muhammad kamaa 'alaa ibraahiim wa 'alaa 'aalihii ibraahiima innaka hamiidun majiid"

Artinya: Ya Allah, limpahkanlah shalawat kepada Nabi Muhammad dan kepada keluarga Nabi Muhammad, sebagaimana telah Engkau limpahkan shalawat kepada Nabi Ibrahim dan keluarga Nabi Ibrahim, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji Lagi Maha Agung.

  • Berdoa

Hari jumat memiliki waktu mustajab untuk berdoa.

Dalam Hadist Riwayat Abu Dawud, di hari Jumat terdapat 12 jam, diantara waktu itu barangsiapa berdoa, Allah akan langsung mengabulkannya.

"Pada hari jumat terdapat dua belas jam, diantara waktu itu, ada waktu dimana yang tidak seorang satupun hamba memohon kepada Allah melainkan Dia akan mengabulkan permintaannya. Carilah ia di akhir waktu setelah ashar." (HR Abu Dawud).

Berdoalah segala hal dalam kehidupan kita, entah itu masalah dunia maupun akhirat. Manfaatkanlah waktu istimewa ini. Wallahu a'lam bissawab.

Amalan Hari Jumat yang Tidak Boleh Dilewatkan

Berbagai amalan hari Jumat benar-benar memberikan contoh kepada kita agar mengikuti suri tauladan Rasul. Agar hidup kita senantiasa dilimpahi keberkahan, salah satu amalan hari Jumat yang sayang jika dilewatkan adalah bersedekah. Bahkan Allah SWT senantiasa akan melipatgandakan pahala jika kita bersedekah.

‘’Dan sedekah pada hari itu (Jumat) lebih mulia dibanding hari-hari selainnya’’ (H.R. Ibnu Huzaimah).

Amalkan dan berdoalah segala hal dalam kehidupan kita, entah itu masalah dunia maupun akhirat. Manfaatkanlah waktu istimewa ini. Wallahu a'lam bissawab.

(*/)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved