Berita Pangkalpinang

PDP dan PKM Unmuh Bangka Belitung Bangun Karakter Siswa

Salah satu masalah yang dihadapi SD se-Kecamatan Rangkui, Pangkalpinang, adalah pengimlementasian pendidikan karakter pada siswa masih kurang.

Penulis: Rusaidah | Editor: Novita
Istimewa/Dok. Unmuh Babel
Pelatihan olahraga sastra dan budaya dalam membangun karakter siswa sekolah dasar se-Kecamatan Rangkui, Kota Pangkalpinang. 

POSBELITUNG.CO, BANGKA - Penelitian Dosen Pemula (PDP) dan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung (Unmuh Babel) mengadakan pelatihan olahraga sastra dan budaya dalam membangun karakter siswa SD se-Kecamatan Rangkui, Kota Pangkalpinang.

Pelaksanaan PDP dan PKM ini dilaksanakan oleh Dosen Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (PJKR) Sinta Naviri dan Dosen Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Eka Wahyuningsih.

Kegiatan yang dilaksanakan pada 31 Oktober 2023 lalu itu berjalan sukses.

Kesuksesan program penelitian dan pengabdian ini juga tidak terlepas dari dukungan yang diberikan oleh para guru sekolah dasar se-Kecamatan Rangkui Kota Pangkalpinang dan mahasiswa Prodi PJKR.

"Jadi input yang kita gunakan dalam kegiatan penelitian ini adalah pengukuran karakter siswa melaui olahraga sastra dan budaya. Sedangkan outputnya adalah berupa motivasi serta pemahaman yang diberikan kepada para guru bahwa melalui pelatihan olahraga satra dan budaya dapat membangun karakter siswa sekolah dasar informasi," ujar Sinta dari rilis yang diterima Bangka Pos Group, Kamis (14/12/2023)..

Sinta yang didampingi sejumlah rekannya, berharap hasil penelitian dosen ini akan membantu memecahkan permasalahan yang selama ini masih ada di sekolah dasar.

Permasalahan yang dihadapi khususnya di sekolah dasar se-Kecamatan Rangkui Kota Pangkalpinang, satu di antaranya dalam mengimplementasikan pendidikan karakter terhadap siswa masih kurang.

Hal ini dapat dilihat bahwa peserta didik dalam berperilaku di lingkungan sekolah khususnya pada saat pembelajaran belum menunjukkan sikap jujur.

Seperti saat diadakan sebuah permainan seperti permainan tradisional masih banyak siswa yang melakukan kecurangan, ulangan harian, sikap bertanggung jawab, seperti saat diberikannya PR (pekerjaan rumah) tidak tepat dalam mengumpulkan tugasnya.

Ada beberapa siswa yang mengatakan lupa bahwasannya ada pekerjaan rumah (PR) yang harus dikumpulkan tepat waktu yang telah ditentukan oleh guru.

"Besar harapan kami dengan adanya pelatihan olahraga sastra dan budaya dalam membangun karakter siswa sekolah dasar se-kecamatan rangkui kota pangkalpinang dapat membantu pembentukan karakter siswa sekolah dasar melalui olahraga satra dan budaya," tutur Sinta.

(Posbelitung.co/*/t3)

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved