Berita Belitung Timur

MUI Imbau Khatib Isi Ceramah Hindari Ujaran Kebencian

Wakil Ketua MUI Beltim Mifta Suhni mengimbau kepada seluruh khatib Jumat di seluruh Belitung Timur agar memberikan materi ceramah yang menyejukkan.

Penulis: Rusaidah |
Ist/Ekocahyo
Kantor Sekretariat MUI Belitung Timur. 

POSBELITUNG.CO - Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Belitung Timur Mifta Suhni mengimbau kepada seluruh khatib Jumat di seluruh Belitung Timur agar memberikan materi ceramah yang menyejukkan.

Mifta mengatakan, hal itu berkaitan dengan gelaran pemilu 2024 yang saat ini berada di masa kampanye. Dia melihat dinamika di masyarakat yang masih mudah terprovokasi oleh kabar tidak benar.

"Banyak sekali kita dengar di internet kabar-kabar bersliweran yang belum tau kebenarannya yang bisa membuat antar kelompok masyarakat terpecah. Hal ini harus kita edukasi ke masyarakat, salah satunya lewat pesan-pesan yang disampaikan khatib di mimbar Jumat," kata Mifta kepada posbelitung.co, Rabu (17/1).

Selain itu, Mifta bilang ujaran kebencian juga jadi satu poin penting yang harus dihindari. Hal itu supaya tidak terjadi perpecahan di masyarakat yang nantinya mengakibatkan konflik.

Menurutnya ujaran kebencian tercipta karena rasa tidak suka dan cenderung mengarah kepada fitnah yang tidak diperbolehkan dalam Islam. Karena itu, masyarakat harus menjunjung tinggi rasa toleransi dan persatuan supaya tidak adanya ujaran kebencian.

"Jelang pemilu 2024 dari MUI mengharapkan semua khotib harus sejuk dalam menyampaikan ceramahnya. Terlebih kita sudah memasuki bulan Rajab dan nanti tanggal 14 Februari 2024 itu bertepatan dengan bulan Sa'ban dan selanjutnya menjelang bulan Ramadan," kata Mifta.

Dia berharap masyarakat Belitung Timur bisa terus berkontribusi dalam menjaga rasa tolerasi keberagaman dan persatuan supaya wilayah ini terus damai dan kondusif. (s1/posbelitung.co)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved