Berita Pangkalpinang

Dewan Pengurus Korpri Kota Pangkalpinang Bakal Buat Program Strategis

Ketua PAW Dewan Pengurus Korpri Kota Pangkalpinang, Mie Go, mengatakan, pihaknya akan melakukan kolaborasi dengan pengurus unit OPD yang ada.

Tayang:
Penulis: Suhendri CC | Editor: Novita
Prokopim Pgk
PENGUKUHAN PAW DEWAN PENGURUS KORPRI - Pengukuhan Pergantian Antar Waktu (PAW) Dewan Pengurus Korpri Kota Pangkalpinang Kota Pangkalpinang periode 2022-2027 berlangsung di ruang pertemuan OR, Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Kamis (1/2/2024). Sekretaris Daerah Kota Pangkalpinang Mie Go terpilih menjadi Ketua Korpri Kota Pangkalpinang. 

POSBELITUNG.CO, BANGKA - Pergantian Antar Waktu (PAW) Dewan Pengurus Korpri Kota Pangkalpinang periode 2022-2027 resmi dikukuhkan.

Pengukuhan berlangsung di ruang pertemuan OR, Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Kamis (1/2/2024).

Ketua PAW Dewan Pengurus Korpri Kota Pangkalpinang, Mie Go, mengatakan, pihaknya akan melakukan kolaborasi dengan pengurus unit organisasi perangkat daerah (OPD) yang ada.

"Nanti sesuai dengan tupoksinya, kita akan buat program-program strategis,” katanya.

“Ke depan yang paling utama ini kita akan membuat iuran dana agar lebih bisa lagi kita menjalankan tugas atau program-program. Selama ini iuran itu tidak ada," ujar Mie Go yang juga menjabat Sekretaris Daerah Kota Pangkalpinang.

Sementara itu, Penjabat Wali Kota Pangkalpinang Lusje Anneke Tabalujan mengatakan, Korpri merupakan organisasi tempat bernaung aparatur sipil negara (ASN) dan sebagai mesin birokrasi di Indonesia.

Salah satu tugasnya adalah memberikan perlindungan dan pembinaan profesi ASN.

"Alhamdulillah, dewan pengurus Korpri kita sudah resmi dikukuhkan, pembinaan akan terasa jika dipimpin secara langsung oleh pimpinannya bila perlindungan benar-benar sangat diperlukan. Bagaimana kesejahteraan anggota harus diperhatikan," kata Lusje.

Menurutnya, pengurus Korpri harus memprioritaskan kesejahteraan anggotanya.

Selain itu, ASN yang akan pensiun pun harus dibekali keterampilan agar bisa mandiri secara finansial.

"Seperti misalnya dibekali bagaimana cara membuat bakso sampai cara menjualnya bagi yang mau berwirausaha, atau keterampilan lain sehingga para anggota yang akan pensiun itu tahu dia harus apa setelah pensiun," tutur Lusje.

(t2)

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved