Profil Selebritis

Biodata Dewi Lestari, Memendam Duka Mendalam, Kehilangan Dua Orang Terkasih

Duka sedang menerpa Dewi Lestari alias Dee Lestari. Dia kehilangan orang-orang yang paling dikasihi. sang suami dan sang ayah meninggal dunia.

istimewa
Dee Lestari, sapaan akrab Dewi Lestari, berduka setelah Yohan Simangungson, ayahnya, meninggal dunia, Kamis (1/2/2024) malam. Dee Lestari kembali berduka setelah sebelumnya ditinggalkan selamanya Reza Gunawan, suaminya. Penyanyi Dee Lestari menciptakan dan menyanyikan lagu Berduka untuk menghargai fase kedukaan, begitu juga proses kesembuhan manusia dari duka itu sendiri. Lagu Berduka dirilis Dee Lestari, Jumat (25/11/2022). (Dokumentasi Pribadi) 

POSBELITUNG.CO -- Duka sedang menerpa Dewi Lestari alias Dee Lestari. Dia kehilangan orang-orang yang paling dikasihi. Sang Suami Reza Gunawan meninggal dunia pada September 2022 sedangkan Sang Ayah, Yohan Simangunsong, baru saja menhembuskan napas terakhir, Kamis (1/2/2024) malam.

"Pastinya bisa dibilang ketika Reza pergi jadi pelajaran besar buat saya. Hidup itu memang seperti itu, ketika kita bersua ya kita harus siap binasa," kata Dee Lestari di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Jumat (2/1/2024).

Kesedihan memang dirasakan oleh Dee Lestari namun ia tidak ingin terus berlarut dan berusaha untuk bisa melanjutkan hidupnya bersama keluarga.

"Ketika terjadi sedih boleh tapi pada akhirnya hidup harus terus berjalan. Ayah saya sudah mengingatkan itu berkali kali. Reza selalu bilang, 'saya bisa hidup lagi setelah Covid bersama kalian ini berkah', ujar Dee Lestari. 

"Jadi yaudah jalanin aja, saya pegang prinsip perpisahan memang menyakitkan mau gak mau hidup harus berjalan terus," lanjutnya.

Banyak pesan yang didapat dari mendiang Reza maupun sang ayah sema hidupnya. Sehingga pelajaran tersebut kini harus dijalani oleh Dee Lestari. 

"Ayah saya dan Reza sangat rasional orangnya dua duanya. Bukan berarti tidak bisa merasakan emosi atau emosional, dua duanya selalu mampu menempatkan emosi mereka di tempat yang tepat. Itu yang saya pelajari," ujarnya.

Rencananya jenazah ayah Dee Lestari akan dimakamkan di Balige, Sumatera Utara dari rumah duka RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat pada Minggu (4/2/2024).

Baca juga : Biodata Tali Kasih, Anak Mantan Kades Viral, Rayakan Ulang Tahun Super Mewah Bak Pesta Kerajaan

Seperti diketahui, Dee Lestari merupakan penyanyi, pemain film dan penulis novel.

Ayah Dee Lestari yang bernama Yohan Simangungson baru saja meninggal dunia

Jenazah ayah Dee Lestari disemayamkan di Rumah Duka Sentosa RSPAD Gatot Subroto, Senen, Jakarta Pusat.

Dee Lestari menceritakan penyesalannya tak berada di samping sang ayah sebelum menghembuskan napas terakhir.

Saat itu Dee Lestari ada pekerjaan yang harus diselesaikan di luar Pulau Jawa.

Namun keluarga Dee Lestari terus menemani sang ayah hingga tutup usia.

"Kebetulan saya sedang ada pekerjaan di luar Jawa tepatnya di Bali yang tidak bisa saya cancel dan akhirnya saya berangkat hasil kesepakatan kami bersama lima bersaudara," kata Dee Lestari.

Profil Dee Lestari

Dewi Lestari Simangunsong atau yang akrab dipanggil Dee (lahir 20 Januari 1976) adalah seorang penulis, penyanyi, dan pencipta lagu asal Indonesia.

Dee pertama kali dikenal masyarakat sebagai anggota trio vokal Rida Sita Dewi.

Ia merupakan alumnus SMA Negeri 2 Bandung dan alumnus jurusan Ilmu Hubungan Internasional, Universitas Parahyangan.

Sejak menerbitkan Novel Supernova yang populer pada Tahun 2001, ia dikenal oleh masyarakat luas sebagai seorang novelis.

Baca juga : Biodata Hada Kusumanegoro Putri Indro Warkop, Rawat Ibunda hingga Detik Terakhir

Biodata Dee Lestari

Nama: Dewi Lestari Simangunsong

Lahir: Bandung, 20 Januari 1976 (umur 48)

Kebangsaan: Indonesia

Pendidikan: Hubungan internasional, Universitas Parahyangan

Pekerjaan: Penulis, Penyanyi, Penulis Lagu

Tahun aktif: 1994–sekarang

Suami/istri: Marcell ​(m. 2003; c. 2008)​, Reza Gunawan (m. 2008; meninggal 2022)​

Anak: 2

Nama Pena: Dee

Karya terkenal: Supernova

Situs web: deelestari.com/id/

Akun sosmed: @Deelestari

Dee lahir sebagai anak keempat dari lima bersaudara dari pasangan Yohan Simangunsong (alm) dan Tiurlan br Siagian (alm).

Sepertinya, darah seni mengalir turun menurun kepada seluruh anggota keluarga ini.

Setidaknya, tiga saudara perempuannya juga aktif di bidang seni, meskipun tidak sama-sama menjadi penulis seperti Dee.

Kakak perempuannya, Key Mangunsong adalah seorang sutradara dan penulis skenario.

Kakak perempuan keduanya, Imelda Rosalin adalah seorang pianis dan penyanyi jazz.

Adik perempuannya, Arina Ephipania adalah seorang penyanyi dan merupakan vokalis grup musik Mocca.

Pendidikan

SDN Banjarsari III Bandung.

SMPN 2 Bandung.

SMAN 2 Bandung.

Sarjana Ilmu Politik dari FISIP Universitas Parahyangan Bandung, jurusan Hubungan Internasional.

Karir Novel

Supernova 1: Ksatria, Puteri dan Bintang Jatuh (2001)

Supernova 2: Akar (2002)

Kumpulan Prosa dan Puisi Filosofi Kopi (2003)

Supernova 3: Petir (2004)

Kumpulan Cerita Rectoverso (2008)

Perahu Kertas (2009)

Kumpulan Cerita Madre (2011)

Supernova 4: Partikel (2012)

Supernova 5: Gelombang (2014)

Supernova 6: Inteligensi Embun Pagi (2016)

Aroma Karsa (2018)

Diskografi

Rida Sita Dewi: Antara Kita (1995)

Rida Sita Dewi: Bertiga (1997)

Rida Sita Dewi: Satu (1999)

Rida Sita Dewi: The Best of RSD (2002)

Dewi Lestari: Out Of Shell (2006)

Dewi Lestari: Rectoverso (2008)

Karir Musik

Sejak masih di bangku sekolah dasar, Dee aktif di kegiatan vokal grup, paduan suara, dan band sekolah.

Dee tercatat pernah menjadi anggota grup vokal Highlight Voices dan paduan suara Glorify Lord Ensemble di bawah pimpinan Daud Saba.

Di Bandung, Dee juga pernah dilatih oleh para pelatih vokal seperti Erry RAF, Yoseph, Deden AZ, dan Elfa Secioria.

Semasa sekolah, tim yang diikuti Dee kerap menjuarai berbagai perlombaan vokal group dan paduan suara. Tahun 1993 di SMAN 2 Bandung, Dee mempelopori pentas seni From 2 With Love yang menjadi cikal bakal tren “pensi” sekolah.

From 2 With Love masih bertahan menjadi tradisi SMAN 2 Bandung hingga kini.

Selepas SMA tahun 1993, Dee mengawali karier musiknya sebagai penyanyi latar Iwa K bersama Sita (yang kelak menjadi teman grupnya di Rida Sita Dewi).

Selama dua tahun menjadi penyanyi latar, Dee pernah bekerja sama dengan banyak penyanyi dan grup papan atas Indonesia, antara lain Java Jive, Emerald, Padhyangan Project, Project Pop, Harvey Malaiholo, dan Chrisye.

Dua produser yang tergabung dalam Warna Musik, Adi Adrian dan Adjie Soetama, berniat membentuk trio vokal perempuan. Sita yang sudah menyanyi bersama Dee sejak bangku sekolah mengajaknya ikut serta.

Sementara Rida direkomendasikan oleh penyanyi Andre Hehanussa.

Di Bandung, mereka merekam demo lagu pertama mereka yang diciptakan oleh Andre Hehanussa dan Adjie Soetama berjudul Antara Kita. Album pertama Rida Sita Dewi (RSD), Antara Kita, dirilis pada tahun 1995, menyusul album kedua Bertiga (1997). Album ketiga yakni Satu (1999) dan album terakhir mereka The Best of RSD (2002) dirilis oleh Sony Music Indonesia.

Berbekal pelajaran piano klasik yang pernah dikecapnya waktu kecil selama dua tahun dan electone selama tiga tahun, Dee banyak menulis lagu dengan bantuan piano.

Baca juga : Biodata Norman Kamaru Mantan Anggota Brimob yang Sempat Viral, Kini Berganti Nama

Ia mulai menulis lagu sejak kelas 5 SD, tapi baru setelah bergabung dengan Rida Sita Dewi (RSD) Dee mulai dikenal sebagai penulis lagu profesional.

Lagu pertamanya yang masuk dapur rekaman adalah Satu Bintang Di Langit Kelam (1995) dan menjadi salah satu hits single Rida Sita Dewi.

Lagu tersebut pernah dinyanyikan ulang oleh vokalis Chandra Satria.

Lagu hits Dee berikutnya adalah Firasat, yang dibawakan oleh Marcell di album pertamanya. Firasat dinyanyikan ulang oleh Raisa untuk OST film Rectoverso.

Pada tahun 2006, Dee mengeluarkan album pertamanya yang berbahasa Inggris bertajuk Out of Shell dengan single Simply.

Tahun 2008, sebagai bagian dari karya hibrida buku dan musiknya, Dee mengeluarkan album Rectoverso dengan single antara lain: Malaikat Juga Tahu, Peluk (duet bersama Aqi Alexa), dan Aku Ada (duet bersama Arina Mocca). Ketika Rectoverso difilmkan, Glenn Fredly menyanyikan ulang Malaikat Juga Tahu.

Dee kembali terlibat dalam dunia musik ketika bukunya Perahu Kertas diadaptasi menjadi film.

Dua single OST film tersebut yakni Perahu Kertas dan Tahu Diri, dipopulerkan oleh Maudy Ayunda.

Di album yang sama, Dee juga menulis Dua Manusia (Dendy), Langit Amat Indah (Rida Sita Dewi), A New World (Nadya Fatira).

Semasa karier musiknya, Dee juga sering berkolaborasi sebagai penulis lirik, di antaranya dengan Adjie Soetama, Kahitna, Yovie Widianto, dan Noah.

Pada 2016, Dee kembali menulis single untuk Raisa berjudul Kali Kedua.

(Posbelitung.co/Tribunnews.com/Fauzi Nur Alamsyah/Rizka Pratiwi Utami/Sriwijaya Post)

Sebagian artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Dee Lestari Berusaha Kuat Ditinggal 2 Orang Terkasih Sang Ayah dan Reza Gunawan, https://www.tribunnews.com/seleb/2024/02/03/dee-lestari-berusaha-kuat-ditinggal-2-orang-terkasih-sang-ayah-dan-reza-gunawan

Sebagiana artikel ini telah tayang di Sripoku.com dengan judul Profil Dee Lestari Penyanyi yang Lagi Berduka karena Kepergiaan Ayahnya, Nyesal tak Bisa Lakukan Ini, https://palembang.tribunnews.com/2024/02/03/profil-dee-lestari-penyanyi-yang-lagi-berduka-karena-kepergiaan-ayahnya-nyesal-tak-bisa-lakukan-ini?page=all

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved