Berita Pangkalpinang

PMI Kota Pangkalpinang Sosialisasi Donor Darah hingga ke Sekolah

Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Pangkalpinang melakukan sejumlah upaya untuk mengantisipasi kekurangan stok darah.

Tayang:
Penulis: Suhendri CC | Editor: Novita
Humas Basarnas
DONOR DARAH - Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang bekerja sama dengan PMI Kota Pangkalpinang menyelenggarakan kegiatan donor darah, Rabu (22/2/2023) lalu. 

POSBELITUNG.CO, BANGKA - Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Pangkalpinang melakukan sejumlah upaya guna mengantisipasi kekurangan stok darah.

Salah satunya, dengan melakukan sosialisasi mengenai donor darah ke masyarakat hingga sekolah-sekolah, baik SMP dan SMA.

"Sebenarnya SMP belum bisa donor, namun butuh kita sosialisasikan agar ke depan mereka mau mendonor,” kata Kepala Bidang Pencarian Pelestarian Donor Darah Sukarela (P2D2S) PMI Kota Pangkalpinang, Merinda Sukmawati, Selasa (6/2/2024).

“Kami harap ke yang SMA ketika mereka mendapat sosialisasi tentang donor darah mereka bisa rutin donor darah dan kami juga akan menggelar donor darah ke instansi-instansi dan menjalin kerja sama dengan instansi," tutur Merinda.

Baca juga: Stok Darah di PMI Kota Pangkalpinang Menipis, Tersisa 4 Kantong

Stok Darah Menipis

Merinda mengatakan, stok darah di PMI Kota Pangkalpinang menipis.

Stoknya hanya tersisa 4 kantong, terdiri atas 3 kantong darah golongan A dan 1 kantong darah golongan O, sedangkan stok darah golongan B dan AB kosong.

Padahal, permintaan darah mencapai 40-50 kantong per hari.

"Stok darah saat ini sedikit sekali, kemarin bahkan sampai kosong sehingga jika ada permintaan darah, kita arahkan keluarga pasien untuk mencari pedonor," kata Merinda.

Pihaknya, lanjut dia, melayani permintaan darah untuk pasien dari seluruh wilayah Pulau Bangka.

"Semua pasien rujukan dari daerah (di Pulau Bangka) mengambil darahnya disini (PMI Kota Pangkalpinang), sedangkan satu pasien paling tidak mengambil 2 atau 3 kantong sehingga kebutuhan lebih besar dari pada jumlah pendonor," tuturnya.

Menurut Merinda, pihaknya sebenarnya berupaya melakukan jemput bola dengan mengerahkan mobil untuk kegiatan donor darah di luar gedung PMI Kota Pangkalpinang.

Namun, lantaran masih awal tahun, instansi-instansi yang biasanya menyelenggarakan kegiatan donor darah, belum bisa melaksanakannya. "Karena mungkin mereka masih sibuk mengerjakan laporan,” ucapnya.

“Namun, kami tetap menggelar kegiatan donor darah rutin di Unit Donor Darah (UDD) kami untuk sedikit menutuplah (menutup kekurangan stok--red). Lumayan sudah ada masyarakat yang mendonor," lanjut Merinda. 

(t2)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved