Penemuan Mayat di Parittiga Bangka Barat
Dua Mayat Ditemukan di Bangka Barat dalam Sehari, Polisi Tegaskan Bukan Petugas KPU
Kasat Reskrim Polres Bangka Barat AKP Ecky Widi Prawira, mengungkapkan, mayat yang ditemukan merupakan warga biasa, bukan pegawai atau petugas KPU.
Penulis: Riki Pratama | Editor: Novita
POSBELITUNG.CO, BANGKA - Dua mayat ditemukan di Kabupaten Bangka Barat dalam sehari pada Rabu (14/2/2024).
Kasat Reskrim Polres Bangka Barat AKP Ecky Widi Prawira, mengungkapkan, mayat yang ditemukan merupakan warga biasa, bukan pegawai atau petugas dari KPU.
Mayat pertama yang ditemukan di halaman rumah warga di Desa Air Gantang, Kecamatan Parittiga, dekat TPS 008 Air Gantang.
Mayat berjenis kelamin laki-laki itu ditemukan tidak memakai baju, melainkan hanya memakai celana jeans panjang berwarna hitam.
Belakangan identitasnya diketahui bernama Angga alias Angga (18) laki-laki, seorang pelajar, warga Dusun Penganak, Desa Air Gantang Kecamatan Jebus, Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Bangka Belitung.
Ia diduga meninggal dunia karena mengalami kecelakaan tunggal.
Sedangkan mayat kedua ditemukan di Pos Kamling, simpang empat lampu merah, sebelah Gudang Logistik KPU Bangka Barat, pada Rabu (14/2/2024) siang.
Saat ditemukan, jenazah berjenis kelamin laki-laki itu dalam kondisi telentang di dalam Pos Kamling, memakai pakaian lengkap.
Diketahui identitasnya adalah Oswin Oktarama (22) warga Kampung Tegal Rejo, Kelurahan Sungai Baru, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat.
"Tidak, masyarakat biasa, bukan petugas KPU dan sebagainya," kata Kasat Reskrim Polres Bangka Barat, AKP Ecky Widi Prawira saat ditemui di dekat gudang logistik KPU Bangka Barat, Rabu (14/2/2024).
Ecky mengatakan, penyebab awal kematian jasad pria yang ditemukan dekat gudang logistik KPU Bangka Barat itu, diduga karena minuman keras karena ditemukan miras di sekitar TKP.
"Identifikasi awal, kita dapati ada beberapa bekas minuman dan muntahan, kemungkinan miras ya," lanjutnya.
Untuk penyelidikan lebih lanjut, pihak kepolisian membawa jenazah ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) untuk dilakukan visum.
"Jenazah kita bawa ke rumah sakit, kita lakukan visum luar, biar kita tahu nanti penyebab kematian jenazah tersebut," terangnya.
Ia menyebut tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh jasad Oswin.
"Indikasi awal kami lihat kasat mata tidak ada kekerasan, tapi nanti biar yang berkopetensi di rumah sakit menjelaskan. Kita tunggu hasil penyelidikan selanjutnya," bebernya.
(Bangkapos.com/Riki Pratama)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/20240214-etugas-mengevakuasi-jenazah-laki-laki-yang-ditemukan-dekat-gudang-logistik-KPU-Babar.jpg)