Berita Bangka Barat
Sidang Korupsi Lahan Transmigrasi Bangka Barat Hadirkan Mantan Kepala DPM Nakertrans Babar
Sidang perkara korupsi lahan transmigrasi Desa Jebus Kabupaten Bangka Barat (Babar) dengan terdakwa
Penulis: Sepri Sumartono | Editor: Kamri
POSBELITUNG.CO - Sidang perkara korupsi lahan transmigrasi Desa Jebus Kabupaten Bangka Barat (Babar) dengan terdakwa Helki Mailan dan Sandhi Prisetiyo menghadirkan mantan Kepala DPM Nakertrans Babar, Rosdjumiati.
Ia dihadirkan sebagai saksi dalam sidang yang berlangsung di Ruang Tirta Pengadilan Negeri Pangkalpinang, Senin (26/2/2024).
Rosdjumiati mengaku mulai menjadi Kepala DPM Nakertrans Babar sejak tahun 2018.
Ia menerangkan sudah beberapa kali memohon kepada BPN untuk menerbitkan HPL atas lahan transmigrasi.
Namun sampai sekarang. HPL tersebut belum juga diterbitkan.
Menurut Rosdjumiati, penerbitan HPL bertujuan untuk legalisasi aset lahan transmigrasi yang lebih.
Ia membenarkan adanya permintaan surat permohonan penerbitan SHM dari pemerintah daerah ke BPN Bangka Barat.
"Secara teknis Kabid Transmigrasi berkoordinasi dengan BPN, menanyakan proses penerbitan tersebut sudah sampai mana," kata Rosdjumiati, Senin (26/2/2024).
Setiap masing-masing KK transmigrasi diperhitungkan mendapatkan lahan Rumah Tangga dan Jamban Keluarga (RTJK), lahan usaha satu dan lahan usaha dua dengan total 2 hektare dibagi menjadi tiga sertifikat hak milik (SHM).
"Saya tidak mengetahui adanya sertifikat di luar yang dibagi ke 68 KK berdasarkan SK bupati," jelas Rosdjumiati.
Soal SHM dan transmigrasi tersebut, Rosdjumiati mengaku selalu bertanya dengan Kabid Transmigrasi Slamet Taryana.
"Saya tidak tahu kabid saya berkoordinasi dengan siapa di BPN, yang saya tahu yang menerbitkan sertifikat," ujarnya.
(Bangkapos.com/Sepri Sumartono)
korupsi lahan transmigrasi Bangka Barat
mantan Kepala DPM Nakertrans Babar
Pengadilan Negeri Pangkalpinang
penerbitan SHM
Posbelitung.co
| Warga Dusun di Air Ibul Bangka Barat Terpaksa Panjat Pohon Belasan Meter Baru Bisa Dapat Sinyal HP |
|
|---|
| Ibu-ibu PNS di Babar Diduga Panik Sandalnya Nyangkut di Pedal Gas Innova, Mobil Pun Liar, 1 Tewas |
|
|---|
| Apes Nasib Sopir Truk Bawa 10 Ton Pupuk Subsidi, Dijanji Upah Rp9 Juta Malah Jadi Tersangka di Babar |
|
|---|
| Pemudik Antre Berjam-jam Untuk Bisa Masuk Feri di Tanjungkalian |
|
|---|
| Puncak Arus Mudik di Tanjungkalian Mentok, Tunggu Hingga 12 Jam, Pemudik Gelar Tikar Menunggu Kapal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/20240226-Sidang-Kasus-Korupsi-Lahan-Transmigrasi-Bangka-Barat.jpg)