Berita Belitung Timur

Pengurus Geopark Belitong Hadiri Asia Pasific Geopark Network Geopark Development Group di Hong Kong

Pengurus Geopark Belitong jadi satu dari empat geopark di Indonesia yang hadir di Forum Asia Pacific Geopark Networks (APGN) di Hong Kong.

Penulis: Bryan Bimantoro | Editor: Novita
IST/Dokumentasi Pribadi
Edwinnata (kiri, kaos kuning) berfoto bersama delegasi Geopark dari seluruh dunia di Forum Asia Pacific Geopark Networks (APGN) Geopark Development Group di Hong Kong 2024. 

POSBELITUNG.CO - Pengurus Geopark Belitong jadi satu dari empat geopark di Indonesia yang hadir di Forum Asia Pacific Geopark Networks (APGN) Geopark Development Group yang digelar di Hong Kong pekan kemarin.

Selain Geopark Belitong, ada juga Geopark Rinjani-Lombok, Geopark Ciletuh-Pelabuhanratu, Geopark Raja Ampat, dan Geopark Maros Pangkep.

Perwakilan Pengurus Geopark Belitong Divisi Pendidikan, Edwinnata Bustami, yang menghadiri acara itu mengemukakan, tahun ini Global Geoparks Network (GGN) menginjak usia ke-20 tahun.

Dalam rangka memperingati momentum ini, Geopark Hong Kong menyelenggarakan forum ini sebagai temu global geopark dari Tiongkok, Jepang, Korea Selatan, Malaysia, Indonesia, Vietnam, dan Thailand.

"Di hari pertama, forum menyelenggarakan roundtable discussion untuk membahas tantangan dan ide dalam membangun geopark. Geopark Belitong mengangkat beberapa program seperti eco-print Desa Suak Gual di Geopark Site Pulau Mendanau dan Sekolah Alam Desa Tambang (Satam) Geopark Site Open Pit Nam Salu," kata Edwinnata, Senin (20/5/2024).

Kegiatan di hari-hari berikutnya terdiri dari tur ke situs warisan geologi dan budaya di Geopark Hong Kong.

Di antaranya formasi batuan heksagonal supervolcano, High Island, Ap Chau, Desa Kat O, dan Lai Chi Wo, di mana warisan kebudayaan Hakka di Hong Kong dilestarikan dan dibuat menjadi geo-trail.

"Bagian tak kalah menarik adalah kunjungan ke Hong Kong Science Museum. Museum ini memiliki Galeri Paleontologi yang memamerkan koleksi fosil asli dan replika. Di Galeri Earth Science, peserta bisa belajar tentang ilmu bumi dengan media interaktif, seperti games dan simulasi mitigasi bencana alam," tuturnya.

Dalam agenda kegiatan itu, peserta diajak juga berkunjung ke fasilitas dari mitra Geopark Hong Kong, seperti Lion's Nature Education Center dan Nina Park, yang memamerkan salah satu fosil kayu terpanjang dari Indonesia.

Di sana, Edwinnata tak hanya mempromosikan Geopark Belitong, melainkan juga membangun jaringan internasional.

Dirinya belajar banyak hal, di antaranya bagaimana Badan Pengelola Geopark Hong Kong mencoba melestarikan budaya masyarakat Hakka dan mengembangkannya ke dalam paket geo-wisata.

"Budaya Hakka juga kental di masyarakat keturunan Tionghoa di Pulau Belitong. Hal tersebut memunculkan satu gagasan yang saya sampaikan kepada General Manager Geopark Hong Kong, tentang peluang kerja sama antara Geopark Belitong dan Geopark Hong Kong," kata Edwinnata.

Tahun ini Geopark Belitong akan menjalani revalidasi dari UNESCO yang dilakukan setiap empat tahun.

Asesor dari UNESCO akan datang ke Belitung untuk melakukan evaluasi dan melihat perkembangan geopark selama empat tahun terakhir.

Persiapan untuk menyambut revalidasi telah dilakukan Badan Pengelola (BP) Belitong Geopark bersama Pemerintah Kabupaten Belitung dan Pemerintah Kabupaten Belitung Timur beserta komunitas geopark site dan masyarakat Pulau Belitung.

(Posbelitung.co/Bryan Bimantoro)

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved