Biodata

Biodata Putri Maya Rumanti, Status Hubungan dengan Hotman Paris dan Nasib Tragis Almarhum Suami

Putri pun bersemangat menjadi pembela keluarga Vina Cirebon karena memiliki kesamaan nasib tersebut.

Editor: Alza
Instagram @putrimayarumanti
Putri Maya Rumanti, pengacara yang membela keluarga Vina Cirebon. 

POSBELITUNG.CO - Biodata Putri Maya Rumanti.

Dia mengaku pernah mengalami peristiwa kelam pada 2018 lalu.

Suaminya dibunuh kawanan preman, saat memergoki kafe milik mereka dibobol maling.

Beberapa orang sudah ditangkap, tetapi 6 lainnya masih DPO sampai saat ini.

Hal ini mengingatkan Putri pada kasus yang menimpa Vina Cirebon dan pacarnya, Eki.

Vina Cirebon dan Eki dibunuh oleh sekelompok remaja pada Sabtu 27 Agustus 2016 lalu.

Dua pelaku masih DPO hingga saat ini.

Putri pun bersemangat menjadi pembela keluarga Vina Cirebon karena memiliki kesamaan nasib tersebut.

Saat ini Putri merupakan seorang pengacara.

Dia memiliki hubungan yang sangat dekat dengan pengacara Hotman Paris Hutapea.

Putri merupakan asisten pribadi (aspri) ke-21 pengacara terkenal tersebut.

Saat ini usianya 39 tahun dan lahir di Bandar Lampung.

Dia memiliki empat orang anak.

Terakhir Putri mengemban pendidikan di magister Hukum Universitas Bandar Lampung atau UBL.

Baca juga: Sosok Putri Maya Rumanti, Suami Dibunuh Kawanan Preman Mirip Kasus Vina Cirebon, 6 DPO

Bantu warga kurang mampu

Sejak disumpah jadi pengacara, Putri Maya Rumanti menerima konsultasi hukum gratis bagi warga kurang mampu di Kopi Johny milik Hotman Paris.

Awalnya, Putri diajak Hotman Paris untuk memberikan konsultasi hukum gratis untuk yang kurang mampu.

Lalu ia menyetujuinya, karena Putri ingin bisa membantu yang kurang mampu sekaligus mengasah kemampuannya sebagai seorang pengacara.

"Masih banyak orang kurang mampu yang membutuhkan konsultasi dan bantuan hukum, tapi terkendala biaya. Inilah yang benar-benar mengetuk pintu hati saya sebagai pengacara," kata Putri.

Selain itu, Putri juga membuka praktek Puri & Partners Law Firm di Jakarta, dan sering menjadi partner pengacara Hotman Paris untuk menyelesaikan berbagai kasus hukum. Sudah banyak kasus hukum yang diselesaikan oleh Putri.

Putri menjadi pengacara tidak langsung setelah lulus dari Fakultas Hukum Unila.

Putri sempat bekerja di satu bank swasta di Lampung.

Saat bekerja, Putri sering bertemu dengan polisi, jaksa, hakim, dan pengacara yang membuat Putri berpikir ternyata berkarier didunia hukum menarik.

Calon wali kota

Puti Maya Rumanti terjun ke dunia politik.

Diusung Partai Amanat Nasional (PAN), Putri Maya Rumanti maju menjadi calon Wali Kota Bandar Lampung.

Dikutip dalam akun Instagramnya, Putri Maya Rumanti meminta dukungan agar bisa memajukan daerah Bandar Lampung.

"7 bulan menuju Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), sebuah momentum mencapai perubahan bagi suatu daerah, Bandar Lampung menjadi salah satu kota yang akan menggelar pesta demokrasi tersebut.

Memilih seorang pemimpin yang mampu membawa perubahan dan energi baru yang dapat membawa Kota Bandar Lampung lebih maju dan sejahtera adalah urgensi bersama.

Sebagai putri asli daerah yang memiliki kemauan besar untuk memajukan daerah tercinta saya merasa harus turut andil dan mangambil langkah dalam proses panjang ini.

Banyak dukungan yang masuk kepada saya untuk turut serta dalam kontestasi pilkada kali ini.

Dan hari ini, 25 April 2024 atas izin Allah dan dukungan dari para kerabat dan teman-teman saya memulai langkah kecil.

Turut serta dalam rangkaian Kontestasi Pilkada 2024, dengan mengambil Formulir Pendaftaran Bakal Calon Walikota Bandar Lampung melalui Partai Amanat Nasional.

Dan insyallah dalam beberapa waktu kedepan akan mengambil Formulir Pendaftaran Bakal Calon Walikota dari beberapa Partai lain.

Mari bersama-sama kita berkolaborasi mengambil peran untuk memajukan Kota Bandar Lampung tercinta," tulisnya.

Usaha Putri 

Putri Maya Rumanti membuka salon dan butik tahun 2012.

Karena ingin magang di sebuah kantor pengacara di Jakarta, Putri memutuskan untuk menutup salon dan butiknya di tahun 2015.

Kemudian tahun 2015, Putri membuat bisnis online pakaian untuk membantu perekonomian keluarganya.

Pada tahun 2017, ia menghentikan bisnis online itu karena ingin mengambil sumpah advokat dan fokus menjadi pengacara.

Setelah itu tahun 2020, Putri bertemu dengan salah satu designer.

Pertemuan itu membuat keduanya sepakat untuk bekerja sama dalam bisnis online pakaian.

"Dalam kerja sama itu, saya yang jalani bisnis online pakaian.

Sementara designer itu membuat desain pakaian yang akan dijual di bisnis online itu," kata Putri.

Pada awal tahun 2022, dia membuka Gendis Butik di Jalan Teuku Umar Nomor 405 B Kedaton.

Di butik ini, Putri tidak lagi bekerja sama dengan designer untuk mendesain pakaian.

Semua pakaian merupakan hasil kreasinya sendiri.

Semua pakaian itu diberi brandgendis.id.

Di sini, ia menyiapkan pakaian ready stock dan menerima pesanan pakaian.

Kustomer tinggal gambarkan saja atau bawa contoh gambar pakaian yang diinginkan ke Gendis Butik.

Setelah itu, pakaian akan dibuatkan.

"Pakaian yang ready stock maupun pesanan, kalau ada yang kebesaran, bisa dikecilkan.

Customer tidak perlu bayar biaya mengecilkannya," kata lulusan Magister Hukum UBL itu.

Selain pakaian, Putri juga menjual sepatu, tas, dan aksesoris yang diimpor dari China.

Awalnya ia ingin impor dari Thailand. Tapi setelah dihitung, harga yang dicantumkan nantinya jadi lebih mahal.

Putri tidak ingin membebankan kustomernya dengan menjual pakaian, sepatu, tas, dan aksesoris yang harganya mahal.

Putri ingin menjual dengan harga yang ramah dikantong namun kualitasnya terbaik.

Pernah ada beberapa kustomer yang mengatakan tidak mau membeli di Gendis Butik karena mereka beranggapan kalau pakaian, sepatu dan tas di butik pasti harganya mahal.

Anggapan inilah yang membuat penjualan di Gendis Butik jadi sempat kurang lancar.

Tapi sebisa mungkin Putri menjelaskan kalau di Gendis Butik harga tidak mahal.

Lama kelamaan mereka mengerti dan mau beli di Gendis Butik.

"Saya bersyukur penjualan sudah lancar. Ketika penjulan kurang lancar saya berusaha tetap tenang, karena ini bukan pertama kali saya alami penjualan tidak lancar. Sejak tahun 2012 saya sudah alami.

Apalagi Putri tahu pasti kalau bisnis apapun tidak selalu berjalan lancar.

Tinggal bagaimana pemilik bisnis bisa membuat penjualannya bisa kembali lancar.

Artikel ini telah tayang di Tribuntrends.com

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved