Kalender 2024

Kalender Juni 2024, Hitung Mundur Lebaran Idul Adha 2024 Berapa Hari Lagi

Berdasarkan SKB Tiga Menteri, Idul Adha 2024 jatuh pada Senin, 17 Juni 2024 dan ditetapkan sebagai hari libur nasional.

Editor: Kamri
Kemenag via Tribunnews.com
Kalender Juni 2024. Jika merujuk dari keputusan PP Muhammadiyah, maka hitung mundur lebaran Idul Adha 2024 dalam kalender Juni 2024, maka tinggal 17 hari lagi dihitung sejak tanggal 31 Mei 2024. 

POSBELITUNG.CO – Dalam kalender Juni 2024 terdapat momen penting keagamaan umat Islam, yaitu Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriah.

Berdasarkan penetapan Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri, bisa dicek hitung mundur lebaran Idul Adha 2024 berapa hari lagi berdasarkan tanggal merah pada kalender resmi pemerintah.

Diketahui bahwa tanggal Idul Adha mengacu pada kalender lunar Islam sehingga penetapannya bervariasi setiap tahun.

Hanya saja, dalam kalender Hijriyah, Idul Adha jatuh pada setiap tanggal 10 Dzulhijjah

Hari Raya Idul Adha yang di Indonesia juga disebut sebagai Hari Raya Kurban atau Lebaran Haji, merupakan salah satu hari besar yang dirayakan oleh umat Muslim.

Hari Raya Idul Adha ini dirayakan pada tanggal 10 Dzulhijjah dalam kalender Hijriyah, yang bertepatan akhir musim haji saat umat Muslim melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci.

Pada Idul Adha juga umat Islam melaksanakan kurban.

Kurban ini dilaksanakan untuk memperingati kesediaan Nabi Ibrahim mengorbankan putranya sebagai tindakan kepatuhan kepada Allah.

Karena itu, Idul Adha ini mengajarkan juga nilai-nilai pengorbanan, kepatuhan, dan kebersamaan.

Berdasarkan SKB Tiga Menteri, Idul Adha 2024 jatuh pada Senin, 17 Juni 2024 dan ditetapkan sebagai hari libur nasional.

Sedangkan hari Selasa, 18 Juni 2024 ditetapkan sebagai cuti bersama Idul Adha 1445 Hijriah.

Hitung Mundur Idul Adha 2024

Sejauh ini pemerintah belum mengeluarkan keputusan resmi mengingat ketetapan Idul Adha 2024 ini akan diputuskan pemerintah melalui sidang isbat.

Baru organisasi kemasyarakatan, yaitu Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah yang telah menetapkan Hari Raya Idul Adha 2024 atau 1445 Hijriah ini.

PP Muhammadiyah berdasarkan perhitungan hisab hakiki wujudul hilal menetapkan Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriah jatuh pada hari Senin, 17 Juni 2024.

Sekretaris PP Muhammadiyah, Muhammad Sayuti mengungkapkan penetapan ini berdasarkan perhitungan hisab hakiki wujudul hilal awal Zulhijah, bulan ke-12 dalam penanggalan Hijriyah.

"Menurut perhitungan tarjih, hari Arafah atau 9 Zulhijah 1445 Hijriah jatuh pada Ahad, 16 Juni 2024. Oleh karena itu, 10 Zulhijah 1445 atau Idul Adha, jatuh pada hari Senin, 17 Juni 2024," jelas Sayuti, dilansir dari Kompas.com, Rabu (2/5/2024) lalu.

Baca juga: Kalender Juni 2024 Lengkap Tanggal Merah, Cuti Bersama dan Libur Lebaran Idul Adha Berapa Hari

Jika merujuk dari keputusan PP Muhammadiyah, maka hitung mundur lebaran Idul Adha 2024 tinggal 17 hari lagi dihitung sejak tanggal 31 Mei 2024.

Lalu bagaimana dengan Keputusan pemerintah?

Sementara itu, Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kementerian Agama (Kemenag), Adib menjelaskan Idul Adha 1445 Hijriah diperkirakan akan dilaksanakan serentak.

"Insyaallah tidak (berpotensi berbeda)," kata Adib dikutip Kompas.com, Kamis (2/5/2024).

Hanya saja, pemerintah lebih dulu akan melaksanakan sidang isbat penentuan awal Zulhijah 1445 Hijriah ini pada Jumat (7/6/2024) sore.

Sidang isbat dilaksanakan untuk menentukan 1 Zulhijah sehingga Idul Adha yang dirayakan setiap 10 Zulhijah dapat diketahui.

"Kita akan ada sidang isbat terlebih dahulu. Sidang isbat dilaksanakan tanggal 29 Zulkaidah bertepatan dengan tanggal 7 Juni 2024," kata Adib.

Sementara itu, BRIN memprediksi Idul Adha 2024, ada potensi pelaksanaan Idul Adha 1445 Hijriah versi Muhammadiyah dan pemerintah akan sama.

Profesor Riset Astronomi dan Astrofisika Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Thomas Djamaluddin mengungkapkan penetapan Idul Adha 2024 berpotensi sama.

"Dengan kriteria sekarang, insyaallah Idul Adha di Indonesia akan seragam," kata Thomas dilansir Kompas.com.

Baca juga: Kalender Juni 2024, Cek Tanggal 1 Juni Apakah Tanggal Merah

Dalam penentuan ini, pemerintah Indonesia menggunakan kriteria baru MABIMS.

MABIMS merupakan kesepakatan Menteri-menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura.

Dalam menentukan awal bulan Hijriah termasuk Zulhijah, kriteria ini mensyaratkan tinggi Bulan minimal 3 derajat dan elongasi minimal 6,4 derajat.

Sementara saat posisi Bulan di bawah ufuk, kriteria baru MABIMS dan kriteria wujudul hilal (kriteria yang diterapkan Muhammadiyah) hasilnya sama.

Thomas menjelaskan saat Maghrib pada tanggal 6 Juni 2024, posisi Bulan di Indonesia belum memenuhi kriteria, sehingga awal Zulhijah jatuh pada hari berikutnya, yakni 8 Juni 2024.

"Insyaallah seragam Idul Adha 17 Juni 2024," ujar Thomas.

Jika perkiraan BRIN bahwa keputusan pemerintah dan Muhammadiyah mengenai penetapan Idul Adha 2024 berpotensi seragam, maka hitung mundur lebaran Idul Adha 2024 juga tinggal 17 hari lagi dihitung sejak tanggal 31 Mei 2024.

(Posbelitung.co/Kompas.com)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved