Berita Belitung

Pelaku Wisata Belitung Ajak Garap Atraksi Wisata Agar Wisatawan Betah

Kondisi penerbangan memang menjadi kendala yang memiliki pengaruh besar dalam pengembangan pariwisata.

Tayang:
Penulis: Adelina Nurmalitasari | Editor: Novita
Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari
Para penari ketika tampil membawakan Tari Selamat Datang dalam event Belitung Chinese International Festival beberapa waktu lalu. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Kondisi penerbangan memang menjadi kendala yang memiliki pengaruh besar dalam pengembangan pariwisata.

Meski begitu, pelaku wisata yang tergabung dalam Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) Bangka belitung mengajak pemerintah dan pihak terkait membangun atraksi.

Bertambahnya atraksi diharapkan mampu membuat wisatawan melirik Belitung dan menambah lama tinggal atau length of stay.

Hal ini disampaikan pelaku wisata dalam Sarasehan Pemulihan Industri Pariwisata di Ruang Rapat Bupati Belitung, Senin (24/6/2024).

Sarasehan pemulihan industri pariwisata Belitung yang berlangsung di Ruang Rapat Bupati Belitung, Senin (24/6/2024).
Sarasehan pemulihan industri pariwisata Belitung yang berlangsung di Ruang Rapat Bupati Belitung, Senin (24/6/2024). (Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari)

"Mudah-mudahan, kalau dari aksesibilitas seperti ini maksimalnya, lalu apa yang bisa dilakukan untuk memaksimalkan. Dengan akses yang ada kami berharap wisatawan yang datang, jangan hanya datang, tapi menahan mereka stay lebih lama, hotel bisa menerima lebih lama," kata Ketua DPD ASPPI Bangka Belitung Indah Permata Sari.

Pariwisata, lanjutnya, memang tak terlepas dari aksesibilitas, amenitas, dan atraksi.

Ketika aksesibilitas menjadi tantangan yang sulit diintervensi, kemudian amenitas memadai, maka selanjutnya perlu menggarap atraksi yang masih kurang.

Terutama, perlunya atraksi yang mengangkat budaya.

Menurutnya, kalender wisata yang kini ada, memang telah memuat event atraksi budaya, namun masih dalam skala lokal yang belum memberikan dampak optimal bagi wisatawan.

Senada dengan itu, pelaku wisata yang juga tergabung dalam ASPPI, Wilky Wijaya juga menyoroti perlunya memikirkan aspek safety atau keamanan, yang menjadi atensi terutama bagi wisatawan mancanegara.

"Kami perlu langkah konkret, apa yang perlu dilakukan pemerintah, investor, maupun pelaku usaha mikro. Kita juga perlu membaca habit wisatawan, mempelajari needs (kebutuhan), harusnya perlu ada research and development," tuturnya.

"Sekarang list to do (buat daftar apa yang bisa dilakukan), apa yang harus di bangun di Lengkuas, Kepayang, dan berbagai tempat serta cara menjaganya agar tetap berkelanjutan ketimbang membicarakan permasalahan yang sudah ada," tambah Wilky.

Menurutnya, pariwisata merupakan kerja bersama sehingga lintas sektor harus kompak dalam bersinergi dan berkolaborasi dalam menghadapi dan menjawab tantang yang ada.

(Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari)

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved