Berita Belitung Timur

Polres Belitung Timur Masih Selidiki Kasus Kolektor Timah di Kelapa Kampit Beltim

Proses penyelidikan terkait penangkapan seorang kolektor timah diduga ilegal yang dikenal dengan inisial IC masih berlangsung.

Penulis: Bryan Bimantoro | Editor: Kamri
Posbelitung.co/Bryan Bimantoro
Kasat Reskrim Polres Beltim, AKP Ryo Guntur Triatmoko. 

POSBELITUNG.CO – Proses penyelidikan terkait penangkapan seorang kolektor timah diduga ilegal di Kecamatan Kelapa Kampit, Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang dikenal dengan inisial IC masih berlangsung. 

Pihak Polres Belitung Timur mengungkapkan bahwa mereka masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengumpulkan bukti-bukti yang diperlukan sebelum melanjutkan ke tahap sidik.

Kasat Reskrim Polres Belitung Timur, AKP Ryo Guntur Triatmoko mengatakan masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi terkait kasus ini sebelum naik ke proses penyidikan.

"Kami sedang menunggu petunjuk lebih lanjut dari pimpinan terkait langkah yang akan diambil selanjutnya.

Proses ini harus dilakukan dengan hati-hati untuk memastikan bahwa semua bukti yang ada dapat digunakan," kata Ryo kepada Posbelitung.co, Senin (21/10/2024).

Baca juga: Update Kasus Penangkapan Kolektor Timah Kelapa Kampit, Hari Ini Polisi Klarifikasi ke Berbagai Pihak

IC, yang diduga terlibat dalam jaringan perdagangan timah ilegal di wilayah Kelapa Kampit, ditangkap pada Sabtu (19/10/2024) setelah pihak kepolisian menerima informasi dari masyarakat mengenai aktivitasnya.

Penggerebekan dilakukan saat sedang di perjalanan menuju Tanjungpandan dan membawa timah seberat 1 ton.

Pihak kepolisian telah melakukan beberapa langkah awal dalam penyelidikan, termasuk memeriksa dokumen dan barang bukti yang ditemukan di lokasi penangkapan. 

"Kami akan terus melakukan penyelidikan dan mengumpulkan informasi lebih lanjut.

Jika sudah lengkap semuanya akan segera kami publikasikan.

Kami minta waktu untuk bekerja dulu," kata Ryo. 

(Posbelitung.co/Bryan Bimantoro)

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved