Parittiga Jebus Banjir

Breaking news: Banjir Merendam Pemukiman di Parittiga dan Jebus, Camat Waspada Buaya

Banjir terjadi di wilayah Kabupaten Bangka Barat hari ini, Sabtu (18/1/2025) merendam pemukiman warga di Kecamatan Parittiga

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Riki Pratama | Editor: Kamri
Istimewa
Banjir terjadi di Desa Sinar Manik, Kecamatan Jebus, Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada Sabtu (18/1/2024). 

POSBELITUNG.CO - Banjir terjadi di wilayah Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung hari ini, Sabtu (18/1/2025) merendam pemukiman warga di Kecamatan Parittiga dan Kecamatan Jebus.

Ketinggian air akibat banjir ini meningkat hingga setinggi lutut orang dewasa.

Hujan lebat mengguyur wilayah Kabupaten Bangka Barat sejak Sabtu (18/1/2025) pagi.

Kondisi cuaca hujan ini membuat banjir di dua kecamatan di Bangka Barat.

Banjir di Kecamatan Paritiga dan Kecamatan Jebus mulai merendam puluhan rumah warga sejak pagi dengan ketinggian air mencapai 20-30 sentimeter.

Selain itu, sejumlah sungai dan selokan juga meluap.

Air merendam rumah warga dan ruas jalan sehingga sejumlah akses jalan sementara ditutup. 

Baca juga: Cuaca Parittiga Kabupaten Bangka Barat Kepulauan Bangka Belitung Hujan Lebat, Sungai Meluap

Camat Parittiga, Adhian Zulhajjany mengatakan pihaknya saat ini sedang berupa mendata jumlah rumah yang terendam di Kecamatan Paritriga.

Ia menyebutkan terdapat sejumlah wilayah yang airnya tinggi sampai lutut orang dewasa.

"Seperti di Dusun Suntai, Desa Air Gantang itu sampai lutut.

Sementara Desa Puput Atas, daerah Pasar, Simpang Purba Desa Sekar Biru itu airnya dari sungai dekat situ meluap.

Kita masih melakukan pendataan jumlah warga yang terkena banjir," kata Camat Parittiga, Adhian Zulhajjany kepada Bangkapos.com, Sabtu (18/1/2025).

Baca juga: Kalender Januari 2025 Lengkap dengan Tanggal Merah Imlek 2025 Berapa Hari Lagi?

Adhian mengimbau warga yang berada dekat aliran sungai agar waspada terhadap binatang buas, seperti buaya.

Ia khawatir buaya muncul saat banjir merendam pemukiman warga.

"Waspada terhadap kemunculan buaya itu tetap harus waspada.

Kita tidak tahu keberadaan mereka ini," kata Adhian. 

(Bangkapos.com/Riki Pratama)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved