Sebanyak 4.866 Siswa SD dan SMP di Pangkapinang Terima Dana Bantuan PIP

Sebanyak 4.866 pelajar di Kota Pangkalpinang menerima bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) tahun 2024.

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: Alza
Bangka Pos/Andini Dwi Hasanah
DANA PIP - Potret Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang, Erwandy. Dana PIP tahun 2025 langsung disalurkan pemerintah ke rekening murid. 

POSBELITUNG.CO, BANGKA - Sebanyak 4.866 pelajar di Kota Pangkalpinang menerima bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) tahun 2024.

Dana beasiswa tersebut langsung disalurkan ke rekening masing-masing siswa tanpa melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Pangkalpinang.

Kepala Dindikbud Pangkalpinang, Erwandy, menjelaskan beasiswa PIP diberikan kepada siswa yang telah memenuhi syarat yang ditetapkan pemerintah. 

"Dana PIP ini langsung masuk ke rekening anak-anak yang bersangkutan.

Kami hanya memfasilitasi proses administrasinya melalui sekolah," ujar Erwandy kepada posbelitung.co, Kamis (30/1/2025).

Berdasarkan data Dindikbud, sebanyak 3.319 siswa tingkat SD di Pangkalpinang menerima beasiswa dengan total anggaran Rp1.369.350.000.

Setiap siswa SD kelas berjalan mendapatkan Rp450 ribu, sedangkan siswa kelas awal dan akhir menerima Rp225 ribu per orang.

Sementara itu, sebanyak 1.547 siswa tingkat SMP menerima bantuan dengan total dana Rp945.750.000.

Siswa SMP kelas berjalan mendapatkan Rp750 ribu per orang, sementara siswa kelas awal dan akhir menerima Rp375 ribu per orang.

"PIP ini merupakan program pemerintah pusat untuk membantu anak-anak dari keluarga kurang mampu agar tetap bisa bersekolah.

Dana tersebut dapat digunakan untuk kebutuhan pendidikan, seperti membeli perlengkapan sekolah atau biaya lainnya yang menunjang proses belajar," tambah Erwandy.

Untuk bisa mendapatkan beasiswa PIP, siswa harus mengajukan permohonan melalui sekolah dengan mencentang status layak PIP dalam data pendidikan.

Selain itu, calon penerima juga harus menyerahkan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) ke sekolah dan terdata dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

"Dengan adanya PIP ini, kami berharap tidak ada lagi anak di Pangkalpinang yang putus sekolah karena alasan ekonomi.

Pemerintah berkomitmen untuk memastikan setiap anak mendapatkan akses pendidikan yang layak," pungkas Erwandy.

"Program Indonesia Pintar menjadi salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan angka partisipasi pendidikan dan mencegah anak-anak dari keluarga kurang mampu berhenti sekolah," tambahnya.

(posbelitung.co/Andini Dwi Hasanah)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved