Berita Belitung

Distribusi Vaksin Penyakit Mulut dan Kuku di Belitung Rampung Menyasar 502 Ternak

Pemkab Belitung terus mengintensifkan vaksinasi penyakit mulut dan kuku (PMK) untuk mencegah penyebaran penyakit pada hewan ternak.

Tayang:
Penulis: Adelina Nurmalitasari | Editor: Kamri
Istimewa
VAKSINSI PMK - Pegawai Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Belitung melakukan vaksinasi penyakit PKM di kandang peternak beberapa waktu lalu. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Belitung, Destika Efenly mengungkapkan bahwa pada tahun 2023 tercatat 78 kasus PMK, namun pada 2024 tidak ditemukan kasus baru. 

POSBELITUNG.CO - Pemerintah Kabupaten Belitung terus mengintensifkan vaksinasi penyakit mulut dan kuku (PMK) untuk mencegah penyebaran penyakit pada hewan ternak.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Belitung, Destika Efenly mengungkapkan bahwa pada tahun 2023 tercatat 78 kasus PMK, namun pada 2024 tidak ditemukan kasus baru.

Untuk mempertahankan kondisi pada 2025 ini, vaksinasi pun dilakukan kepada ternak.

“Target vaksinasi yang ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan adalah 500 dosis, dan alhamdulillah sudah selesai dilakukan dengan realisasi ke 502 ternak,” ujar Destika, Jumat (31/1/2025).

Baca juga: Bagaimana Cara Mengatasi Penyakit PMK pada Sapi? Peternak Pangkalpinang Diajak Kenali Ciri-ciri Ini

Vaksinasi PMK telah dilaksanakan di berbagai wilayah terutamanya di Membalong dan Badau. 

Namun, distribusi vaksin di Tanjungpandan masih terbatas karena populasi sapi di daerah ini lebih banyak didominasi oleh sapi jantan yang langsung dipotong setelah tiba dari luar daerah.

Selain juga ada beberapa sapi betina yang tidak divaksinasi untuk menghindari risiko keguguran.

Untuk mengantisipasi kebutuhan vaksin di masa mendatang, Pemkab Belitung telah mengajukan tambahan 100 dosis vaksin ke provinsi dan menargetkan pendistribusiannya pada Februari.

“Vaksinasi ini lebih sebagai langkah pencegahan, mengingat tingkat penularan PMK sangat cepat,” tambah Destika.

Selain vaksinasi, Pemkab juga memperketat pengawasan terhadap lalu lintas ternak yang masuk ke Belitung dari daerah seperti Lampung, Palembang, Madura, Bangka, dan Yogyakarta.

Hewan yang masuk wajib memiliki sertifikat bebas PMK untuk mencegah kasus baru.

Baca juga: Kalender Januari 2025 Lengkap dengan Weton Tanggal 31 Januari 2025

Upaya lainnya adalah menjaga kebersihan kandang dan lingkungan peternakan sebagai langkah preventif.

Destika menekankan bahwa PMK dapat menyerang hewan berkuku genap seperti sapi, kerbau, domba, dan kambing.

Oleh karena itu, peternak diimbau untuk tetap menjaga kebersihan secara ketat dan selalu memberikan nutrisi tepat bagi ternak. 

Dengan langkah-langkah ini, Pemkab Belitung berharap dapat mempertahankan status bebas PMK dan memastikan ketersediaan hewan ternak sehat.

(Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari) 

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved