Liga Italia

Francisco Conceicao Pencetak Gol Juventus Menang Derby d'Italia, Anak Legenda Inter Milan

Juventus berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 atas Inter Milan dalam Derby d'Italia berkat gol Francisco Conceicao

Editor: Teddy Malaka
Juventus
Francisco Conceicao, cetak gol di Juventus 

POSBELITUNG.CO - Juventus berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 atas Inter Milan dalam Derby d'Italia berkat gol Francisco Conceicao dari assist Randal Kolo Muani. Hasil ini membuat Bianconeri naik ke posisi keempat Serie A bersama Lazio.

Inter datang dengan peluang untuk memuncaki klasemen, sedangkan Juventus menghadapi tekanan berat setelah kemenangan 2-1 atas PSV Eindhoven di play-off Liga Champions dan sejumlah pemain cedera, termasuk Douglas Luiz dan Arek Milik.

Babak pertama berlangsung ketat dengan peluang dari kedua tim.

Michele Di Gregorio menggagalkan tendangan salto Mehdi Taremi, sementara Yann Sommer menyelamatkan gawang Inter dari peluang Nico Gonzalez dan Conceicao.

Pada menit ke-74, Kolo Muani memanfaatkan bola liar, melepaskan diri dari kawalan pemain Inter, dan memberi assist kepada Conceicao yang mencetak gol penentu dengan sepakan akurat.

Thiago Motta mengakui bahwa Juventus tampil lebih percaya diri di babak kedua.

 “Kami menunjukkan energi yang berbeda, lebih menekan dan bermain dengan intensitas tinggi,” ujarnya.

Kemenangan ini menjadi dorongan moral bagi Juventus dan memperketat persaingan di papan atas Serie A.

Inter kini mengalami kekalahan ketiga musim ini, memperkecil peluang mereka untuk mengejar Napoli di puncak klasemen.

Siapa Francisco Conceicao

Lahir di Coimbra, Francisco Conceicao adalah putra keempat dari mantan pesepakbola internasional Portugal dan manajer AC Milan Sergio Conceicao, kakak laki-lakinya Sergio dan Rodrigo juga merupakan pesepakbola profesional. 

Selain bahasa Portugis aslinya, Francisco Conceicao juga berbicara bahasa Prancis dan Inggris.

Francisco Conceicao  lahir di Coimbra, Ia mulai bermain sepak bola di Belenenses, karena saudara-saudaranya Moises dan Rodrigo juga bermain di sana.

Sebelum pindah ke akademi Sporting pada tahun 2011 pada usia delapan tahun, menghabiskan enam musim di klub tersebut.

Dengan ayahnya Sergio menjadi manajer Porto, ia bergabung dengan akademi mereka dan kemudian dipinjamkan ke klub pengumpan mereka Padroense,sebelum bergabung sepenuhnya dengan tim muda Porto pada tahun 2018. (*)

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved