Berita Belitung

Warga Serbu Bazar Gerakan Pangan Murah Belitung, 300 Karung Beras SPHP Bulog Ludes dalam Satu Jam

Warga Tanjungpandan memadati Halaman Gedung Nasional untuk membeli beras SPHP yang dijual di Gerakan Pangan Murah, Kamis (27/2/2024).

Tayang:
Penulis: Adelina Nurmalitasari | Editor: Novita
Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari
SERBU PANGAN MURAH - Warga menyerbu beras SPHP Bulog yang dijual di Gerakan Pangan Murah, di Halaman Gedung Nasional, Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Kamis (27/2/2025). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Warga Tanjungpandan memadati Halaman Gedung Nasional untuk membeli beras SPHP yang dijual di Gerakan Pangan Murah, Kamis (27/2/2024).

Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya yang datang membeli beras medium tersebut di stan Bulog Belitung.

Lina, seorang warga, mengaku membeli dua karung beras SPHP sebagai persiapan menjelang Ramadan.

"Lumayan untuk puasa karena sekarang cari di toko susah. Jadi mumpung ada di Pasar Murah, beli lah untuk stok saat puasa nanti," ujarnya.

Penjaga stan Bulog, Eka, menyampaikan bahwa pihaknya membawa 300 karung beras SPHP sejak pukul 07.00 WIB.

"Beras SPHP dijual Rp60.000 per karung, sedangkan beras premium Rp75.000 per karung," jelasnya.

Namun, dalam waktu sekitar satu jam, stok tersebut habis sehingga mereka kembali mengambil 400 karung dari gudang.

Warga yang belum kebagian pun rela menunggu untuk mendapatkan beras SPHP

Makanya ketika karung-karung beras tiba, warga yang telah menunggu pun lantas rebutan untuk mendapatkan beras dengan harga miring tersebut.

Diketahui bahwa penyaluran beras SPHP dihentikan sementara pada awal Februari lalu. 

Keputusan tersebut diambil berdasarkan hasil Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) Kemenko Pangan pada masa panen raya padi yang berlangsung Februari-April 2025.

Berdasarkan surat keputusan Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI Nomor: 34/TS.03.03/K/02/2025, kebijakan pelaksanaan pemberian bantuan pangan beras dan penyaluran kembali beras SPHP akan diputuskan dalam Rakortas selanjutnya.

Penghentian sementara ini bertujuan menjaga harga Gabah Kering Panen (GKP) di tingkat petani tetap stabil, minimal sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP). 

(Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari) 

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved