Berita Belitung
Pengiriman Sarang Burung Walet Digagalkan, Kebocoran Puluhan Juta PAD Belitung Berhasil Dibayar
Pemilik sarang burung walet tersebut kini sudah menyetorkan pajak ke daerah. Nilainya cukup besar
Penulis: Disa Aryandi | Editor: Teddy Malaka
POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Pengiriman sarang burung walet, yang sempat digagalkan oleh Kejaksanaan Negeri (Kejari) Kabupaten Belitung, Bapenda Kabupaten Belitung dan Avsec Bandara HAS Hanandjoeddin Tanjungpandan kini sudah terselesaikan.
Pemilik sarang burung walet tersebut kini sudah menyetorkan pajak ke daerah.
Nilainya cukup besar, Rp36 juta dari berat bersih sarang burung walet tersebut.
Total bersih sarang burung walet, sebanyak 24 Kg. Diperkirakan satu kilogram sarang burung walet dikenakan pajak Rp1,5 juta.
"Kemarin (Selasa) mereka sudah melakukan pembayaran pajak di BPPRD. Jadi karena dokumen sudah lengkap, silahkan dilanjutkan," ujar Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Belitung Bagus Nur Jakfar Adi Saputro pada Rabu (19/4/2025).
Ia menjelaskan pada saat ditahan, kejaksaan bertindak sebagai pendamping hukum pemda di bidang perdata dan tata usaha negara.
Mengingat sebelumnya, pemda bersama Kejari Belitung sudah menandatangani perjanjian kerjasama optimalisasi pajak daerah pada tanggal 22 Desember 2024 lalu.
Kemudian setelah ditemukan di bandara, langsung diserahkan kepada BPPRD Kabupaten Belitung untuk pembayaran pajak daerah.
"Kami bersama stakeholder terkait terus menjaga pintu-pintu masuk baik di bandara maupun pelabuhan," katanya.
Bagus juga mengimbau kepada para pengusaha maupun pengepul sarang burung untuk tertib terhadap aturan.
Terutama melengkapi aturan baik yang diatur pemerintah pusat maupun daerah.
Menurutnya kejaksaan bukan mempersulit pengusaha tetapi membantu pemda memaksimalkan potensi pendapatan dari sektor pajak daerah.
Bahkan, Kejaksaan akan mengawal pemanfaatan pendapatan tersebut untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
"Bagi pengusaha atau pengepul walet di Jakarta, jangan hanya mau menikmati hasilnya saja. Tapi juga harus berkontribusi untuk daerah," katanya. (*)
| Polres Belitung Selidiki Pembakaran Ponton TI Ilegal di Pantai Ulim Membalong |
|
|---|
| Pengekar Campo Lestarikan Budaya Lewat Keroncong Stambul Fadjar Musik Melayu khas Pulau Mendanau |
|
|---|
| Pegiat Budaya Apresiasi Sosialisasi Irjen Kemenbud di Belitung, Buka Wawasan |
|
|---|
| PT Timah Serahkan 12 Kursi Rapat untuk Pokja Wartawan Belitung Lewat Program CSR |
|
|---|
| Cegah Penyimpangan, Kemenbud Sosialisasikan Pengelolaan Dana Budaya di Belitung |
|
|---|