Liga Italia

BURSA TRANSFER - Luka Modric dan Mimpi Masa Kecil di San Siro: Milan Buka Peluang Reuni Impian

Setelah 13 tahun mengabdi di Real Madrid dan memenangkan segalanya, Modric kini berstatus bebas transfer.

Editor: Teddy Malaka
Twitter / FIFA
Luka Modric raih penghargaan pemain terbaik dunia versi FIFA. 

POSBELITUNG.CO, MILAN - Di usia hampir 40 tahun, Luka Modric masih belum kehilangan pesonanya. Setelah mengakhiri petualangan panjangnya bersama Real Madrid, sang maestro lapangan tengah kini dikaitkan dengan AC Milan, klub impiannya sejak kecil.

Pakar transfer ternama, Fabrizio Romano, melaporkan bahwa Rossoneri diam-diam telah membuka komunikasi dengan Modric—sebuah manuver ambisius yang dipimpin oleh direktur olahraga baru, Igli Tare.

Setelah 13 tahun mengabdi di Real Madrid dan memenangkan segalanya, Modric kini berstatus bebas transfer.

Kesempatan ini tak disia-siakan Milan untuk menawarkan sesuatu yang lebih dari sekadar kontrak: mereka menawarkan mimpi masa kecil.

"Modric adalah 'milanista' sejati. Ia sudah menjadi milanista sejak kecil dan ia punya hasrat besar untuk datang ke sini," ungkap Zvonimir Boban, mantan kepala Rossoneri yang juga legenda sepak bola Kroasia. "Tetapi tidak pernah serius. Ia tidak ingin meninggalkan Real setelah satu musim yang buruk.”

Kini, saat lembaran baru terbuka, Milan melihat peluang untuk akhirnya mewujudkan mimpi itu bersama sang bintang.

Menurut Fabrizio Romano, Igli Tare telah menghubungi Modric secara langsung untuk mengetahui ketertarikannya merumput di Serie A.

Meski Inter Miami dan Al-Nassr juga dikabarkan berminat, Milan memiliki satu keunggulan: ikatan emosional.

Sebagai agen bebas, Modric bisa menerima tawaran yang fleksibel, bahkan memungkinkan Milan memberikan gaji yang mengesankan lewat dukungan sponsor.

Skenario ini menjadi menarik mengingat pemain sekelas Modric tidak hanya membawa kualitas, tetapi juga nilai komersial tinggi.

Kedatangan Max Allegri sebagai pelatih baru Milan turut memperkuat kemungkinan terwujudnya transfer ini.

Allegri dilaporkan sangat antusias jika dapat bekerja sama dengan Modric, pemain yang selama lebih dari satu dekade menjadi simbol kejayaan lini tengah Eropa.

“Modric masih memiliki semangat untuk bermain,” tulis laporan Romano, menggarisbawahi bahwa usia tak menghalangi motivasi sang gelandang.

Dengan kedalaman pengalaman yang ia miliki, kehadiran Modric juga diyakini dapat menjadi mentor ideal bagi para gelandang muda Milan.

Luka Modric memulai kariernya di Kroasia sebelum bersinar di Tottenham dan kemudian menjelma menjadi legenda di Real Madrid sejak 2012.

Sepanjang kariernya, ia belum pernah mencicipi atmosfer Serie A.

Kini, Milan bisa menjadi babak penutup yang sempurna, sebuah reuni antara idola dan klub impian.

Dengan modal cinta masa kecil dan dukungan penuh dari pelatih hingga manajemen, pintu ke San Siro terbuka lebar.(*)

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved