Bacaan Doa

Bacaan Doa Agar Tidak Mimpi Buruk, Ada Tulisan Arab, Latin dan Terjemahan

Tidur bukan sekadar istirahat fisik, tapi momen penting untuk menyerahkan diri sepenuhnya kepada perlindungan Allah SWT.

Penulis: Lisa Lestari | Editor: Kamri

POSBELITUNG.CO - Tidur bukan sekadar istirahat fisik, tapi juga momen penting untuk menyerahkan diri sepenuhnya kepada perlindungan Allah SWT.

Dalam tidur, seorang hamba tidak lagi sadar atas dirinya.

Pada saat itu mimpi dapat hadir sebagai bagian dari pengalaman rohani yang bermakna.

Dalam Islam, mimpi baik adalah salah satu anugerah yang bisa menjadi kabar gembira, peneguh iman, atau bentuk kasih sayang Allah.

Nabi Muhammad mengajarkan kepada kita untuk berdoa sebelum tidur.

Bacaan doa ini agar Allah memberikan mimpi yang baik, benar, dan bermanfaat.

Sekaligus terhindar dari mimpi buruk.

Lafal Doa Agar Mendapatkan Mimpi Baik

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ رُؤْيَا صَالِحَةً صَادِقَةً غَيْرَ كَاذِبَةٍ نَافِعَةً غَيْرَ ضَارَّةٍ

Allaahumma innii as-aluka ru’yān shaalihan shaadiqan ghaira kaadzibatin naafi’atan ghaira dhaarratin.

Artinya:

“Wahai tuhanku, aku memohon kepada-Mu mimpi yang baik, benar, tidak dusta, bermanfaat dan tidak membahayakan."

Bacaan doa ini berasal dari riwayat para ulama salaf dan tercatat dalam beberapa kitab karya para ahli hadits dan tafsir.

Salah satunya disebutkan oleh Imam Al-Ghazali dalam Ihya Ulumiddin dan juga dijadikan sebagai wirid malam oleh sebagian ulama.

Meskipun tidak ditemukan dalam kitab hadits shahih utama (seperti Bukhari atau Muslim), makna doa ini sangat sesuai dengan ajaran umum Rasulullah mengenai mimpi baik, serta tidak bertentangan dengan prinsip syariat.

Bacaan doa ini memuat permohonan yang mendalam:

Ru’yān shaalihan

Mimpi yang baik, mencerminkan kebaikan, kebersihan hati, dan bersumber dari Allah.

Shaadiqan ghaira kaadzibatin

Mimpi yang benar dan tidak dusta, tidak berasal dari tipu daya setan atau ilusi belaka.

Naafi’atan ghaira dhaarratin

Mimpi yang bermanfaat untuk kehidupan dunia dan akhirat, serta tidak membawa mudarat, seperti kegelisahan, ketakutan, atau fitnah.

Keutamaan dan Hikmah Mimpi Baik

1. Mimpi Baik adalah Ru’yah dari Allah SWT

Rasulullah SAW bersabda:

“Mimpi yang baik adalah bagian dari 46 bagian kenabian.” (HR. Bukhari No. 6989, Muslim No. 2263)

Ini menunjukkan bahwa mimpi baik memiliki nilai spiritual yang tinggi, bahkan menjadi warisan kenabian bagi orang-orang saleh.

2. Mimpi Baik Menjadi Kabar Gembira

Rasulullah SAW bersabda:

“Tiada yang tersisa dari kenabian kecuali mubasyyirat.” Mereka bertanya, ‘Apakah mubasyyirat itu?’ Beliau menjawab, ‘Mimpi yang baik yang dilihat seorang Muslim atau diperlihatkan kepadanya.’” (HR. Bukhari)

Mimpi baik bisa menjadi penguatan iman dan motivasi dalam menjalani hidup.

3. Menjaga Keseimbangan Jiwa dan Psikologis

Dengan mendapat mimpi yang baik, jiwa seseorang akan lebih tenang, tidur lebih berkualitas, dan bangun dalam kondisi lebih optimis dan bersyukur.

Agar doa ini lebih mustajab dan tidur lebih diberkahi, berikut beberapa amalan dan adab sebelum tidur:

  • Berwudu sebelum tidur

“Apabila engkau mendatangi tempat tidurmu, maka berwudulah seperti wudumu untuk salat.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

  • Membaca dzikir dan doa tidur (termasuk doa mimpi baik)

Rasulullah SAW mengajarkan banyak doa tidur agar terlindungi dan diberi keberkahan sepanjang malam.

  • Membaca Ayat Kursi dan surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Naas

Diriwayatkan bahwa Rasulullah SAW selalu membaca tiga surat tersebut sebelum tidur, lalu meniupkan ke kedua telapak tangannya dan mengusapkan ke seluruh tubuh.

  • Tidur di sisi kanan

Ini adalah posisi tidur yang paling dianjurkan dalam Islam (HR. Bukhari).

(*)

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved