DPRD Beltim Gelar Paripurna, Fezzi Uktolseja Tekankan Aspirasi Warga Harus Diprioritaskan
DPRD Belitung Timur Gelar Paripurna Penyampaian Laporan Reses Fezzi Uktolseja Tekankan Aspirasi Masyarakat Harus Jadi Prioritas Pembangunan
DEWAN Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Belitung Timur menggelar Rapat Paripurna ke-IX Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025-2026 dengan agenda utama Penyampaian Laporan Hasil Pelaksanaan Reses pada Senin (24/11).
Paripurna berlangsung khidmat di Ruang Sidang Utama DPRD Beltim dan dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Belitung Timur, Fezzi Uktolseja, didampingi Wakil Ketua Agus Firmansyah dan Wakil Ketua II Dwi Nanda Putra. Rapat turut dihadiri Bupati Belitung Timur Kamarudin Muten, Wakil Bupati Khairul Anwar, unsur Forkopimda, para kepala dinas, dan undangan lainnya.
Ketua DPRD Belitung Timur, Fezzi Uktolseja menegaskan, laporan reses merupakan instrumen penting dalam memastikan pembangunan di Belitung Timur benar-benar berangkat dari kebutuhan masyarakat di setiap wilayah.
"Reses adalah momentum bagi kami untuk turun langsung, melihat, mendengar, dan mencatat apa yang benar-benar dibutuhkan masyarakat. Hari ini, seluruh aspirasi itu kami laporkan secara resmi agar dapat segera diolah menjadi pokok-pokok pikiran DPRD dan disinergikan dengan program pembangunan daerah," ujar Fezzi.
Ia menambahkan, DPRD memiliki tanggung jawab moral dan politis untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat dalam setiap penganggaran dan penyusunan kebijakan. "Kami ingin memastikan tidak ada suara masyarakat yang hilang. Apa yang disampaikan warga harus menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam menyusun arah pembangunan. Itulah esensi reses, dan itu pula komitmen kami di DPRD Beltim," tegasnya.
Laporan hasil pelaksanaan reses disampaikan oleh anggota DPRD perwakilan masing-masing Daerah Pemilihan (Dapil), yakni Harminton (Dapil I), Subandri (Dapil II), dan Kamri, S.M. (Dapil III). Laporan tersebut diserahkan kepada Ketua DPRD untuk kemudian diolah dan disampaikan kepada pemerintah daerah dalam bentuk pokok-pokok pikiran DPRD, guna diintegrasikan ke dalam perencanaan pembangunan daerah Kabupaten Belitung Timur.
Sebelumnya, DPRD Kabupaten Belitung Timur telah melaksanakan reses berdasarkan Surat Keputusan Pimpinan DPRD Kabupaten Belitung Timur Nomor HK.00.00-7-Tahun 2025 tentang Pelaksanaan Reses Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025-2026. Kegiatan reses dilaksanakan selama dua hari, pada 22-23 November 2025, dan terselenggara di 12 titik pada sejumlah lokasi di Kabupaten Belitung Timur.
Selama reses, para anggota dewan turun langsung ke masyarakat untuk menyerap aspirasi, mencatat kebutuhan, dan menggali masukan terkait pembangunan di berbagai wilayah di Beltim. Kegiatan reses merupakan bentuk tanggung jawab politis anggota DPRD dalam rangka menampung dan menindaklanjuti aspirasi konstituen.
Di hari pertama, Sabtu (22/11), reses dimulai di Kecamatan Manggar dan Kelapa Kampit. Oscar Habib (Dapil III) bertatap muka dengan warga di Aula SDN 7 Kelapa Kampit. Sedangkan Akhiruddin menggelar di Pantai Nyiur Melambai, dilanjutkan Ketua DPRD Fezzi Uktolseja, Agus Firmansyah, Husaini Rasyid, Jimmy Tjong, Zulchaidir, Suladi dan Harminton yang merupakan (Dapil I) menggelar pertemuan di RM Fega.
Sementara Ismansyah, Ram lan dan Aprialdi B.M. Simbolon dari Dapil III melaksanakan reses di Rumah Helmi. Siang harinya, Candra Aryaputra (Dapil II) melaksanakan reses di Kantor Camat Simpang Pesak, disusul tiga agenda lainnya yakni Heru Indratno (dapil II) di Balai Posyandu Dusun Gangse Gantung, Iwan Rahmawan (II) di Rumah Widodo Dendang, dan Kamri (III) di Rumah Syahril Buding. Malam hari, reses kembali dilakukan Yeri Candra Pratama di Rumah Supriadi, Kecamatan Damar.
Pada hari kedua, enam anggota Dapil II, Sardidi, Subandri, Hairil Anwar, Rudiansyah Putra, Tjong Jung Min,dan Dwi Nanda Putra menggelar reses bersama di Kantor Desa Lenggang, Gantung. Sementara itu, reses Oman Anggari Dapil I berlangsung di kediaman pribadi Dusun Pancur, Desa Padang dan agenda terakhir ditutup oleh Endriansyah, (Dapil II) di kediamannya di Dusun Rasau, Desa Gantung.
Fezzi menegaskan, seluruh rangkaian reses adalah bentuk komitmen DPRD untuk hadir di tengah masyarakat dan menjawab kebutuhan mereka secara langsung. "Setiap keluhan, usulan, maupun harapan masyarakat adalah bahan penting untuk memperbaiki kualitas pembangunan di Belitung Timur. Kami pastikan semua masuk dalam pembahasan dan menjadi perhatian serius DPRD," katanya.
Rapat Paripurna ke-IX kemudian ditutup dengan penyerahan dokumen laporan reses kepada pemerintah daerah, sebagai dasar penyusunan kebijakan yang lebih responsif dan tepat sasaran. (adv/y1)
| Kronologi Heru Pemancing Asal Belitung Timur Hilang di Selat Karimata |
|
|---|
| Kendala Sinyal di Tengah Laut, Kru Kapal Feliana Terpaksa Pulang agar Bisa Hubungi Basarnas |
|
|---|
| Bukan ABK, Korban Hilang di Selat Karimata Ternyata Bagian dari Pemancing |
|
|---|
| Pencarian ABK Asal Dendang di Laut Lepas, Tim Gabungan Boyong 12 Personel |
|
|---|
| Terpeleset di Buritan Kapal Feliana 01, Seorang ABK Asal Dendang Hilang di Selat Karimata |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/20251126-PELAKSANAAN-Rapat-Paripurna-ke-IX-Masa-Persidangan-I.jpg)