BPJS Kesehatan Belitung dan RS Almah Dorong Layanan Digital, Pendampingan Mobile JKN ke Pasien

BPJS Kesehatan Belitung bersama RS Almah terus mendorong transformasi layanan kesehatan berbasis digital melalui optimalisasi ...

Istimewa/ dok BPJS Kesehatan
Petugas RS Almah membantu keluarga pasien menggunakan aplikasi mobile JKN pada Selasa (2/12/2025). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- BPJS Kesehatan Belitung bersama RS Almah terus mendorong transformasi layanan kesehatan berbasis digital melalui optimalisasi penggunaan aplikasi Mobile JKN. Langkah ini dilakukan dengan pendampingan langsung kepada pasien saat proses pendaftaran dan registrasi di rumah sakit.

Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Belitung, Laili Kusuma Ardani, mengatakan pemanfaatan aplikasi mobile JKN oleh masyarakat di Kabupaten Belitung masih belum optimal. Padahal, Mobile JKN mampu memangkas waktu tunggu dan membuat proses administrasi menjadi lebih praktis.

“Mobile JKN ini banyak sekali kegunaannya, terdapat 24 menu yang bisa dimanfaatkan peserta. Bagi peserta yang hendak mengakses pelayanan kesehatan di Puskesmas/Klinik dan juga di Rumah Sakit, dapat memanfaatkan antrean online di mobile JKN. Bahkan bisa diakses jauh-jauh hari, seperti halnya pada pasien penyakit kronis yang akan kontrol ke rumah sakit, dapat mendaftar satu bulan sebelum kontrol berikutya.” jelas Laili.

Menurutnya, beberapa rumah sakit di luar Belitung, penggunaan Mobile JKN telah menjadi mandatory dalam pendaftaran pelayanan rawat jalan. Karena itu, ia berharap Kabupaten Belitung dapat segera menyusul dalam penerapan transformasi digital melalui Mobile JKN.

Untuk mencapai target itu, BPJS Kesehatan bersama fasilitas kesehatan mulai melakukan pendampingan penggunaan Mobile JKN secara masif, termasuk di RS Almah. Rumah sakit tersebut berkomitmen membantu masyarakat agar mendapatkan layanan yang lebih cepat, mudah, dan efisien.

“Pendampingan di fasilitas kesehatan penting agar proses transisi menuju layanan digital bisa berjalan lancar. RS Almah juga sangat mendukung transformasi digital ini, dibuktikan dengan capaian antrean online via Mobile JKN sebesar 55 persen dari jumlah pasien yang berkunjung. Sudah melampaui target, namun masih bisa dioptimalkan lagi untuk menunjang kebutuhan peserta.” ujarnya.

Laili mengajak seluruh masyarakat Belitung untuk mulai memanfaatkan layanan Aplikasi Mobile JKN.

“Oleh sebab itu, jangan lupa manfaatkan aplikasi Mobile JKN yang dapat diunduh di playstore atau appstore,” pesan Laili. (*/E6)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved