Advetorial

375 Petani Sawit Desa Kembiri Dapat Bantuan BPDP, Hasil Kolaborasi PT Foresta Lestari Dwikarya

Bantuan yang dari BPDP ini diterima oleh 375 petani sawit plasma berupa pupuk dan pestisida untuk mendukung sarana pertanian

Tayang:
Editor: Hendra
Istimewa
Serah terima bantuan pupuk dan pestisida kepada Koperasi Sawit Sejahtera Bersama 

BELITUNG.CO, BELITUNG -  Koperasi Sawit Sejahtera Bersama di Desa Kembiri, Kabupaten Belitung berhasil mengakses bantuan dari Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), Rabu (14/1/2026).

Bantuan yang dari BPDP ini diterima oleh 375 petani sawit plasma berupa pupuk dan pestisida untuk mendukung sarana pertanian.

Koperasi Sawit Sejahtera Bersama merupakan koperasi yang pertama di Belitung yang berhasil mengakses bantuan melalui program BPDP.

Dengan dukungan ini, koperasi tersebut menjadi yang pertama di kabupaten ini yang berhasil mengakses program BPDP. 

Bantuan tersebut diperoleh melalui pengajuan proposal koperasi yang difasilitasi oleh PT Foresta Lestari Dwikarya, anak usaha Sinar Mas Agribusiness and Food.

Ketua Koperasi Sawit Sejahtera Bersama, Basirun, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang terlibat. Ia mengatakan bantuan ini akan memberikan manfaat langsung bagi anggota koperasi serta memperkuat mata pencaharian masyarakat setempat.

“Kolaborasi antara petani, koperasi, perusahaan, dan instansi pemerintah telah menghasilkan dampak nyata. Dukungan ini akan membantu meningkatkan pendapatan petani dan memberikan kontribusi berarti bagi perekonomian Desa Kembiri,” ujarnya.

Verifikasi lahan untuk pengajuan dukungan sarana dan prasarana Koperasi Sawit Sejahtera Bersama oleh Direktorat Jenderal Perkebunan
Verifikasi lahan untuk pengajuan dukungan sarana dan prasarana Koperasi Sawit Sejahtera Bersama oleh Direktorat Jenderal Perkebunan (Istimewa)

Nana Suryana, PSR Centre of Excellence PT Foresta Lestari Dwikarya, menjelaskan bahwa perusahaan memberikan pendampingan secara menyeluruh, mulai dari penyusunan dokumen petani dan lahan, koordinasi dengan instansi pemerintah, hingga pemantauan secara berkala.

“Peran kami adalah memastikan petani dan koperasi memenuhi seluruh persyaratan BPDP. Kerja sama yang erat antara petani, koperasi, dan perusahaan menjadi kunci keberhasilan,” jelasnya.

Sementara itu, Yohanes Priono, Plasma Controller PT Foresta Lestari Dwikarya, menambahkan bahwa perusahaan juga memberikan pendampingan agronomis untuk memastikan penggunaan pupuk berkualitas dapat berdampak pada peningkatan produktivitas tandan buah segar di lapangan.

Bantuan ini melalui proses verifikasi berjenjang yang melibatkan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Belitung, Dinas Perkebunan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian, serta manajemen PT Foresta Lestari Dwikarya.

Program ini diharapkan dapat membantu petani meningkatkan produktivitas kebun sekaligus menekan biaya operasional.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Belitung, Ir. Destika Effenly, MM, mengapresiasi kolaborasi lintas sektor yang mendasari pelaksanaan program ini. Ia menekankan pentingnya tertib administrasi agar bantuan yang disalurkan benar-benar tepat sasaran.

Program ini mencerminkan komitmen PT Foresta Lestari Dwikarya dalam memperkuat kemitraan berkelanjutan dengan masyarakat sekitar, sekaligus memperkuat peran koperasi sebagai kelembagaan yang mampu memberikan manfaat nyata.

Program ini juga sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan petani kelapa sawit rakyat.

Ke depan, PT Foresta Lestari Dwikarya bersama BPDP akan terus mendampingi koperasi dalam proses pengajuan sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO). Upaya ini ditujukan untuk memperkuat kepatuhan serta memastikan keberlanjutan mata pencaharian petani dalam jangka panjang. (*/E0)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved