Advetorial

Perkuat Digitalisasi UMK di Babel, PLN dan BNI Gelar Sarasehan QRIS di Pangkalpinang

Sarasehan ini dirancang sebagai media pembelajaran sekaligus ruang bertukar gagasan guna meningkatkan literasi pelaku usaha terhadap

Tayang:
Editor: Hendra
Dokumentasi/PLN
Melalui sinergi antara PLN dan BNI, kegiatan ini diharapkan mampu mempercepat transformasi digital UMK di Bangka Belitung, sehingga pelaku usaha dapat berkembang secara berkelanjutan dan lebih kompetitif di pasar digital. 

POSBELITUNG.CO, BANGKA — Upaya mempercepat digitalisasi pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) terus dilakukan melalui kolaborasi Hub UMK PLN UIW Bangka Belitung bersama Bank BNI KCU Pangkalpinang. Salah satunya dengan menggelar sarasehan bertajuk “Manajemen QRIS untuk Payment Menuju Go Digital” di Galeri Hub UMK Bangka Belitung, Jumat (17/4/2026).

Kegiatan ini diselenggarakan secara hybrid dengan partisipasi mitra binaan baik secara tatap muka maupun daring. Sarasehan ini dirancang sebagai media pembelajaran sekaligus ruang bertukar gagasan guna meningkatkan literasi pelaku usaha terhadap penggunaan QRIS dalam transaksi.

Agus Wahyudi selaku perwakilan Bank BNI KCU Pangkalpinang menjelaskan bahwa QRIS hadir sebagai sistem pembayaran yang praktis dan terintegrasi, sehingga mampu mempermudah transaksi sekaligus mendorong UMK beradaptasi dengan ekosistem digital.

“Pemanfaatan QRIS tidak hanya memudahkan transaksi, tetapi juga membantu pelaku usaha dalam pencatatan keuangan yang lebih tertib, akurat, dan akuntabel,” ujarnya.

Dalam sesi materi, peserta memperoleh pemahaman mengenai manfaat, mekanisme, hingga implementasi QRIS dalam aktivitas usaha sehari-hari. Diskusi interaktif yang berlangsung turut membuka ruang bagi pelaku UMK untuk menyampaikan tantangan dalam proses digitalisasi.

General Manager PLN UIW Bangka Belitung, Ira Savitri, mengatakan bahwa digitalisasi menjadi kunci penting dalam meningkatkan daya saing UMK di era ekonomi modern.

“Kami berkomitmen mendorong UMK agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Pemanfaatan sistem pembayaran digital seperti QRIS menjadi langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan memperluas akses pasar,” kata Ira.

Ia menambahkan, melalui program pembinaan di Hub UMK, PLN tidak hanya berperan sebagai penyedia listrik, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi masyarakat.

Antusiasme peserta terlihat dari partisipasi aktif selama kegiatan. Salah satu mitra binaan mengaku memperoleh wawasan baru yang relevan untuk diterapkan dalam usaha.

Melalui sinergi antara PLN dan BNI, kegiatan ini diharapkan mampu mempercepat transformasi digital UMK di Bangka Belitung, sehingga pelaku usaha dapat berkembang secara berkelanjutan dan lebih kompetitif di pasar digital. (*/E8)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved