Kecelakaan Tunggal di Palembang

Ini Penyebab Kecelakaan Maut di Palembang, Polisi Ungkap Unsur Satu Ini

Penyebab penyebab kecelakaan maut di Jalan A Yani Palembang yang mengakibatkan satu korban jiwa dan lima orang luka-luka

Editor: Kamri
Sripoku/Andyka Wijaya
Penyebab penyebab kecelakaan maut di Jalan A Yani Palembang, Jumat (8/3/2024) mengakibatkan satu korban jiwa dan lima orang luka-luka hingga dilarikan ke rumah sakit. 

POSBELITUNG.CO – Penyebab penyebab kecelakaan maut di Jalan A Yani Palembang yang mengakibatkan satu korban jiwa dan lima orang luka-luka hingga dilarikan ke rumah sakit akhirnya terungkap.

Polisi setelah olah TKP menilai ada unsur kelalaian pengendara dalam kecelakaan maut di Palembang tersebut.

Kasat Lantas Polrestabes, Palembang AKBP Emil Eka Putra didampingi Kanit Laka, Iptu Ar-Sikakum, mengemukakan ada unsur kelalaian pengendara sehingga menyebabkan kecelakaan tragis tersebut.

"Untuk pengemudi mobil Avanza tersebut Yakni Ardian meninggal dunia, sudah dievakusi ke RS Bari, Palembang dan 5 rekannya dievakuasi ke RS Muhammadiyah masih dalam perawatan dokter ," ungkap Emil, Jumat (8/3/2024).

Unsur kelalaian tersebut adalah berasal dari pengemudi  mobil Toyota Avanza BG 1420 JR.

"Atas ulahnya diduga melanggar Pasal 310 Ayat 4 UU RI No.22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan," katanya.

"Karena lalainya kurang hati-hati sewaktu mengemudikan kendaraan dalam keadaan mengantuk dan kecepatan terlalu tinggi," katanya.

Baca juga: BREAKINGNEWS: Kecelakaan Tunggal di Palembang, Mobil Hilang Kendali Satu Orang Tewas

Anggota Satlantas Poltestabes Palembang sempat melakukan olah TKP di lokasi kecelakaan.

Polisi juga mengamankan mobil Avanza yang terlibat dalam kecelakaan itu.

"Untuk barang bukti mobil tersebut Avanza bernopol BG 1420 JR sudah diamankan ke Polrestabes, Palembang, " katanya.

Sementara itu, tangis Mudaharyani (37) pecah begitu menyaksikan jasad Adrian Anfendi (19) sudah terbujur kaku di RSUD Bari Palembang.

Ia tak kuasa menahan tangis melihat anaknya tewas dalam kecelakaan tunggal di Jalan A Yani, Plaju, Palembang, Jumat, (8/3/2024), pagi.

Mudaharyani bahkan sempat pingsan saat pertama kali menyaksikan jenazah sang anak.

Ia tak kuasa menahan kesedihan ditinggal anak untuk selama-lamanya.

Matanya terus mengeluarkan air dan sesekali berteriak dan terus memanggil nama Adrian.

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved