Breaking News:

Berita Belitung

Kasus Penipuan Berkedok Investasi Bodong, Terdakwa Dituntut Tiga Tahun Penjara

Dalam amar tuntutannya, JPU Tri Agung Santoso menyatakan perbuatan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah sebagaimana dakwaan

Penulis: Dede Suhendar | Editor: Khamelia
(posbelitung.co /dede s)
Terdakwa Dea memasuki ruangan sidang di PN Tanjungpandan, Kamis (14/10/2021). 

POSBELITUNG.CO -- Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Belitung menuntut Dea Purmalinda (23), terdakwa kasus penipuan investasi bodong selama tiga tahun kurungan penjara, Kamis (14/10/2021).

Dalam amar tuntutannya, JPU Tri Agung Santoso menyatakan perbuatan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah sebagaimana dakwaan tunggal Pasal 378 KUHP.

Hal tersebut berdasarkan fakta-fakta selama proses persidangan yang telah dijalani, mulai dari keterangan para saksi dan keterangan terdakwa.

Hal-hal yang memberatkan perbuatan terdakwa merugikan orang lain, belum ada perdamaian antara terdakwa dan korban.

Sedangkan hal yang meringankan terdakwa belum pernah hukum.

Oleh karenanya, menuntut terdakwa Dea Purmalinda selama tiga tahun kurungan penjara dikurangi masa tahanan yang telah dijalani.

"Menetapkan terdakwa untuk tetap ditahan, membebankan biaya perkara kepada terdakwa sebesar 5 ribu rupiah," kata Tri Agung Santoso dalam persidangan.

Setelah pembacaan tuntutan JPU, terdakwa sempat mengajukan pembelaan secara lisan yang pada intinya meminta keringanan hukuman.

Meskipun demikian, JPU tetap pada tuntutannya.

Oleh sebab itu, Majelis Hakim yang diketuai oleh Melina Nawang Wulan didampingi hakim anggota Endi Nursatria dan Septri Andri menunda persidangan, dan akan dilanjutkan pekan depan dengan agenda pembacaan putusan.

Sebelumnya terdakwa Dea diamankan oleh Satreskrim Polres Belitung karena diduga melakukan tindak pidana penipuan berkedok investas bodong pada Kamis (3/6/2021) lalu.

Terdakwa mengelabui korban dengan membuat beberapa akun medsos yang memerankan satu keluarga kaya.

Kasus tersebut terungkap setelah korban melapor ke Mapolres Belitung karena mengalami kerugian ratusan juta. (posbelitung.co /dede s)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved