Breaking News:

Erzaldi Rosman

Gubernur Babel Dukung Hilirisasi Sektor Pertambangan, Presiden Sebut Timah

Ia mengaku senang ketika Presiden Jokowi juga menyinggung beberapa komoditi pertambangan seperti nikel, boksit dan timah.

Penulis: Riki Pratama | Editor: Tedja Pramana
IST/Kominfo Babel
Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman. 

POSBELITUNG.CO - Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman mendukung rencana hilirisasi pertambangan yang diwacanakan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Ia mengaku senang ketika Presiden Jokowi juga menyinggung beberapa komoditi pertambangan seperti nikel, boksit dan timah.

Menurutnya, ketiga komoditi ini secara bertahap harus dilakukan hilirisasi dan industrialisasi yang lebih baik sehingga ada nilai tambah.

Hal itu sampaikan Erzaldi Rosman dalam pertemuan tahunan Bank Indonesia (BI) Tahun 2021 dengan tema ‘Bangkit dan Optimistis: Sinergi dan Inovasi untuk Pemulihan Ekonomi' di Ruang Tanjung Kelayang, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Rabu (24/11/2021).

Acara pertemuan BI dilakukan bersama pusat dan dihadiri langsung Presiden Joko Widodo, Ketua/Pimpinan Lembaga Negara, BPK, Ketua dan anggota DPR RI, jajaran Menteri Kabinet Indonesia Maju, Duta Besar negara-negara sahabat, Unsur TNI Polri, gubernur, bupati, walikota, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), secara virtual, membawa harapan baru bagi Bangka Belitung.

"Saya senang sekali, ada satu kalimat Pak Presiden yang menyinggung masalah komoditi timah, yaitu dari nikel, boksit dan timah. Di mana ketiga komoditi ini secara bertahap harus dilakukan hilirisasi dan industrialisasi yang lebih baik, sehingga ada nilai tambahnya," ujar gubernur dalam rilis yang diterima wartawan, Jumat (26/11/2021).

"Semoga menjadi harapan kita bersama bahwa timah dapat menjadi komoditi yang betul-betul ada nilai tambah dan berdampak kepada kesejahteraan masyarakat Bangka Belitung. Hal ini tentu saja tidak terlepas dari royalti dan saham PT Timah seperti yang sudah kami diskusikan," lanjutnya.

Dirinya mengatakan, menjadikan timah sebagai komoditi dengan nilai tambah, serta tingkat inflasi di Babel yang cenderung meningkat menjadi tantangan yang harus dihadapi Babel ke depan.

"Dengan pertemuan tahunan BI ini, kita berharap ada evaluasi yang dilakukan pemerintah daerah secara menyeluruh agar apa yang dilakukan tahun depan bisa dilaksanakan dengan baik. Tentunya evaluasi ini berhubungan dengan kebijakan," kata Erzaldi.

"Data yang disampaikan BPS dan BI ini insyaAllah akan menjadi panduan dalam menentukan kebijakan kedepan. Hal ini tidak terlepas dari pertumbuhan ekonomi Bangka Belitung dalam menyikapi data-data sebelumnya," tambah gubenur.

Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan BI Babel, Tantan Heroika S mengatakan, pengendalian ekonomi global dan keberhasilan pengendalian Covid-19 mengakselerasi pemulihan ekonomi Indonesia termasuk di Bangka Belitung. Pemulihan ekonomi Babel terus berlanjut di tahun 2021 dan mencapai 6,11 persen.

Halaman
12
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved