Berita Belitung
Kampung KB di Belitung: Menggerakkan Keluarga Berketahanan dan Berdaya Saing
Program Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) di Kabupaten Belitung terus menunjukkan perkembangan signifikan sejak diluncurkan pada 2016.
POSBELITUNG.CO, BELITUNG – Program Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) di Kabupaten Belitung terus menunjukkan perkembangan signifikan sejak diluncurkan pada 2016.
Inisiatif ini tak hanya meningkatkan derajat kehidupan keluarga, tetapi juga menjadi motor penggerak pembangunan berbasis keluarga di tingkat desa dan kelurahan.
Dalam acara Evaluasi Kampung KB 2024, yang digelar Kamis (21/11/2024) di Kantor Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPPKBPMD) Kabupaten Belitung,
Sekretaris Dinas DPPKBPMD, Surtiningsih, mengungkapkan kebanggaannya atas pencapaian program tersebut.
“Kampung Keluarga Berkualitas pertama kali dibentuk di Desa Lassar pada 2016. Pada 2018, jumlahnya meningkat menjadi 11 desa, dan terus bertambah hingga tahun ini, di mana seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Belitung telah menjadi Kampung KB,” jelasnya.
Program ini mengintegrasikan delapan fungsi keluarga, yaitu agama, cinta kasih, perlindungan, ekonomi, sosial pendidikan, reproduksi, sosial budaya, dan lingkungan, sebagai landasan utama membangun keluarga yang berkualitas.
Apresiasi untuk Kinerja Kader dan PLKB
Di balik keberhasilan Kampung KB, terdapat peran besar para Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) yang bekerja keras mendampingi masyarakat.
Saat ini, Kabupaten Belitung memiliki rasio PLKB dan desa sekitar 1:3 hingga 1:4, yang masih jauh dari ideal 1:2. Meski demikian, upaya para PLKB tetap menuai pujian.
“Kita memiliki PLKB berprestasi, salah satunya Malina Saputri, yang berhasil meraih juara 4 tingkat nasional. Ini membuktikan dedikasi luar biasa dari para petugas lapangan kita,” tambah Surtiningsih.
Plh. Sekretaris Daerah Kabupaten Belitung, Marzuki, menyampaikan harapannya agar Kampung KB dapat terus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Menurutnya, keluarga yang mampu menjalankan delapan fungsi utama tersebut merupakan keluarga berketahanan, yang menjadi pondasi kokoh bagi pembangunan daerah dan negara.
“Keluarga adalah tempat pertama untuk menanamkan nilai-nilai kehidupan. Ketika keluarga berfungsi dengan baik, itu menjadi modal dasar untuk menciptakan masyarakat yang berdaya saing,” ucap Marzuki.
Dengan keberhasilan menyeluruh di seluruh desa dan kelurahan, Kampung KB di Belitung kini tidak hanya menjadi contoh sukses, tetapi juga tonggak penting dalam membangun generasi berkualitas. (*)
| Menjelang Pelaksanaan Pilkades 2026, BPD Air Merbau Lantik Panitia Tingkat Desa |
|
|---|
| Dispar Belitung Gandeng OPD dan Pelaku Wisata Bersihkan Sampah Pulau Lengkuas |
|
|---|
| Korban Tersengat Listrik di Belitung Alami Luka Bakar, Polisi Ungkap Kronologi |
|
|---|
| Warga Tersengat Listrik Saat Tebang Pohon di Tanjung Baruk, Rio Sempat Dengar Ledakan |
|
|---|
| Pria Tewas Tersengat Listrik Saat Tebang Pohon di Tanjungpandan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/20241121-Penyerahan-penghargaan-untuk-Program-Kampung-KB.jpg)